Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Olahraga
Suasana hening terlihat di Stadion Batakan Balikpapan dalam beberapa laga terakhir. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Suasana berbeda terlihat di tribun selatan Stadion Batakan dalam tiga laga kandang terakhir Persiba Balikpapan. Area yang selama ini identik dengan lautan biru dan dukungan penuh suporter, mendadak lengang.
Tribun tersebut biasanya dipadati Balistik, kelompok suporter setia Persiba. Namun, saat menjamu Deltras FC pada penutup putaran kedua Laga Pegadaian Championship 2025/26, tribun selatan tampak sepi.
Kondisi serupa kembali terjadi ketika Persiba menghadapi Persiku Kudus pada 15 Februari, serta saat melawan PSIS Semarang pada 1 Maret. Tidak terdengar sorakan maupun yel-yel khas Balistik yang biasanya menggema sepanjang pertandingan.
Saat dikonfirmasi, Dirigen Balistik, Syahrul Ramadan mengungkapkan, absennya mereka merupakan bentuk kekecewaan terhadap manajemen klub.
“Kami kecewa dengan manajemen. Menurut kami, mereka tidak serius mengurus Persiba,” terang Syahrul saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).
Ia menilai, kekecewaan itu bukan hanya dirasakan suporter, tetapi juga masyarakat Balikpapan yang menganggap pengelolaan klub kebanggaan kota tersebut tidak lagi maksimal.
Syahrul juga menyebut pihaknya kesulitan menyampaikan aspirasi secara langsung, karena jajaran manajemen dinilai jarang berada di Balikpapan.
“Meski begitu, Balistik sebelumnya telah menyampaikan pernyataan sikap menyusul hasil kurang memuaskan pada putaran pertama kompetisi,” tuturnya.
Meski memilih absen dalam tiga laga terakhir, Balistik memastikan dukungan mereka tidak berhenti. Mereka berjanji akan kembali memenuhi tribun selatan pada pertandingan kandang Persiba berikutnya.
“Laga kandang selanjutnya kami hadir,” tegas Syahrul.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Olahraga

Suasana hening terlihat di Stadion Batakan Balikpapan dalam beberapa laga terakhir. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Suasana berbeda terlihat di tribun selatan Stadion Batakan dalam tiga laga kandang terakhir Persiba Balikpapan. Area yang selama ini identik dengan lautan biru dan dukungan penuh suporter, mendadak lengang.
Tribun tersebut biasanya dipadati Balistik, kelompok suporter setia Persiba. Namun, saat menjamu Deltras FC pada penutup putaran kedua Laga Pegadaian Championship 2025/26, tribun selatan tampak sepi.
Kondisi serupa kembali terjadi ketika Persiba menghadapi Persiku Kudus pada 15 Februari, serta saat melawan PSIS Semarang pada 1 Maret. Tidak terdengar sorakan maupun yel-yel khas Balistik yang biasanya menggema sepanjang pertandingan.
Saat dikonfirmasi, Dirigen Balistik, Syahrul Ramadan mengungkapkan, absennya mereka merupakan bentuk kekecewaan terhadap manajemen klub.
“Kami kecewa dengan manajemen. Menurut kami, mereka tidak serius mengurus Persiba,” terang Syahrul saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).
Ia menilai, kekecewaan itu bukan hanya dirasakan suporter, tetapi juga masyarakat Balikpapan yang menganggap pengelolaan klub kebanggaan kota tersebut tidak lagi maksimal.
Syahrul juga menyebut pihaknya kesulitan menyampaikan aspirasi secara langsung, karena jajaran manajemen dinilai jarang berada di Balikpapan.
“Meski begitu, Balistik sebelumnya telah menyampaikan pernyataan sikap menyusul hasil kurang memuaskan pada putaran pertama kompetisi,” tuturnya.
Meski memilih absen dalam tiga laga terakhir, Balistik memastikan dukungan mereka tidak berhenti. Mereka berjanji akan kembali memenuhi tribun selatan pada pertandingan kandang Persiba berikutnya.
“Laga kandang selanjutnya kami hadir,” tegas Syahrul.
(Sf/Rs)