Cari disini...
Nasional
Pelantikan dan pengucapan sumpah pejabat negara di Istana Negara, Kamis (1/10/2026). (Tangkapan Layar Sekretariat Presiden)
Penajam - Presiden Prabowo Subianto merombak susunan Kabinet Merah Putih dan sejumlah jabatan strategis pemerintahan. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Perubahan tidak hanya menyentuh kursi menteri. Pergeseran juga terjadi pada jajaran wakil menteri, kepala lembaga, Kepala Staf Kepresidenan hingga pucuk pimpinan Polri.
Perubahan didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 104/P/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara.
Serta Keputusan Presdien Nomor 105/P/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Berikut perubahan jabatan dalam reshuffle 1 Oktober 2026:
1. Bahlil Lahadalia sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, merangkap Menteri ESDM.
2. Sugiono sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
3. Dudung Abdurachman sebagai Menko Politik dan Keamanan.
4. Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri.
5. Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
6. Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menko Perekonomian.
7. Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
8. Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
9. Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian.
10. Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
11. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
12. Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
13. Arianto Wibowo sebagai Wakil Kepala BPKP.
14. Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Jawa.
15. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.
16. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.
Di jajaran Ombudsman, Prabowo juga menyaksikan pengucapan sumpah Nuzran Joher sebagai ketua dan Radyan Sam sebagai anggota.
Pergantian tersebut menjadi reshuffle ketujuh pada pemerintahan Prabowo.
Salah satu perubahan yang paling mencolok terjadi di tubuh Polri, melalui Keputusan Presiden Nomor 96 dan 97 Polri Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri serta Wakapolri.
Suyudi Ario Seto dipercaya menempati posisi sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo. Listyo selanjutnya menempati posisi Kepala Staf Kepresidenan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Nasional

Pelantikan dan pengucapan sumpah pejabat negara di Istana Negara, Kamis (1/10/2026). (Tangkapan Layar Sekretariat Presiden)
Penajam - Presiden Prabowo Subianto merombak susunan Kabinet Merah Putih dan sejumlah jabatan strategis pemerintahan. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Perubahan tidak hanya menyentuh kursi menteri. Pergeseran juga terjadi pada jajaran wakil menteri, kepala lembaga, Kepala Staf Kepresidenan hingga pucuk pimpinan Polri.
Perubahan didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 104/P/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara.
Serta Keputusan Presdien Nomor 105/P/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Berikut perubahan jabatan dalam reshuffle 1 Oktober 2026:
1. Bahlil Lahadalia sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, merangkap Menteri ESDM.
2. Sugiono sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
3. Dudung Abdurachman sebagai Menko Politik dan Keamanan.
4. Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri.
5. Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
6. Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menko Perekonomian.
7. Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
8. Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
9. Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian.
10. Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
11. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
12. Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
13. Arianto Wibowo sebagai Wakil Kepala BPKP.
14. Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Jawa.
15. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.
16. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.
Di jajaran Ombudsman, Prabowo juga menyaksikan pengucapan sumpah Nuzran Joher sebagai ketua dan Radyan Sam sebagai anggota.
Pergantian tersebut menjadi reshuffle ketujuh pada pemerintahan Prabowo.
Salah satu perubahan yang paling mencolok terjadi di tubuh Polri, melalui Keputusan Presiden Nomor 96 dan 97 Polri Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri serta Wakapolri.
Suyudi Ario Seto dipercaya menempati posisi sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo. Listyo selanjutnya menempati posisi Kepala Staf Kepresidenan.
(Sf/Rs)