Cari disini...
Nasional
Pengambilan sumpah jabatan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian RI di hadapan Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)
Penajam - Pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi berganti. Presiden Prabowo Subianto melantik Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri pengganti Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, Kamis (1/10/2026).
Dalam tayangan langsung Youtube Sekretariat Presiden, Suyudi dilantik bersama Komjen Pol Wahyu Hadiningrat yang dipercaya sebagai Wakapolri. Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan, serta penandatanganan berita acara.
Pergantian tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 96 dan 97 Polri Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri serta Wakapolri.
Setelah resmi memimpin Korps Bhayangkara, Suyudi menyatakan akan mengawali tugasnya dengan konsolidasi internal. Kebijakan yang dinilai masih berjalan baik akan dilanjutkan, sedangkan bagian yang perlu dibenahi akan dievaluasi.
"Sebagai Kapolri baru, kami akan melakukan konsolidasi internal untuk melihat hal-hal yang masih bisa ditindaklanjuti. Kebijakan yang sudah berjalan baik akan kami lanjutkan, sementara yang masih perlu diperbaiki akan kami benahi," kata Suyudi dalam pernyataannya.
Ia juga membawa agenda penguatan pelayanan publik dan penegakan hukum yang adil dengan menempatkan polisi lebih dekat dengan masyarakat melalui program Polisi Bersama Masyarakat.
"Sejatinya polisi harus dekat dengan masyarakat, berada di tengah-tengah mereka dan memberikan jawaban secara cepat dalam menjaga kamtibmas," ujarnya.
Dalam menjalankan tugasnya, Suyudi menyebut arahan Presiden menjadi perhatian, khususnya terkait narkotika, penyelundupan, judi online dan berbagai persoalan yang menimbulkan keresahan di masyarakat.
Pembenahan di tingkat internal, kata dia, akan dilakukan sembari memetakan persoalan dan menentukan prioritas jangka pendek, menengah dan panjang.
Suyudi sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 25 Agustus 2025. Ia pernah menjabat Kapolda Banten pada 2024-2025, Wakapolda Metro Jaya pada 2023-2024, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 2019, serta Kapolres Metro Jakarta Pusat pada 2017.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Nasional

Pengambilan sumpah jabatan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian RI di hadapan Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)
Penajam - Pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi berganti. Presiden Prabowo Subianto melantik Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri pengganti Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, Kamis (1/10/2026).
Dalam tayangan langsung Youtube Sekretariat Presiden, Suyudi dilantik bersama Komjen Pol Wahyu Hadiningrat yang dipercaya sebagai Wakapolri. Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan, serta penandatanganan berita acara.
Pergantian tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 96 dan 97 Polri Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri serta Wakapolri.
Setelah resmi memimpin Korps Bhayangkara, Suyudi menyatakan akan mengawali tugasnya dengan konsolidasi internal. Kebijakan yang dinilai masih berjalan baik akan dilanjutkan, sedangkan bagian yang perlu dibenahi akan dievaluasi.
"Sebagai Kapolri baru, kami akan melakukan konsolidasi internal untuk melihat hal-hal yang masih bisa ditindaklanjuti. Kebijakan yang sudah berjalan baik akan kami lanjutkan, sementara yang masih perlu diperbaiki akan kami benahi," kata Suyudi dalam pernyataannya.
Ia juga membawa agenda penguatan pelayanan publik dan penegakan hukum yang adil dengan menempatkan polisi lebih dekat dengan masyarakat melalui program Polisi Bersama Masyarakat.
"Sejatinya polisi harus dekat dengan masyarakat, berada di tengah-tengah mereka dan memberikan jawaban secara cepat dalam menjaga kamtibmas," ujarnya.
Dalam menjalankan tugasnya, Suyudi menyebut arahan Presiden menjadi perhatian, khususnya terkait narkotika, penyelundupan, judi online dan berbagai persoalan yang menimbulkan keresahan di masyarakat.
Pembenahan di tingkat internal, kata dia, akan dilakukan sembari memetakan persoalan dan menentukan prioritas jangka pendek, menengah dan panjang.
Suyudi sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 25 Agustus 2025. Ia pernah menjabat Kapolda Banten pada 2024-2025, Wakapolda Metro Jaya pada 2023-2024, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 2019, serta Kapolres Metro Jakarta Pusat pada 2017.
(Sf/Rs)