Nasional

    SMA Taruna Nusantara Segera Beroperasi di IKN, Ratusan Siswa Siap Tempati Kampus Baru

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    24 Juni 2026 pukul 19:38 WITA

    SMA Taruna Nusantara salah satu sekolah unggulan nasional tersebut semakin dekat untuk beroperasi penuh di IKN. (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Aktivitas pendidikan di Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki babak baru. SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus IKN bersiap memulai tahun ajaran 2026/2027 dengan mendatangkan tenaga pendidik dan personel pendukung ke kawasan Nusantara.

    Kedatangan para pamong menjadi penanda bahwa sekolah berasrama yang selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan nasional tersebut semakin dekat untuk beroperasi penuh di IKN.

    Kepala SMA Taruna Nusantara IKN, Brigjen TNI Rudi Setiawan mengatakan, seluruh pamong administrasi telah tiba di IKN untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan operasional sekolah sebelum para siswa datang.

    “Pamong administrasi sudah berada di IKN. Sebagian datang melalui jalur udara dan sebagian lainnya melalui jalur laut bersama kendaraan operasional serta perlengkapan sekolah,” kata Rudi dalam keterangan resminya, Rabu (24/6/2026).

    Di lingkungan SMA Taruna Nusantara, pamong merupakan tenaga yang bertugas mendukung proses pendidikan, mulai dari pengajar, pengasuh hingga personel administrasi.

    Saat ini, sekolah memiliki 37 pamong pengajar dan pengasuh serta 72 pamong administrasi. Khusus pamong pengajar dan pengasuh masih menjalani pelatihan di Magelang dan dijadwalkan tiba di IKN pada 25 Juni mendatang.

    “Selain menyiapkan sumber daya manusia, SMA Taruna Nusantara IKN juga bersiap menerima 477 siswa pada tahun ajaran baru,” lanjutnya.

    Sebanyak 237 siswa kelas XI dijadwalkan tiba di IKN pada 9 Juli 2026. Mereka merupakan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara IKN yang selama ini belajar di Magelang, karena kampus di IKN belum selesai dibangun.

    “Tahun ini mereka naik ke kelas XI dan mulai menempati kampus di IKN,” tambah Rudi.

    Sementara itu, 240 siswa baru kelas X akan terlebih dahulu mengikuti Pendidikan Dasar Kedisiplinan (PDK) di Magelang selama tiga bulan sebelum bergabung ke IKN pada Oktober 2026.

    “Dengan kedatangan dua angkatan tersebut, untuk pertama kalinya kampus SMA Taruna Nusantara di IKN akan diisi ratusan siswa yang menjalani proses pendidikan secara penuh di kawasan ibu kota baru,” imbuhnya.

    Meski kegiatan belajar mengajar segera dimulai, pembangunan kampus masih berlangsung secara bertahap. Tahap pertama yang mencakup ruang kelas, laboratorium, gedung utama, serta asrama siswa telah selesai 100 persen pada Maret 2026.

    Saat ini pembangunan memasuki tahap kedua yang meliputi rumah dinas kepala sekolah dan pamong, asrama tambahan, lapangan upacara, poliklinik, fasilitas laundry, garasi hingga pengelolaan sampah.

    “Pembangunan tahap kedua ditargetkan selesai pada Oktober atau November 2026,” terangnya.

    Selanjutnya, tahap ketiga akan difokuskan pada pembangunan fasilitas penunjang seperti Balairung Pancasila, pusat olahraga terpadu, kolam renang, lapangan tenis, lapangan voli, fasilitas olahraga dalam ruangan, serta sarana ibadah.

    “Kami menargetkan seluruh pembangunan dapat selesai pada tahun 2027,” tegas kepala sekolah.

    Lebih jauh, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menilai kehadiran SMA Taruna Nusantara akan memperkuat fungsi IKN tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai kawasan pendidikan unggulan.

    Menurutnya, masuknya SMA Taruna Nusantara menunjukkan tingginya kepercayaan lembaga pendidikan nasional terhadap pengembangan IKN.

    “Keberadaan SMA Taruna Nusantara semakin melengkapi ekosistem Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN dan memperkuat posisi Nusantara sebagai kota yang unggul di bidang pendidikan,” ujar Troy.

    SMA Taruna Nusantara IKN merupakan salah satu dari tiga kampus baru yang dibangun di luar Pulau Jawa, selain di Langowan, Sulawesi Utara, dan Pagar Alam, Sumatera Selatan.

    “Sekolah tersebut menerapkan sistem beasiswa penuh bagi seluruh siswa yang lolos seleksi, dengan tujuan menyiapkan calon pemimpin bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” sebutnya.

    (Sf/Rs)

    Nasional

    SMA Taruna Nusantara Segera Beroperasi di IKN, Ratusan Siswa Siap Tempati Kampus Baru

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    24 Juni 2026 pukul 19:38 WITA

    SMA Taruna Nusantara salah satu sekolah unggulan nasional tersebut semakin dekat untuk beroperasi penuh di IKN. (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Aktivitas pendidikan di Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki babak baru. SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus IKN bersiap memulai tahun ajaran 2026/2027 dengan mendatangkan tenaga pendidik dan personel pendukung ke kawasan Nusantara.

    Kedatangan para pamong menjadi penanda bahwa sekolah berasrama yang selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan nasional tersebut semakin dekat untuk beroperasi penuh di IKN.

    Kepala SMA Taruna Nusantara IKN, Brigjen TNI Rudi Setiawan mengatakan, seluruh pamong administrasi telah tiba di IKN untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan operasional sekolah sebelum para siswa datang.

    “Pamong administrasi sudah berada di IKN. Sebagian datang melalui jalur udara dan sebagian lainnya melalui jalur laut bersama kendaraan operasional serta perlengkapan sekolah,” kata Rudi dalam keterangan resminya, Rabu (24/6/2026).

    Di lingkungan SMA Taruna Nusantara, pamong merupakan tenaga yang bertugas mendukung proses pendidikan, mulai dari pengajar, pengasuh hingga personel administrasi.

    Saat ini, sekolah memiliki 37 pamong pengajar dan pengasuh serta 72 pamong administrasi. Khusus pamong pengajar dan pengasuh masih menjalani pelatihan di Magelang dan dijadwalkan tiba di IKN pada 25 Juni mendatang.

    “Selain menyiapkan sumber daya manusia, SMA Taruna Nusantara IKN juga bersiap menerima 477 siswa pada tahun ajaran baru,” lanjutnya.

    Sebanyak 237 siswa kelas XI dijadwalkan tiba di IKN pada 9 Juli 2026. Mereka merupakan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara IKN yang selama ini belajar di Magelang, karena kampus di IKN belum selesai dibangun.

    “Tahun ini mereka naik ke kelas XI dan mulai menempati kampus di IKN,” tambah Rudi.

    Sementara itu, 240 siswa baru kelas X akan terlebih dahulu mengikuti Pendidikan Dasar Kedisiplinan (PDK) di Magelang selama tiga bulan sebelum bergabung ke IKN pada Oktober 2026.

    “Dengan kedatangan dua angkatan tersebut, untuk pertama kalinya kampus SMA Taruna Nusantara di IKN akan diisi ratusan siswa yang menjalani proses pendidikan secara penuh di kawasan ibu kota baru,” imbuhnya.

    Meski kegiatan belajar mengajar segera dimulai, pembangunan kampus masih berlangsung secara bertahap. Tahap pertama yang mencakup ruang kelas, laboratorium, gedung utama, serta asrama siswa telah selesai 100 persen pada Maret 2026.

    Saat ini pembangunan memasuki tahap kedua yang meliputi rumah dinas kepala sekolah dan pamong, asrama tambahan, lapangan upacara, poliklinik, fasilitas laundry, garasi hingga pengelolaan sampah.

    “Pembangunan tahap kedua ditargetkan selesai pada Oktober atau November 2026,” terangnya.

    Selanjutnya, tahap ketiga akan difokuskan pada pembangunan fasilitas penunjang seperti Balairung Pancasila, pusat olahraga terpadu, kolam renang, lapangan tenis, lapangan voli, fasilitas olahraga dalam ruangan, serta sarana ibadah.

    “Kami menargetkan seluruh pembangunan dapat selesai pada tahun 2027,” tegas kepala sekolah.

    Lebih jauh, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menilai kehadiran SMA Taruna Nusantara akan memperkuat fungsi IKN tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai kawasan pendidikan unggulan.

    Menurutnya, masuknya SMA Taruna Nusantara menunjukkan tingginya kepercayaan lembaga pendidikan nasional terhadap pengembangan IKN.

    “Keberadaan SMA Taruna Nusantara semakin melengkapi ekosistem Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN dan memperkuat posisi Nusantara sebagai kota yang unggul di bidang pendidikan,” ujar Troy.

    SMA Taruna Nusantara IKN merupakan salah satu dari tiga kampus baru yang dibangun di luar Pulau Jawa, selain di Langowan, Sulawesi Utara, dan Pagar Alam, Sumatera Selatan.

    “Sekolah tersebut menerapkan sistem beasiswa penuh bagi seluruh siswa yang lolos seleksi, dengan tujuan menyiapkan calon pemimpin bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” sebutnya.

    (Sf/Rs)