Presiden Jokowi Salurkan 2.000 Ton Beras Bantuan Pangan untuk Masyarakat Paser

    Seputarfakta.com - Sahrul -

    Nasional

    26 September 2024 05:56 WIB

    Presiden Jokowi saat menyalurkan bantuan beras di Kabupaten Paser (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) menyalurkan 2.000 ton beras bantuan cadangan pangan pemerintah untuk masyarakat Kabupaten Paser, Kamis (26/9/2024).

    Penyaluran bantuan beras secara simbolis berlangsung di kompleks pergudangan Bulog Tanah Grogot, Jalan Sultan Abdurrahman, Kecamatan Tanah Grogot.

    Orang nomor satu di Indonesia ini mengunjungi Kabupaten Paser untuk yang pertama kalinya, sekaligus menandai sebagai presiden pertama yang berkunjung ke daerah paling selatan di Kalimantan Timur (Kaltim) ini.

    Kata Jokowi, Kabupaten Paser merupakan salah satu daerah yang dikunjungi untuk menyalurkan bantuan cadangan pangan pemerintah pusat.

    "Kita memulai salurkan bantuan beras 10 Kilogram (Kg) per orang, dimulai dari Kabupaten Paser. Untuk kabupaten lainnya juga dimulai awal oktober," Kata Jokowi.

    Ia menjelaskan, stabilitas harga beras dipengaruhi oleh harga gabah. Artinya jika harga gabah relatif stabil, maka harga beras turut relatif stabil. "Jadi jika harga gabah bagus, tentunya harga beras juga baik," tuturnya.

    Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono menyebut stok beras untuk wilayah Kaltim sekitar 17.990 ton dengan jenis beras pretzel, sedangkan beras komersial bulog stoknya ada sebanyak 531 ton.

    Untuk pengadaan pada periode saat ini, sebanyak 197 ton beras pretzel dan 1.742 ton beras komersial. "Untuk stok yang berada di Bulog Tanah Grogot sebanyak 798,61 ton dan beras komersial di gudang Bulog Tanah Grogot sebanyak 24,75 ton," Kata Wahyu Suparyono.

    Kata dia, Presiden Jokowi turut menyampaikan pesan terkait fungsi bulog sebagai operator dari penyediaan stok pangan, termasuk mendapat arahan pemerintah pusat agar mengelola dengan baik.

    Untuk itu, ia berencana memulai untuk melakukan pengamanan stok beras akhir tahun.

    "Harapannya bisa kita capai, dalam waktu dekat ini kami akan mengadakan pengaman stok dalam negeri sebanyak 600 ribu ton, untuk penyanggah se Indonesia ini bisa mendapatkan harga yang sesuai dengan ketentuan,” tandasnya.

    (Sf/By)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Presiden Jokowi Salurkan 2.000 Ton Beras Bantuan Pangan untuk Masyarakat Paser

    Seputarfakta.com - Sahrul -

    Nasional

    26 September 2024 05:56 WIB

    Presiden Jokowi saat menyalurkan bantuan beras di Kabupaten Paser (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) menyalurkan 2.000 ton beras bantuan cadangan pangan pemerintah untuk masyarakat Kabupaten Paser, Kamis (26/9/2024).

    Penyaluran bantuan beras secara simbolis berlangsung di kompleks pergudangan Bulog Tanah Grogot, Jalan Sultan Abdurrahman, Kecamatan Tanah Grogot.

    Orang nomor satu di Indonesia ini mengunjungi Kabupaten Paser untuk yang pertama kalinya, sekaligus menandai sebagai presiden pertama yang berkunjung ke daerah paling selatan di Kalimantan Timur (Kaltim) ini.

    Kata Jokowi, Kabupaten Paser merupakan salah satu daerah yang dikunjungi untuk menyalurkan bantuan cadangan pangan pemerintah pusat.

    "Kita memulai salurkan bantuan beras 10 Kilogram (Kg) per orang, dimulai dari Kabupaten Paser. Untuk kabupaten lainnya juga dimulai awal oktober," Kata Jokowi.

    Ia menjelaskan, stabilitas harga beras dipengaruhi oleh harga gabah. Artinya jika harga gabah relatif stabil, maka harga beras turut relatif stabil. "Jadi jika harga gabah bagus, tentunya harga beras juga baik," tuturnya.

    Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono menyebut stok beras untuk wilayah Kaltim sekitar 17.990 ton dengan jenis beras pretzel, sedangkan beras komersial bulog stoknya ada sebanyak 531 ton.

    Untuk pengadaan pada periode saat ini, sebanyak 197 ton beras pretzel dan 1.742 ton beras komersial. "Untuk stok yang berada di Bulog Tanah Grogot sebanyak 798,61 ton dan beras komersial di gudang Bulog Tanah Grogot sebanyak 24,75 ton," Kata Wahyu Suparyono.

    Kata dia, Presiden Jokowi turut menyampaikan pesan terkait fungsi bulog sebagai operator dari penyediaan stok pangan, termasuk mendapat arahan pemerintah pusat agar mengelola dengan baik.

    Untuk itu, ia berencana memulai untuk melakukan pengamanan stok beras akhir tahun.

    "Harapannya bisa kita capai, dalam waktu dekat ini kami akan mengadakan pengaman stok dalam negeri sebanyak 600 ribu ton, untuk penyanggah se Indonesia ini bisa mendapatkan harga yang sesuai dengan ketentuan,” tandasnya.

    (Sf/By)