Cari disini...
Olahraga
Pemain Borneo FC yang melakukan selebrasi usai goal kedua coutinho. (Foto: Borneo FC/seputarfakta.com)
Samarinda - Borneo FC sukses mencuri poin penuh saat melawat ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang pada lanjutan Super League, Minggu (26/10/2025) sore.
Tak tanggung-tanggung, Pesut Etam menang dengan skor telak 3-1 dalam laga yang diwarnai drama dua kartu merah untuk tuan rumah, Singo Edan.
Kemenangan ini membuat Borneo FC semakin nyaman dan kokoh di puncak klasemen Super League dengan 24 poin.
Skuad asuhan Fabio Lafundes ini juga berhasil menjaga rekor sempurna mereka, menyapu bersih delapan laga pertama musim ini tanpa satu pun kekalahan atau hasil imbang.
Sementara itu Arema FC harus puas tertahan di posisi kedelapan klasemen dengan koleksi 12 poin. Borneo FC sebagai tim tamu langsung tancap gas sejak peluit awal dibunyikan.
Laga baru berjalan tiga menit, Pesut Etam sudah berhasil unggul. Mariano Peralta sukses menggetarkan jala gawang Arema FC yang dijaga Muhammad Adi Satryo, membawa timnya unggul cepat 0-1.
Tertinggal, Arema FC berusaha keras mencari gol balasan. Namun petaka justru menimpa Singo Edan di babak kedua saat mereka berusaha menyamakan kedudukan.
Pada menit ke-58, Arema harus bermain dengan 10 orang. Julian Guevara diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua karena menghambat lari Mariano Peralta.
Situasi makin tragis bagi tuan rumah. Pada menit ke-77, giliran Bayu Setiawan yang harus mandi lebih cepat.
Bayu melakukan tekel berbahaya kepada Peralta. Setelah meninjau Video Assistant Referee (VAR), wasit langsung mencabut kartu merah. Arema FC pun terpaksa bermain hanya dengan sembilan pemain.
Unggul jumlah pemain, Borneo FC tak menyia-nyiakan kesempatan. Douglas Coutinho menggandakan keunggulan pada menit ke-78 lewat tembakan keras datarnya.
Arema FC sempat menipiskan ketertinggalan di masa injury time, tepatnya menit ke-90+6. Dalberto yang maju sebagai eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya. Gol itu sekaligus mengukuhkan Dalberto di puncak daftar top skor Super League.
Namun Borneo FC akhirnya mengunci kemenangan menjadi 1-3 lewat tendangan jarak jauh Juan Villa pada menit ke-90+11.
Meski menang besar dan kokoh di puncak, Kepala Pelatih Borneo FC, Fabio Lafundes justru memberikan pengakuan jujur. Menurutnya timnya tidak bermain dalam performa terbaik.
"Soal hasil pastinya sangat bagus dan luar biasa. Tapi kemungkinan tim ini tidak terlalu bagus, karena kita melakukan banyak kesalahan-kesalahan," ujar Lafundes.
Lafundes menilai timnya terlalu cepat relaks di babak pertama sehingga memberi kesempatan Arema mengembangkan permainan.
"Kita kasih kesempatan dan mereka (Arema) bisa memanfaatkan momentum itu. Kita tidak bermain bagus, tapi kita bermain efektif dan membawa pulang tiga poin," tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Olahraga

Pemain Borneo FC yang melakukan selebrasi usai goal kedua coutinho. (Foto: Borneo FC/seputarfakta.com)
Samarinda - Borneo FC sukses mencuri poin penuh saat melawat ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang pada lanjutan Super League, Minggu (26/10/2025) sore.
Tak tanggung-tanggung, Pesut Etam menang dengan skor telak 3-1 dalam laga yang diwarnai drama dua kartu merah untuk tuan rumah, Singo Edan.
Kemenangan ini membuat Borneo FC semakin nyaman dan kokoh di puncak klasemen Super League dengan 24 poin.
Skuad asuhan Fabio Lafundes ini juga berhasil menjaga rekor sempurna mereka, menyapu bersih delapan laga pertama musim ini tanpa satu pun kekalahan atau hasil imbang.
Sementara itu Arema FC harus puas tertahan di posisi kedelapan klasemen dengan koleksi 12 poin. Borneo FC sebagai tim tamu langsung tancap gas sejak peluit awal dibunyikan.
Laga baru berjalan tiga menit, Pesut Etam sudah berhasil unggul. Mariano Peralta sukses menggetarkan jala gawang Arema FC yang dijaga Muhammad Adi Satryo, membawa timnya unggul cepat 0-1.
Tertinggal, Arema FC berusaha keras mencari gol balasan. Namun petaka justru menimpa Singo Edan di babak kedua saat mereka berusaha menyamakan kedudukan.
Pada menit ke-58, Arema harus bermain dengan 10 orang. Julian Guevara diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua karena menghambat lari Mariano Peralta.
Situasi makin tragis bagi tuan rumah. Pada menit ke-77, giliran Bayu Setiawan yang harus mandi lebih cepat.
Bayu melakukan tekel berbahaya kepada Peralta. Setelah meninjau Video Assistant Referee (VAR), wasit langsung mencabut kartu merah. Arema FC pun terpaksa bermain hanya dengan sembilan pemain.
Unggul jumlah pemain, Borneo FC tak menyia-nyiakan kesempatan. Douglas Coutinho menggandakan keunggulan pada menit ke-78 lewat tembakan keras datarnya.
Arema FC sempat menipiskan ketertinggalan di masa injury time, tepatnya menit ke-90+6. Dalberto yang maju sebagai eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya. Gol itu sekaligus mengukuhkan Dalberto di puncak daftar top skor Super League.
Namun Borneo FC akhirnya mengunci kemenangan menjadi 1-3 lewat tendangan jarak jauh Juan Villa pada menit ke-90+11.
Meski menang besar dan kokoh di puncak, Kepala Pelatih Borneo FC, Fabio Lafundes justru memberikan pengakuan jujur. Menurutnya timnya tidak bermain dalam performa terbaik.
"Soal hasil pastinya sangat bagus dan luar biasa. Tapi kemungkinan tim ini tidak terlalu bagus, karena kita melakukan banyak kesalahan-kesalahan," ujar Lafundes.
Lafundes menilai timnya terlalu cepat relaks di babak pertama sehingga memberi kesempatan Arema mengembangkan permainan.
"Kita kasih kesempatan dan mereka (Arema) bisa memanfaatkan momentum itu. Kita tidak bermain bagus, tapi kita bermain efektif dan membawa pulang tiga poin," tutupnya.
(Sf/Lo)