Nasional

    Kombes Pol Jerrold Dipercaya Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    17 Agustus 2026 pukul 20:14 WITA

    Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy saat pimpin upacara penurunan Bendera Merah Putih di Istana Negara, Jakarta. (Foto: Tangkapan layar/seputarfakta.com)

    Balikpapan - Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy dipercayakan memimpin upacara penurunan Bendera Merah Putih, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta. 

    Kombes Pol Jerrold merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2003 dan lahir di Tomohon, Manado, pada 22 Februari 1979.

    Kariernya di kepolisian banyak ditempa di satuan Brigade Mobil (Brimob). Setelah menyelesaikan pendidikan di Akpol, Jerrold mengawali pengabdiannya di Korbrimob Polri pada 2004 hingga 2009.

    Selanjutnya, pada 2010-2017, ia menjalankan sejumlah tugas di Satuan Brimob Polda Metro Jaya. Setelah mengikuti pendidikan Sespimmen, Jerrold kembali bertugas di Korbrimob Polri pada 2018.

    Kariernya kemudian berkembang ke sejumlah posisi strategis. Pada 2019-2020, ia dipercaya menjadi Kapolsek Kelapa Gading, Polda Metro Jaya. Setahun berikutnya, pada 2020-2021, menjabat sebagai Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya.

    Pada 2021, Jerrold mendapat amanah sebagai Kapolres Kubu Raya, Polda Kalimantan Barat hingga 2022. Setelah itu, ia dipercaya memimpin Polres Karanganyar, Polda Jawa Tengah, pada periode 2022-2024.

    Kariernya berlanjut dengan penugasan sebagai Kabagbinkar Biro SDM Polda Jawa Tengah pada 2024-2025. Setelah itu, Jerrold mendapat kepercayaan untuk memimpin Polresta Balikpapan hingga saat ini.

    Selain perjalanan karier yang cukup panjang, sejumlah penghargaan juga telah diterimanya. Di antaranya Satyalencana Pengabdian 8 Tahun dari Presiden pada 2015 dan Satyalencana Pengabdian 16 Tahun pada 2021.

    Ia juga pernah menerima piagam penghargaan dari Bupati pada 2021 serta piagam penghargaan dari Kapolri pada 2004.

    Penunjukan sebagai Komandan Upacara penurunan Bendera Merah Putih di Istana menjadi tanggung jawab sekaligus kehormatan tersendiri baginya.

    “Pemberian tugas memimpin upacara penurunan bendera ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama masyarakat dan Provinsi Kaltim ke tingkat nasional,” akunya dalam keterangannya.

    Sebelumnya, Jerrold menyampaikan bahwa kepercayaan tersebut merupakan bentuk kehormatan bagi masyarakat Kaltim.

    “Dan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, saya mendapat dukungan dari Kapolda Kaltim,” terangnya.

    Sementara itu, Wakapolresta ditunjuk sebagai pelaksana tugas harian agar stabilitas keamanan dan pelayanan publik di Kota Balikpapan tetap berlangsung optimal selama dirinya menjalankan tugas di Istana.

    “Kini tanggung jawab ini bukan lagi sekadar membawa nama Balikpapan, melainkan kehormatan Provinsi Kaltim di kancah nasional,” ulasnya.

    (Sf/Rs)

    Nasional

    Kombes Pol Jerrold Dipercaya Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    17 Agustus 2026 pukul 20:14 WITA

    Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy saat pimpin upacara penurunan Bendera Merah Putih di Istana Negara, Jakarta. (Foto: Tangkapan layar/seputarfakta.com)

    Balikpapan - Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy dipercayakan memimpin upacara penurunan Bendera Merah Putih, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta. 

    Kombes Pol Jerrold merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2003 dan lahir di Tomohon, Manado, pada 22 Februari 1979.

    Kariernya di kepolisian banyak ditempa di satuan Brigade Mobil (Brimob). Setelah menyelesaikan pendidikan di Akpol, Jerrold mengawali pengabdiannya di Korbrimob Polri pada 2004 hingga 2009.

    Selanjutnya, pada 2010-2017, ia menjalankan sejumlah tugas di Satuan Brimob Polda Metro Jaya. Setelah mengikuti pendidikan Sespimmen, Jerrold kembali bertugas di Korbrimob Polri pada 2018.

    Kariernya kemudian berkembang ke sejumlah posisi strategis. Pada 2019-2020, ia dipercaya menjadi Kapolsek Kelapa Gading, Polda Metro Jaya. Setahun berikutnya, pada 2020-2021, menjabat sebagai Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya.

    Pada 2021, Jerrold mendapat amanah sebagai Kapolres Kubu Raya, Polda Kalimantan Barat hingga 2022. Setelah itu, ia dipercaya memimpin Polres Karanganyar, Polda Jawa Tengah, pada periode 2022-2024.

    Kariernya berlanjut dengan penugasan sebagai Kabagbinkar Biro SDM Polda Jawa Tengah pada 2024-2025. Setelah itu, Jerrold mendapat kepercayaan untuk memimpin Polresta Balikpapan hingga saat ini.

    Selain perjalanan karier yang cukup panjang, sejumlah penghargaan juga telah diterimanya. Di antaranya Satyalencana Pengabdian 8 Tahun dari Presiden pada 2015 dan Satyalencana Pengabdian 16 Tahun pada 2021.

    Ia juga pernah menerima piagam penghargaan dari Bupati pada 2021 serta piagam penghargaan dari Kapolri pada 2004.

    Penunjukan sebagai Komandan Upacara penurunan Bendera Merah Putih di Istana menjadi tanggung jawab sekaligus kehormatan tersendiri baginya.

    “Pemberian tugas memimpin upacara penurunan bendera ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama masyarakat dan Provinsi Kaltim ke tingkat nasional,” akunya dalam keterangannya.

    Sebelumnya, Jerrold menyampaikan bahwa kepercayaan tersebut merupakan bentuk kehormatan bagi masyarakat Kaltim.

    “Dan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, saya mendapat dukungan dari Kapolda Kaltim,” terangnya.

    Sementara itu, Wakapolresta ditunjuk sebagai pelaksana tugas harian agar stabilitas keamanan dan pelayanan publik di Kota Balikpapan tetap berlangsung optimal selama dirinya menjalankan tugas di Istana.

    “Kini tanggung jawab ini bukan lagi sekadar membawa nama Balikpapan, melainkan kehormatan Provinsi Kaltim di kancah nasional,” ulasnya.

    (Sf/Rs)