Cari disini...
Olahraga
Kapten Persiba Balikpapan, Abdul Rahman bersama timnya siap mengakhiri tren negatif. (Foto: Media Ofisial Persiba)
Balikpapan – Kapten Persiba Balikpapan, Abdul Rahman menegaskan timnya tidak akan menyerah meski kembali menelan kekalahan di Pegadaian Championship 2026/2027. Ia memastikan seluruh pemain akan terus berjuang untuk mengakhiri tren negatif dan meraih hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Dia mengakui gol cepat Kendal Tornado FC menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permainan Persiba.
Kebobolan pada menit-menit awal membuat konsentrasi pemain terganggu, sehingga tim kesulitan mengembangkan permainan sesuai rencana,” ucap Rahman sapaan akrabnya kepada media, Senin (19/10/2026).
Meski demikian, ia menegaskan kekalahan tersebut harus diterima sebagai bagian dari pertandingan. Menurutnya, tim tidak boleh terus mencari alasan atas hasil yang diraih, tetapi perlu menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki penampilan.
“Kami kebobolan menit awal jadi agak buyar. Tetapi itulah sepak bola. Saya sebagai pemain tidak mencari alasan. Intinya kami kalah dan sepak bola Indonesia berbicara tentang hasil,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan sikap para pemain Persiba dalam menghadapi situasi sulit yang tengah dialami tim. Rentetan hasil buruk menjadi tantangan tersendiri bagi Beruang Madu untuk segera berbenah, terutama dalam menjaga konsentrasi sejak awal pertandingan.
Meski kembali gagal meraih poin, dirinya memastikan semangat para pemain untuk bangkit belum padam. Ia menyebut pertandingan berikutnya akan menjadi kesempatan bagi Persiba untuk kembali berjuang, sekaligus berupaya menghentikan tren kekalahan.
“Minggu depan kami ada pertandingan lagi. Setiap minggu kami akan coba terus. Saya mewakili pemain semua tidak akan menyerah dan akan berusaha sekuat mungkin untuk bisa keluar dari tren buruk ini,” ujarnya.
Persiba kini dituntut segera melakukan evaluasi agar kesalahan yang sama tidak kembali terulang. Konsistensi permainan dan kemampuan menjaga fokus selama pertandingan menjadi hal penting yang perlu diperbaiki demi membuka peluang meraih poin.
Tekad untuk bangkit yang disampaikan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemain.
“Namun, Persiba tetap harus membuktikan komitmen tersebut melalui penampilan yang lebih baik dan hasil positif pada laga selanjutnya,” sambungnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Kapten Persiba Balikpapan, Abdul Rahman bersama timnya siap mengakhiri tren negatif. (Foto: Media Ofisial Persiba)
Balikpapan – Kapten Persiba Balikpapan, Abdul Rahman menegaskan timnya tidak akan menyerah meski kembali menelan kekalahan di Pegadaian Championship 2026/2027. Ia memastikan seluruh pemain akan terus berjuang untuk mengakhiri tren negatif dan meraih hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Dia mengakui gol cepat Kendal Tornado FC menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permainan Persiba.
Kebobolan pada menit-menit awal membuat konsentrasi pemain terganggu, sehingga tim kesulitan mengembangkan permainan sesuai rencana,” ucap Rahman sapaan akrabnya kepada media, Senin (19/10/2026).
Meski demikian, ia menegaskan kekalahan tersebut harus diterima sebagai bagian dari pertandingan. Menurutnya, tim tidak boleh terus mencari alasan atas hasil yang diraih, tetapi perlu menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki penampilan.
“Kami kebobolan menit awal jadi agak buyar. Tetapi itulah sepak bola. Saya sebagai pemain tidak mencari alasan. Intinya kami kalah dan sepak bola Indonesia berbicara tentang hasil,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan sikap para pemain Persiba dalam menghadapi situasi sulit yang tengah dialami tim. Rentetan hasil buruk menjadi tantangan tersendiri bagi Beruang Madu untuk segera berbenah, terutama dalam menjaga konsentrasi sejak awal pertandingan.
Meski kembali gagal meraih poin, dirinya memastikan semangat para pemain untuk bangkit belum padam. Ia menyebut pertandingan berikutnya akan menjadi kesempatan bagi Persiba untuk kembali berjuang, sekaligus berupaya menghentikan tren kekalahan.
“Minggu depan kami ada pertandingan lagi. Setiap minggu kami akan coba terus. Saya mewakili pemain semua tidak akan menyerah dan akan berusaha sekuat mungkin untuk bisa keluar dari tren buruk ini,” ujarnya.
Persiba kini dituntut segera melakukan evaluasi agar kesalahan yang sama tidak kembali terulang. Konsistensi permainan dan kemampuan menjaga fokus selama pertandingan menjadi hal penting yang perlu diperbaiki demi membuka peluang meraih poin.
Tekad untuk bangkit yang disampaikan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemain.
“Namun, Persiba tetap harus membuktikan komitmen tersebut melalui penampilan yang lebih baik dan hasil positif pada laga selanjutnya,” sambungnya.
(Sf/Rs)