Olahraga

    Akhiri Dahaga Gelar Asia Tenggara, Timnas Indonesia Tekuk Thailand di Final ASEAN Cup 2026

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    06 Oktober 2026 pukul 11:17 WITA

    Penyerahan piala Asean Cup 2026. (Foto: Screenshot YouTube Rans Entertainment)

    Tana Paser - Tim Nasional (Timnas) Indonesia sukses mengukir sejarah manis dalam kancah sepak bola Asia Tenggara setelah berhasil meraih gelar juara ASEAN Cup 2026.

    Bertanding di partai final yang berlangsung sengit, skuad Garuda menuntaskan perlawanan rival abadi mereka, Thailand, dengan skor meyakinkan 4-2 melalui drama adu pinalti.

    Kemenangan itu sekaligus mengakhiri dahaga gelar Indonesia di turnamen paling bergengsi se-Asia Tenggara tersebut.

    Sejak peluit pertama dibunyikan, pertandingan langsung berjalan dengan intensitas tinggi di mana kedua tim saling menekan. Indonesia yang tampil mengandalkan kecepatan sektor sayap berulang kali merepotkan barisan pertahanan Thailand.

    Meski demikian, hingga babak pertama usai, pertahanan solid Thailand membuat para pemain depan Indonesia kesulitan dalam mengonversi peluang menjadi gol.

    Kebuntuan akhirnya pecah menjelang babak kedua usai melalui tendangan bebas setelah Ole Romeny dilanggar di depan kotak pinalti Thailand. Dari pelanggaran tersebut pemain Thailand, Nicholas Mickelson, mendapat kartu kuning kedua dan harus keluar dari lapangan.

    Dean James yang mengeksekusi bola mati di menit 83 sukses menjalankan perannya setelah bola sepakannya mengenai pemain bertahan Thailand dan membuat arah bola berubah ke gawang.

    "Goooooaaallll," ucap komentator di tayangan YouTube Rans Entertainment, Senin (5/10/2026).

    Namun keunggulan Indonesia tidak bertahan lama. Thailand mencoba bangkit dan langsung mengambil inisiatif serangan demi mengejar ketertinggalan. Dengan bermodalkan 10 pemain, tim gajah perang terus menggempur pertahanan Indonesia melalui kombinasi umpan-umpan pendek dan bola lambung.

    Dari skema tersebut, pada menit ke 87 pemain Thailand, Iklas Sanron berhasil memanfaatkan ruang kosong di sisi kanan pertahanan Indonesia setelah mendapat bola lambung dan berhasil menyamakan skor menjadi 1-1. Memasuki pertambahan waktu tujuh menit, hasil akhir tidak berubah dan harus dilanjutkan menuju babak extra time.

    Pada babak kedua extra time, di menit ke 110 Peeradol Chamrasamee berhasil membuat Thailand unggul 2-1 melalui skema serangan balik mematikan.

    Tertinggal di menit-menit akhir, skuad Garuda menekan penuh pertahanan Thailand guna mengejar ketertinggalannya. Hasilnya, pada menit 116 Elkan Baggot sukses menjebol gawang Thailand setelah ikut membantu serangan ke kotak penalti lawan. Hingga babak extra time kedua usai, skor 2-2 tidak berubah dan harus dilanjutkan ke babak adu penalti.

    Memasuki babak adu penalti, Timnas Indonesia berhasil unggul melalui tendangan pertama yang dieksekusi oleh Kevin Diks. Kemudian, Pemain Thailand juga sukses menyamakan skor setelahnya.

    Memasuki penendang ketiga, pemain Thailand, Sarach Yooyen gagal mengeksekusi penalti setelah tendangannya mengenai tiang gawang Emil Audero. Sementara penendang keempat Thailand Sayriya Nattapong juga gagal mengeksekusi penalti setelah tendangannya berhasil di tepis oleh Emil Audero.

    Dengan kegagalan dua pemain Thailand tersebut, Indonesia berhasil keluar sebagai juara pada ajang Asean Cup 2026 dengan skor meyakinkan 4-2.

    (Sf/Lo)

    Olahraga

    Akhiri Dahaga Gelar Asia Tenggara, Timnas Indonesia Tekuk Thailand di Final ASEAN Cup 2026

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    06 Oktober 2026 pukul 11:17 WITA

    Penyerahan piala Asean Cup 2026. (Foto: Screenshot YouTube Rans Entertainment)

    Tana Paser - Tim Nasional (Timnas) Indonesia sukses mengukir sejarah manis dalam kancah sepak bola Asia Tenggara setelah berhasil meraih gelar juara ASEAN Cup 2026.

    Bertanding di partai final yang berlangsung sengit, skuad Garuda menuntaskan perlawanan rival abadi mereka, Thailand, dengan skor meyakinkan 4-2 melalui drama adu pinalti.

    Kemenangan itu sekaligus mengakhiri dahaga gelar Indonesia di turnamen paling bergengsi se-Asia Tenggara tersebut.

    Sejak peluit pertama dibunyikan, pertandingan langsung berjalan dengan intensitas tinggi di mana kedua tim saling menekan. Indonesia yang tampil mengandalkan kecepatan sektor sayap berulang kali merepotkan barisan pertahanan Thailand.

    Meski demikian, hingga babak pertama usai, pertahanan solid Thailand membuat para pemain depan Indonesia kesulitan dalam mengonversi peluang menjadi gol.

    Kebuntuan akhirnya pecah menjelang babak kedua usai melalui tendangan bebas setelah Ole Romeny dilanggar di depan kotak pinalti Thailand. Dari pelanggaran tersebut pemain Thailand, Nicholas Mickelson, mendapat kartu kuning kedua dan harus keluar dari lapangan.

    Dean James yang mengeksekusi bola mati di menit 83 sukses menjalankan perannya setelah bola sepakannya mengenai pemain bertahan Thailand dan membuat arah bola berubah ke gawang.

    "Goooooaaallll," ucap komentator di tayangan YouTube Rans Entertainment, Senin (5/10/2026).

    Namun keunggulan Indonesia tidak bertahan lama. Thailand mencoba bangkit dan langsung mengambil inisiatif serangan demi mengejar ketertinggalan. Dengan bermodalkan 10 pemain, tim gajah perang terus menggempur pertahanan Indonesia melalui kombinasi umpan-umpan pendek dan bola lambung.

    Dari skema tersebut, pada menit ke 87 pemain Thailand, Iklas Sanron berhasil memanfaatkan ruang kosong di sisi kanan pertahanan Indonesia setelah mendapat bola lambung dan berhasil menyamakan skor menjadi 1-1. Memasuki pertambahan waktu tujuh menit, hasil akhir tidak berubah dan harus dilanjutkan menuju babak extra time.

    Pada babak kedua extra time, di menit ke 110 Peeradol Chamrasamee berhasil membuat Thailand unggul 2-1 melalui skema serangan balik mematikan.

    Tertinggal di menit-menit akhir, skuad Garuda menekan penuh pertahanan Thailand guna mengejar ketertinggalannya. Hasilnya, pada menit 116 Elkan Baggot sukses menjebol gawang Thailand setelah ikut membantu serangan ke kotak penalti lawan. Hingga babak extra time kedua usai, skor 2-2 tidak berubah dan harus dilanjutkan ke babak adu penalti.

    Memasuki babak adu penalti, Timnas Indonesia berhasil unggul melalui tendangan pertama yang dieksekusi oleh Kevin Diks. Kemudian, Pemain Thailand juga sukses menyamakan skor setelahnya.

    Memasuki penendang ketiga, pemain Thailand, Sarach Yooyen gagal mengeksekusi penalti setelah tendangannya mengenai tiang gawang Emil Audero. Sementara penendang keempat Thailand Sayriya Nattapong juga gagal mengeksekusi penalti setelah tendangannya berhasil di tepis oleh Emil Audero.

    Dengan kegagalan dua pemain Thailand tersebut, Indonesia berhasil keluar sebagai juara pada ajang Asean Cup 2026 dengan skor meyakinkan 4-2.

    (Sf/Lo)