Nasional

    Terjadi Ledakan Investor Baru Tahun 2025, BEI Catat Rata-rata Ada 14 Ribu Orang 'Melek' Investasi Setiap Hari

    Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pergerakan emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Dok Seputarfakta.com)

    Jakarta – Pasar modal Indonesia mencatatkan akselerasi pertumbuhan yang fenomenal sepanjang tahun 2025. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan telah terjadi "ledakan" jumlah investor baru, yang jika dirata-ratakan, setara dengan 14.000 orang baru yang 'melek' investasi setiap harinya.

    Pencapaian ini diumumkan BEI sebagai penutup Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025, yang berlangsung sepanjang bulan Oktober.

    Hingga akhir Oktober 2025, jumlah total investor pasar modal Indonesia telah berhasil menembus angka psikologis baru, yakni 19.154.487 single investor identification (SID).

    Data yang paling impresif adalah jumlah investor baru yang mendaftar sepanjang tahun 2025 (Januari-Oktober). BEI mencatat ada 4.282.848 investor baru. Jika dibagi 304 hari (dari 1 Januari hingga 31 Oktober 2025), angka ini setara dengan 14.088 orang baru setiap hari, atau dibulatkan menjadi 14 ribu orang per hari.

    Pertumbuhan Melejit 58,4 Persen

    Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menjelaskan bahwa ledakan ini menunjukkan momentum yang jauh lebih kuat dibanding tahun sebelumnya.

    "Penambahan 4,28 juta investor baru di tahun 2025 ini meningkat signifikan sebesar 58,4 persen dibandingkan penambahan 2,7 juta investor baru pada periode yang sama di tahun 2024," jelas Kautsar dalam keterangan resminya, Kamis (6/11/2025).

    Menurut Kautsar, pencapaian ini tidak lepas dari berbagai upaya edukasi dan literasi yang gencar dilakukan BEI bersama seluruh pemangku kepentingan selama Bulan Inklusi Keuangan.

    Berbagai program seperti Road to Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025, program "Guruku Investor Saham", Financial Expo (FinExpo) 2025, serta Virtual Trading Competition (VTC) 2025 disebut menjadi 'jurus' sukses untuk menggaet minat masyarakat.

    "Pencapaian ini menunjukkan komitmen BEI untuk terus meningkatkan inklusi pasar modal dan literasi keuangan masyarakat melalui pendekatan yang berkelanjutan, kolaboratif, dan inklusif," tambah Kautsar.

    Selain rekor total investor, BEI juga mengumumkan pencapaian tonggak sejarah baru lainnya, di mana jumlah investor saham di BEI kini telah mencapai 8.083.076 SID.

    Ke depan, BEI berharap semakin banyak masyarakat yang tidak hanya mengenal pasar modal, tetapi juga berpartisipasi aktif sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi nasional.

    Nasional

    Terjadi Ledakan Investor Baru Tahun 2025, BEI Catat Rata-rata Ada 14 Ribu Orang 'Melek' Investasi Setiap Hari

    Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pergerakan emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Dok Seputarfakta.com)

    Jakarta – Pasar modal Indonesia mencatatkan akselerasi pertumbuhan yang fenomenal sepanjang tahun 2025. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan telah terjadi "ledakan" jumlah investor baru, yang jika dirata-ratakan, setara dengan 14.000 orang baru yang 'melek' investasi setiap harinya.

    Pencapaian ini diumumkan BEI sebagai penutup Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025, yang berlangsung sepanjang bulan Oktober.

    Hingga akhir Oktober 2025, jumlah total investor pasar modal Indonesia telah berhasil menembus angka psikologis baru, yakni 19.154.487 single investor identification (SID).

    Data yang paling impresif adalah jumlah investor baru yang mendaftar sepanjang tahun 2025 (Januari-Oktober). BEI mencatat ada 4.282.848 investor baru. Jika dibagi 304 hari (dari 1 Januari hingga 31 Oktober 2025), angka ini setara dengan 14.088 orang baru setiap hari, atau dibulatkan menjadi 14 ribu orang per hari.

    Pertumbuhan Melejit 58,4 Persen

    Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menjelaskan bahwa ledakan ini menunjukkan momentum yang jauh lebih kuat dibanding tahun sebelumnya.

    "Penambahan 4,28 juta investor baru di tahun 2025 ini meningkat signifikan sebesar 58,4 persen dibandingkan penambahan 2,7 juta investor baru pada periode yang sama di tahun 2024," jelas Kautsar dalam keterangan resminya, Kamis (6/11/2025).

    Menurut Kautsar, pencapaian ini tidak lepas dari berbagai upaya edukasi dan literasi yang gencar dilakukan BEI bersama seluruh pemangku kepentingan selama Bulan Inklusi Keuangan.

    Berbagai program seperti Road to Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025, program "Guruku Investor Saham", Financial Expo (FinExpo) 2025, serta Virtual Trading Competition (VTC) 2025 disebut menjadi 'jurus' sukses untuk menggaet minat masyarakat.

    "Pencapaian ini menunjukkan komitmen BEI untuk terus meningkatkan inklusi pasar modal dan literasi keuangan masyarakat melalui pendekatan yang berkelanjutan, kolaboratif, dan inklusif," tambah Kautsar.

    Selain rekor total investor, BEI juga mengumumkan pencapaian tonggak sejarah baru lainnya, di mana jumlah investor saham di BEI kini telah mencapai 8.083.076 SID.

    Ke depan, BEI berharap semakin banyak masyarakat yang tidak hanya mengenal pasar modal, tetapi juga berpartisipasi aktif sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi nasional.