Nasional

    Sensus Ekonomi 2026 Bontang Dimulai, 142 Petugas Siap Data Seluruh Aktivitas Usaha

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    15 Juni 2026 pukul 16:18 WITA

    Apel persiapan akhir yang dipimpin Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di halaman DPMPTSP Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bontang menandai kesiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui apel persiapan akhir yang dipimpin Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni di halaman DPMPTSP, Senin (15/6/2026).

    Sebanyak 142 petugas lapangan akan diterjunkan untuk melakukan pendataan berbagai aktivitas ekonomi di seluruh wilayah Kota Bontang. Pendataan tersebut mencakup seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro hingga usaha berskala besar.

    Dalam sambutannya, Neni menegaskan SE merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali sesuai amanat Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan sensus ekonomi kelima di Indonesia.

    Menurutnya, pelaksanaan SE 2026 sangat penting untuk memperoleh gambaran utuh dan akurat mengenai kondisi perekonomian daerah di tengah perubahan yang dipengaruhi perkembangan teknologi informasi, perubahan pola transaksi, serta pertumbuhan ekonomi digital.

    “Sepuluh tahun terakhir, kondisi perekonomian mengalami perubahan mendasar. Perkembangan teknologi informasi, pergeseran pola transaksi dan tumbuhnya ekonomi digital telah membentuk wajah baru perekonomian kita,” ujar Neni.

    Ia menambahkan, data yang dihasilkan dari sensus akan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, baik di tingkat daerah maupun nasional.

    Neni juga mengingatkan agar proses pendataan dilakukan secara menyeluruh tanpa ada pelaku usaha yang terlewat. Ia meminta seluruh petugas lapangan menjalankan tugas dengan penuh integritas dan profesionalisme.

    “Saudara adalah ujung tombak keberhasilan SE 2026. Keberhasilan sensus bergantung pada dedikasi dan integritas saudara,” pesannya kepada para petugas.

    (Sf/Lo)

    Nasional

    Sensus Ekonomi 2026 Bontang Dimulai, 142 Petugas Siap Data Seluruh Aktivitas Usaha

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    15 Juni 2026 pukul 16:18 WITA

    Apel persiapan akhir yang dipimpin Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di halaman DPMPTSP Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bontang menandai kesiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui apel persiapan akhir yang dipimpin Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni di halaman DPMPTSP, Senin (15/6/2026).

    Sebanyak 142 petugas lapangan akan diterjunkan untuk melakukan pendataan berbagai aktivitas ekonomi di seluruh wilayah Kota Bontang. Pendataan tersebut mencakup seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro hingga usaha berskala besar.

    Dalam sambutannya, Neni menegaskan SE merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali sesuai amanat Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan sensus ekonomi kelima di Indonesia.

    Menurutnya, pelaksanaan SE 2026 sangat penting untuk memperoleh gambaran utuh dan akurat mengenai kondisi perekonomian daerah di tengah perubahan yang dipengaruhi perkembangan teknologi informasi, perubahan pola transaksi, serta pertumbuhan ekonomi digital.

    “Sepuluh tahun terakhir, kondisi perekonomian mengalami perubahan mendasar. Perkembangan teknologi informasi, pergeseran pola transaksi dan tumbuhnya ekonomi digital telah membentuk wajah baru perekonomian kita,” ujar Neni.

    Ia menambahkan, data yang dihasilkan dari sensus akan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, baik di tingkat daerah maupun nasional.

    Neni juga mengingatkan agar proses pendataan dilakukan secara menyeluruh tanpa ada pelaku usaha yang terlewat. Ia meminta seluruh petugas lapangan menjalankan tugas dengan penuh integritas dan profesionalisme.

    “Saudara adalah ujung tombak keberhasilan SE 2026. Keberhasilan sensus bergantung pada dedikasi dan integritas saudara,” pesannya kepada para petugas.

    (Sf/Lo)