Cari disini...
Nasional
Foto resmi Anggota IV BPK RI Haerul Saleh, di situs BPK RI (Dok BPK RI)
Samarinda - Kabar duka menyelimuti lembaga negara Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Salah satu pimpinan mereka yakni Anggota IV BPK Haerul Saleh dikabarkan meninggal dunia pada usia 44 tahun di Jakarta, pada Jumat (8/5/2026). Kepergian sosok yang dikenal sebagai auditor negara sekaligus mantan politisi ini menyisakan duka mendalam bagi kolega dan keluarga besar lembaga pemeriksa tersebut.
Berikut adalah 5 fakta seputar kepergian Haerul Saleh yang kami rangkum dari keterangan resmi dan rekam jejaknya.
Haerul Saleh mengembuskan napas terakhirnya di Jakarta pada Jumat 8 Mei 2026. Almarhum tercatat masih berusia 44 tahun yang merupakan usia sangat produktif bagi seorang pejabat tinggi negara. Berdasarkan siaran pers resmi dari Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK, pimpinan beserta segenap keluarga besar lembaga tersebut menyampaikan penghormatan tertinggi atas dedikasi yang telah diberikan almarhum selama masa pengabdiannya.
2. Menjabat Sejak April 2022
Karier Haerul Saleh di Badan Pemeriksa Keuangan dimulai saat ia resmi dilantik sebagai Anggota BPK untuk periode 2022 sampai 2027. Ia terpilih melalui proses uji kelayakan di DPR dan mulai menjalankan amanahnya sejak April 2022. Posisi Anggota IV BPK yang ia emban memiliki tanggung jawab yang cukup krusial karena membawahi pemeriksaan pada lingkungan kementerian yang mengelola sumber daya alam serta infrastruktur.
3. Membidangi Audit Lingkungan dan Energi
Sebagai Anggota IV BPK, Haerul Saleh memimpin pemeriksaan pada subjek yang sangat vital bagi negara. Lingkup tugasnya mencakup audit pada Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Mengutip jurnal ilmiah mengenai peran auditor dalam tata kelola pemerintahan, audit yang dilakukan BPK merupakan pilar utama dalam memastikan transparansi penggunaan anggaran negara demi kesejahteraan rakyat yang berkelanjutan.
4. Rencana Pemakaman di Sulawesi Tenggara
Setelah disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan, pihak keluarga berencana untuk membawa jenazah ke tanah kelahirannya. Almarhum Haerul Saleh akan dimakamkan di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Pihak BPK mengharapkan doa terbaik bagi almarhum dan memohon agar publik memberikan ruang privasi bagi keluarga yang sedang berduka agar prosesi pemakaman dapat berjalan dengan khidmat.
5. Penghormatan Atas Dedikasi Kerja
Selama menjabat, Haerul Saleh dikenal sebagai sosok yang disiplin dalam menjalankan tugas pemeriksaan keuangan negara. Dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan oleh pihak lembaga, BPK memberikan apresiasi tinggi terhadap seluruh kontribusi almarhum. Perwakilan Biro Humas BPK menyatakan bahwa pimpinan dan keluarga besar menyampaikan penghormatan atas pengabdian almarhum dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan.(Sf/Rs)
Cari disini...
Nasional

Foto resmi Anggota IV BPK RI Haerul Saleh, di situs BPK RI (Dok BPK RI)
Samarinda - Kabar duka menyelimuti lembaga negara Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Salah satu pimpinan mereka yakni Anggota IV BPK Haerul Saleh dikabarkan meninggal dunia pada usia 44 tahun di Jakarta, pada Jumat (8/5/2026). Kepergian sosok yang dikenal sebagai auditor negara sekaligus mantan politisi ini menyisakan duka mendalam bagi kolega dan keluarga besar lembaga pemeriksa tersebut.
Berikut adalah 5 fakta seputar kepergian Haerul Saleh yang kami rangkum dari keterangan resmi dan rekam jejaknya.
Haerul Saleh mengembuskan napas terakhirnya di Jakarta pada Jumat 8 Mei 2026. Almarhum tercatat masih berusia 44 tahun yang merupakan usia sangat produktif bagi seorang pejabat tinggi negara. Berdasarkan siaran pers resmi dari Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK, pimpinan beserta segenap keluarga besar lembaga tersebut menyampaikan penghormatan tertinggi atas dedikasi yang telah diberikan almarhum selama masa pengabdiannya.
2. Menjabat Sejak April 2022
Karier Haerul Saleh di Badan Pemeriksa Keuangan dimulai saat ia resmi dilantik sebagai Anggota BPK untuk periode 2022 sampai 2027. Ia terpilih melalui proses uji kelayakan di DPR dan mulai menjalankan amanahnya sejak April 2022. Posisi Anggota IV BPK yang ia emban memiliki tanggung jawab yang cukup krusial karena membawahi pemeriksaan pada lingkungan kementerian yang mengelola sumber daya alam serta infrastruktur.
3. Membidangi Audit Lingkungan dan Energi
Sebagai Anggota IV BPK, Haerul Saleh memimpin pemeriksaan pada subjek yang sangat vital bagi negara. Lingkup tugasnya mencakup audit pada Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Mengutip jurnal ilmiah mengenai peran auditor dalam tata kelola pemerintahan, audit yang dilakukan BPK merupakan pilar utama dalam memastikan transparansi penggunaan anggaran negara demi kesejahteraan rakyat yang berkelanjutan.
4. Rencana Pemakaman di Sulawesi Tenggara
Setelah disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan, pihak keluarga berencana untuk membawa jenazah ke tanah kelahirannya. Almarhum Haerul Saleh akan dimakamkan di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Pihak BPK mengharapkan doa terbaik bagi almarhum dan memohon agar publik memberikan ruang privasi bagi keluarga yang sedang berduka agar prosesi pemakaman dapat berjalan dengan khidmat.
5. Penghormatan Atas Dedikasi Kerja
Selama menjabat, Haerul Saleh dikenal sebagai sosok yang disiplin dalam menjalankan tugas pemeriksaan keuangan negara. Dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan oleh pihak lembaga, BPK memberikan apresiasi tinggi terhadap seluruh kontribusi almarhum. Perwakilan Biro Humas BPK menyatakan bahwa pimpinan dan keluarga besar menyampaikan penghormatan atas pengabdian almarhum dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan.(Sf/Rs)