Cari disini...
Olahraga
Latihan atlet Anggar Kabupaten Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Pengurus Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kabupaten Paser mematok target realistis pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim).
Tim anggar Paser membidik minimal satu hingga dua medali emas pada gelaran olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Target itu dsampaikan langsung oleh Ketua IKASI Paser, Aprianto Abdullah. Ia menilai, meski masa persiapan terbilang cukup mepet, potensi para atlet lokal tetap sangat ter buka untuk mengukir prestasi terbaik di rumah sendiri.
Dalam upaya merealisasikan target emas, IKASI Paser telah menyiapkan sebanyak 23 atlet terbaiknya. Porsi latihan ketat kini rutin digelar setiap hari guna mempertajam teknik dan memperkuat ketahanan fisik seluruh personel tim.
Komposisi skuad anggar Kabupaten Paser pada Porprov VIII Kaltim didominasi oleh deretan atlet muda. Sebagian besar di antara mereka bahkan masih aktif berstatus sebagai pelajar di tingkat sekolah.
Kehadiran para atlet muda itu dinilai menjadi angin segar bagi regenerasi olahraga anggar di Kabupaten Paser. Meski demikian, keterbatasan jam terbang dan pengalaman bertanding di level regional masih menjadi tantangan utama yang harus segera diatasi.
"Jam terbang dan pengalaman bertanding menjadi salah satu poin yang saat ini masih terus diusahakan. Karena hal itu akan berpengaruh terhadap mental dan keahlian pemain," kata Aprianto, Jumat (11/9/2026).
Persaingan di cabang olahraga anggar Porprov Kaltim diprediksi bakal berlangsung ketat. Kontingen Paser harus berhadapan dengan daerah lain yang turun sebagai langganan juara serta memiliki rekam jejak yang baik seperti Samarinda, Kutai Kartanegara, Balikpapan dan Kutai Timur.
Guna mengatasi keterbatasan jam terbang bagi atlet, IKASI Paser telah merancang program pemusatan latihan atau Training Center (TC) mandiri. Program TC intensif itu dijadwalkan berlangsung selama 40 hari yang dimulai pada bulan September 2026.
Selain pemusatan latihan lokal, pengurus juga merencanakan agenda uji coba atau try out ke luar daerah. Langkah itu dipandang perlu untuk menggembleng mental bertanding para atlet muda sebelum berlaga di arena sebenarnya.
Terkait agenda uji coba tersebut, Aprianto berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ketersediaan fasilitas dan bantuan pembiayaan sangat dibutuhkan agar rencana try out dapat terlaksana dengan maksimal.
"Saya berpesan agar atlet tetap menjaga kondisi fisik selama pemusatan latihan dan optimis berlaga di ajang Porprov mendatang," tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Olahraga

Latihan atlet Anggar Kabupaten Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Pengurus Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kabupaten Paser mematok target realistis pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim).
Tim anggar Paser membidik minimal satu hingga dua medali emas pada gelaran olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Target itu dsampaikan langsung oleh Ketua IKASI Paser, Aprianto Abdullah. Ia menilai, meski masa persiapan terbilang cukup mepet, potensi para atlet lokal tetap sangat ter buka untuk mengukir prestasi terbaik di rumah sendiri.
Dalam upaya merealisasikan target emas, IKASI Paser telah menyiapkan sebanyak 23 atlet terbaiknya. Porsi latihan ketat kini rutin digelar setiap hari guna mempertajam teknik dan memperkuat ketahanan fisik seluruh personel tim.
Komposisi skuad anggar Kabupaten Paser pada Porprov VIII Kaltim didominasi oleh deretan atlet muda. Sebagian besar di antara mereka bahkan masih aktif berstatus sebagai pelajar di tingkat sekolah.
Kehadiran para atlet muda itu dinilai menjadi angin segar bagi regenerasi olahraga anggar di Kabupaten Paser. Meski demikian, keterbatasan jam terbang dan pengalaman bertanding di level regional masih menjadi tantangan utama yang harus segera diatasi.
"Jam terbang dan pengalaman bertanding menjadi salah satu poin yang saat ini masih terus diusahakan. Karena hal itu akan berpengaruh terhadap mental dan keahlian pemain," kata Aprianto, Jumat (11/9/2026).
Persaingan di cabang olahraga anggar Porprov Kaltim diprediksi bakal berlangsung ketat. Kontingen Paser harus berhadapan dengan daerah lain yang turun sebagai langganan juara serta memiliki rekam jejak yang baik seperti Samarinda, Kutai Kartanegara, Balikpapan dan Kutai Timur.
Guna mengatasi keterbatasan jam terbang bagi atlet, IKASI Paser telah merancang program pemusatan latihan atau Training Center (TC) mandiri. Program TC intensif itu dijadwalkan berlangsung selama 40 hari yang dimulai pada bulan September 2026.
Selain pemusatan latihan lokal, pengurus juga merencanakan agenda uji coba atau try out ke luar daerah. Langkah itu dipandang perlu untuk menggembleng mental bertanding para atlet muda sebelum berlaga di arena sebenarnya.
Terkait agenda uji coba tersebut, Aprianto berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ketersediaan fasilitas dan bantuan pembiayaan sangat dibutuhkan agar rencana try out dapat terlaksana dengan maksimal.
"Saya berpesan agar atlet tetap menjaga kondisi fisik selama pemusatan latihan dan optimis berlaga di ajang Porprov mendatang," tutupnya.
(Sf/Lo)