Cari disini...
Nasional
Ilustrasi. (Freepik)
Bontang - Kota Bontang kembali mencuri perhatian dalam data nasional. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, Bontang masuk tiga besar daerah dengan pengeluaran laki-laki tertinggi di Indonesia.
Dalam data tersebut, rata-rata pengeluaran laki-laki di Kota Bontang tercatat mencapai Rp28,8 juta per tahun. Angka itu menempatkan Bontang di posisi ketiga nasional, di bawah Jakarta Selatan sebesar Rp30,3 juta dan Jakarta Utara Rp28,9 juta.
Bontang bahkan berada di atas sejumlah kota besar lain seperti Batam, Balikpapan, Bandung, Surabaya hingga Jakarta Timur.
Pengeluaran per kapita yang disesuaikan sendiri kerap digunakan sebagai salah satu indikator untuk melihat tingkat kesejahteraan, kualitas hidup, hingga daya beli masyarakat.
Tak hanya secara nasional, posisi Bontang juga menjadi yang tertinggi di Kalimantan Timur. Berdasarkan data BPS, rata-rata pengeluaran per kapita masyarakat Kota Bontang mencapai Rp28.812.000 per tahun.
Angka tersebut lebih tinggi dibanding Balikpapan sebesar Rp26.449.000 dan Samarinda Rp23.472.000.
Sementara secara provinsi, rata-rata pengeluaran masyarakat Kalimantan Timur berada di angka Rp21.218.000 per tahun.
Tingginya angka pengeluaran masyarakat Bontang dinilai tidak lepas dari karakter kota industri dengan dominasi sektor migas, pupuk, dan perusahaan besar yang memengaruhi tingkat pendapatan masyarakat.
Selain itu, tingginya aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat turut mendorong pola konsumsi yang lebih besar dibanding banyak daerah lain di Indonesia.
Dalam daftar nasional, 10 daerah dengan pengeluaran laki-laki tertinggi didominasi kota metropolitan dan kawasan industri. Berikut daftarnya:
1. Jakarta Selatan – Rp30,3 juta
2. Jakarta Utara – Rp28,9 juta
3. Kota Bontang – Rp28,8 juta
4. Kota Batam – Rp28,7 juta
5. Jakarta Barat – Rp26,7 juta
6. Kota Balikpapan – Rp26,4 juta
7. Kota Bandung – Rp25,5 juta
8. Kota Surabaya – Rp25,3 juta
9. Kota Madiun – Rp25,2 juta
10. Jakarta Timur – Rp24,8 juta
(Sf/Rs)
Cari disini...
Nasional

Ilustrasi. (Freepik)
Bontang - Kota Bontang kembali mencuri perhatian dalam data nasional. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, Bontang masuk tiga besar daerah dengan pengeluaran laki-laki tertinggi di Indonesia.
Dalam data tersebut, rata-rata pengeluaran laki-laki di Kota Bontang tercatat mencapai Rp28,8 juta per tahun. Angka itu menempatkan Bontang di posisi ketiga nasional, di bawah Jakarta Selatan sebesar Rp30,3 juta dan Jakarta Utara Rp28,9 juta.
Bontang bahkan berada di atas sejumlah kota besar lain seperti Batam, Balikpapan, Bandung, Surabaya hingga Jakarta Timur.
Pengeluaran per kapita yang disesuaikan sendiri kerap digunakan sebagai salah satu indikator untuk melihat tingkat kesejahteraan, kualitas hidup, hingga daya beli masyarakat.
Tak hanya secara nasional, posisi Bontang juga menjadi yang tertinggi di Kalimantan Timur. Berdasarkan data BPS, rata-rata pengeluaran per kapita masyarakat Kota Bontang mencapai Rp28.812.000 per tahun.
Angka tersebut lebih tinggi dibanding Balikpapan sebesar Rp26.449.000 dan Samarinda Rp23.472.000.
Sementara secara provinsi, rata-rata pengeluaran masyarakat Kalimantan Timur berada di angka Rp21.218.000 per tahun.
Tingginya angka pengeluaran masyarakat Bontang dinilai tidak lepas dari karakter kota industri dengan dominasi sektor migas, pupuk, dan perusahaan besar yang memengaruhi tingkat pendapatan masyarakat.
Selain itu, tingginya aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat turut mendorong pola konsumsi yang lebih besar dibanding banyak daerah lain di Indonesia.
Dalam daftar nasional, 10 daerah dengan pengeluaran laki-laki tertinggi didominasi kota metropolitan dan kawasan industri. Berikut daftarnya:
1. Jakarta Selatan – Rp30,3 juta
2. Jakarta Utara – Rp28,9 juta
3. Kota Bontang – Rp28,8 juta
4. Kota Batam – Rp28,7 juta
5. Jakarta Barat – Rp26,7 juta
6. Kota Balikpapan – Rp26,4 juta
7. Kota Bandung – Rp25,5 juta
8. Kota Surabaya – Rp25,3 juta
9. Kota Madiun – Rp25,2 juta
10. Jakarta Timur – Rp24,8 juta
(Sf/Rs)