Cari disini...
Nasional
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutim, Trisno. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih menunggu kesiapan lahan di Simono. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kutim menyiapkan sekolah rintisan di Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur (STIPER).
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutim, Trisno mengatakan, persiapan Sekolah Rakyat meliputi penyiapan sekolah rintisan di STIPER dan penyelesaian dokumen pembangunan di Simono.
STIPER dipilih sebagai lokasi sekolah rintisan setelah dilakukan pengecekan bersama Wakil Bupati Kutim. Hasil pengecekan tersebut menunjukkan lokasi itu memenuhi kualifikasi untuk digunakan sebagai tempat rintisan.
“Dinas Sosial saat ini sementara menyiapkan dua hal. Yang pertama terkait dengan penyiapan sekolah rintisan yang di STIPER, yang kedua adalah penyelesaian berkas-berkas dokumen terhadap pembangunan Sekolah Rakyat yang ada di Simono,” ujar Trisno.
Untuk pembangunan di Simono, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan lahan. Pematangan lahan tersebut diperlukan sebelum pemerintah pusat memulai pembangunan fisik.
Trisno menjelaskan, pemerintah pusat akan membangun Sekolah Rakyat setelah lahan siap. Karena itu, pematangan lahan di Simono masih menjadi bagian dari tahapan persiapan pembangunan.
“Sekolah Rakyat sementara berjalan dan saat ini masih progres untuk di lapangan. Sekolah Rakyat sendiri pematangan lahan karena memang pemerintah pusat itu akan membangun pada saat lahan sudah siap dibangun,” katanya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Nasional

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutim, Trisno. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih menunggu kesiapan lahan di Simono. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kutim menyiapkan sekolah rintisan di Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur (STIPER).
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutim, Trisno mengatakan, persiapan Sekolah Rakyat meliputi penyiapan sekolah rintisan di STIPER dan penyelesaian dokumen pembangunan di Simono.
STIPER dipilih sebagai lokasi sekolah rintisan setelah dilakukan pengecekan bersama Wakil Bupati Kutim. Hasil pengecekan tersebut menunjukkan lokasi itu memenuhi kualifikasi untuk digunakan sebagai tempat rintisan.
“Dinas Sosial saat ini sementara menyiapkan dua hal. Yang pertama terkait dengan penyiapan sekolah rintisan yang di STIPER, yang kedua adalah penyelesaian berkas-berkas dokumen terhadap pembangunan Sekolah Rakyat yang ada di Simono,” ujar Trisno.
Untuk pembangunan di Simono, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan lahan. Pematangan lahan tersebut diperlukan sebelum pemerintah pusat memulai pembangunan fisik.
Trisno menjelaskan, pemerintah pusat akan membangun Sekolah Rakyat setelah lahan siap. Karena itu, pematangan lahan di Simono masih menjadi bagian dari tahapan persiapan pembangunan.
“Sekolah Rakyat sementara berjalan dan saat ini masih progres untuk di lapangan. Sekolah Rakyat sendiri pematangan lahan karena memang pemerintah pusat itu akan membangun pada saat lahan sudah siap dibangun,” katanya.
(Sf/Lo)