Nasional

    Pemerintah Siapkan Anggaran Rp4,2 Triliun Bangun Infrastruktur Kawasan Perbankan di IKN

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Otorita Ibu Kota Nusantara gelar Nusantara International Partners Visit 2025, enam bank besar yang akan menjadi pelopor dalam sektor perbankan di IKN. (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono memberikan apresiasi kepada enam bank besar yang akan menjadi pelopor dalam sektor perbankan di IKN. Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, Bankaltimtara, dan BCA dipilih untuk membangun layanan perbankan di kawasan IKN, dengan rencana operasional dimulai pada 2026.

    Dalam acara Nusantara International Partners Visit 2025 yang digelar di Beranda Nusantara, IKN, Kamis (13/2/2025) malam, Basuki memastikan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp4,2 triliun untuk membangun infrastruktur dasar di kawasan perbankan, yang mencakup pembangunan jalan, Multi Utility Tunnel (MUT), serta fasilitas dasar lainnya.

    “Pembangunan infrastruktur ini menjadi prioritas agar saat bank-bank pelopor ini mulai beroperasi pada 2026, segala fasilitas pendukung sudah siap. Anggaran sudah disetujui dan infrastruktur yang melintasi kawasan investasi sedang dibangun,” ujar Basuki di hadapan para pelopor.

    Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono menekankan pentingnya peran bank dalam mewujudkan kawasan perbankan yang modern dan efisien di IKN.

    “Keberadaan bank-bank ini sangat vital dalam memajukan sektor finansial di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B yang diharapkan dapat beroperasi penuh pada 2026," ujar Agung.

    Selain itu, Agung juga mengundang delegasi dari negara-negara sahabat yang hadir untuk turut serta membangun kompleks perkantoran kedutaan di kawasan diplomatik KIPP 1A. Di mana area ini akan menjadi pusat hubungan diplomatik dan kegiatan internasional.

    “Kami berharap negara-negara Anda dapat berkontribusi dalam pembangunan kawasan ini," tambah Agung.

    Dengan pembangunan infrastruktur yang terus berjalan dan keterlibatan sektor perbankan serta diplomatik, IKN semakin memantapkan diri sebagai kota masa depan yang siap menyambut investor dan komunitas global.

    (Sf/Rs)

    Nasional

    Pemerintah Siapkan Anggaran Rp4,2 Triliun Bangun Infrastruktur Kawasan Perbankan di IKN

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Otorita Ibu Kota Nusantara gelar Nusantara International Partners Visit 2025, enam bank besar yang akan menjadi pelopor dalam sektor perbankan di IKN. (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono memberikan apresiasi kepada enam bank besar yang akan menjadi pelopor dalam sektor perbankan di IKN. Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, Bankaltimtara, dan BCA dipilih untuk membangun layanan perbankan di kawasan IKN, dengan rencana operasional dimulai pada 2026.

    Dalam acara Nusantara International Partners Visit 2025 yang digelar di Beranda Nusantara, IKN, Kamis (13/2/2025) malam, Basuki memastikan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp4,2 triliun untuk membangun infrastruktur dasar di kawasan perbankan, yang mencakup pembangunan jalan, Multi Utility Tunnel (MUT), serta fasilitas dasar lainnya.

    “Pembangunan infrastruktur ini menjadi prioritas agar saat bank-bank pelopor ini mulai beroperasi pada 2026, segala fasilitas pendukung sudah siap. Anggaran sudah disetujui dan infrastruktur yang melintasi kawasan investasi sedang dibangun,” ujar Basuki di hadapan para pelopor.

    Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono menekankan pentingnya peran bank dalam mewujudkan kawasan perbankan yang modern dan efisien di IKN.

    “Keberadaan bank-bank ini sangat vital dalam memajukan sektor finansial di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B yang diharapkan dapat beroperasi penuh pada 2026," ujar Agung.

    Selain itu, Agung juga mengundang delegasi dari negara-negara sahabat yang hadir untuk turut serta membangun kompleks perkantoran kedutaan di kawasan diplomatik KIPP 1A. Di mana area ini akan menjadi pusat hubungan diplomatik dan kegiatan internasional.

    “Kami berharap negara-negara Anda dapat berkontribusi dalam pembangunan kawasan ini," tambah Agung.

    Dengan pembangunan infrastruktur yang terus berjalan dan keterlibatan sektor perbankan serta diplomatik, IKN semakin memantapkan diri sebagai kota masa depan yang siap menyambut investor dan komunitas global.

    (Sf/Rs)