Cari disini...
Nasional
Kamala Haris, saat menyampaikan pidato publik atas hasil Pemilu Presiden, Kamis (7/11/2024) dini hari. (Tangkapan layar/istimewa)
Samarinda - Wakil Presiden yang juga Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat Kamala Haris, mengaku telah berbicara dengan Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump, dan memberinya ucapan selamat.
Hal ini, disampaikan Kamala dalam pidato publiknya, atas hasil Pemilu Presiden di negara Paman Sam, yang menunjukkan hasil kemenangan bagi Trump.
"Saya sudah berbicara dengan Donald Trump, dan menyampaikan ucapan selamat. Kami berjanji untuk membuat transisi pemerintahan secara damai," ungkap Kamala, dalam pidato publiknya yang disiarkan jaringan televisi Amerika, Kamis (7/11/2024) dini hari.
Kamala, sebelumnya diberitakan menelepon langsung rivalnya itu, sembari memantau hasil perolehan suara dari markas Komite Nasional Demokrat di Washington DC. Dalam pidatonya, Kamala memberikan semangat dan berterima kasih kepada para pendukung, dan semua relawannya, yang telah bekerja keras sepanjang Pemilu berlangsung.
Untuk diketahui, Donald Trump kembali meraih kursi presiden, setelah meraup total 277 suara elektoral. Sementara Kamala, mendapatkan total 225 suara elektoral.
Dalam aturan Pemilu Amerika Serikat, kandidat yang memperoleh 270 suara elektoral atau lebih, dari total 588 suara elektoral yang ada, akan memenangkan Pemilu. Kemenangan Trump ditentukan lewat kemenangan di Negara Bagian Wisconsin dan Pennsylvania.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Nasional

Kamala Haris, saat menyampaikan pidato publik atas hasil Pemilu Presiden, Kamis (7/11/2024) dini hari. (Tangkapan layar/istimewa)
Samarinda - Wakil Presiden yang juga Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat Kamala Haris, mengaku telah berbicara dengan Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump, dan memberinya ucapan selamat.
Hal ini, disampaikan Kamala dalam pidato publiknya, atas hasil Pemilu Presiden di negara Paman Sam, yang menunjukkan hasil kemenangan bagi Trump.
"Saya sudah berbicara dengan Donald Trump, dan menyampaikan ucapan selamat. Kami berjanji untuk membuat transisi pemerintahan secara damai," ungkap Kamala, dalam pidato publiknya yang disiarkan jaringan televisi Amerika, Kamis (7/11/2024) dini hari.
Kamala, sebelumnya diberitakan menelepon langsung rivalnya itu, sembari memantau hasil perolehan suara dari markas Komite Nasional Demokrat di Washington DC. Dalam pidatonya, Kamala memberikan semangat dan berterima kasih kepada para pendukung, dan semua relawannya, yang telah bekerja keras sepanjang Pemilu berlangsung.
Untuk diketahui, Donald Trump kembali meraih kursi presiden, setelah meraup total 277 suara elektoral. Sementara Kamala, mendapatkan total 225 suara elektoral.
Dalam aturan Pemilu Amerika Serikat, kandidat yang memperoleh 270 suara elektoral atau lebih, dari total 588 suara elektoral yang ada, akan memenangkan Pemilu. Kemenangan Trump ditentukan lewat kemenangan di Negara Bagian Wisconsin dan Pennsylvania.
(Sf/Rs)