Nasional

    Bontang Kebagian Sekitar 400 Jenis Pelatihan Vokasi Gratis

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    16 September 2026 pukul 19:53 WITA

    Audiensi BPVP Samarinda bersama Pemerintah Kota Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)

    Bontang - Warga Kota Bontang berpeluang mengikuti sekitar 400 jenis pelatihan vokasi gratis yang disiapkan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kementerian Ketenagakerjaan Samarinda.

    Ratusan pilihan pelatihan tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pengelasan, teknisi listrik, servis AC, operator alat berat, digital, kuliner, kecantikan, konstruksi, hingga pariwisata dan hospitality.

    Program tersebut dibahas dalam audiensi BPVP Samarinda bersama Pemerintah Kota Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Rabu (16/9/2026).

    Untuk memaksimalkan keterlibatan masyarakat, pemerintah akan mendorong sekitar 40 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) atau Ruang Pelatihan Kerja (RPK) lokal untuk terlibat dalam pelaksanaan program.

    Peserta yang mengikuti dan menyelesaikan pelatihan nantinya tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga sertifikasi kompetensi yang diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

    Setelah memperoleh sertifikat, peserta akan dihubungkan dengan program job matching melalui Aplikasi Siap Kerja serta berbagai marketplace digital. Skema tersebut mencakup pemetaan kebutuhan tenaga kerja, pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan kerja.

    Sasaran pelatihan terbuka bagi lulusan baru, generasi muda, perempuan, penyandang disabilitas, masyarakat rentan, pekerja terdampak PHK, hingga pelaku UMKM.

    Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menekankan agar pelaksanaan pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja dan dunia industri.

    “Pelatihan harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan industri dan masyarakat, sehingga tidak berhenti pada sertifikat, tetapi membuka peluang kerja dan penghasilan,” tegas Neni.

    Selain pelatihan, pemerintah juga berencana mengembangkan Talent Information Hub dan memanfaatkan fasilitas industri untuk memperluas serapan tenaga kerja. Peningkatan kompetensi instruktur turut disiapkan untuk mendukung sektor ekonomi kreatif, seperti musik, penyelenggaraan acara, seni, dan pariwisata.

    BPVP Samarinda memiliki cakupan wilayah kerja Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara dengan target total 17.000 peserta.

    (Sf/Rs)

    Nasional

    Bontang Kebagian Sekitar 400 Jenis Pelatihan Vokasi Gratis

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    16 September 2026 pukul 19:53 WITA

    Audiensi BPVP Samarinda bersama Pemerintah Kota Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)

    Bontang - Warga Kota Bontang berpeluang mengikuti sekitar 400 jenis pelatihan vokasi gratis yang disiapkan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kementerian Ketenagakerjaan Samarinda.

    Ratusan pilihan pelatihan tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pengelasan, teknisi listrik, servis AC, operator alat berat, digital, kuliner, kecantikan, konstruksi, hingga pariwisata dan hospitality.

    Program tersebut dibahas dalam audiensi BPVP Samarinda bersama Pemerintah Kota Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Rabu (16/9/2026).

    Untuk memaksimalkan keterlibatan masyarakat, pemerintah akan mendorong sekitar 40 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) atau Ruang Pelatihan Kerja (RPK) lokal untuk terlibat dalam pelaksanaan program.

    Peserta yang mengikuti dan menyelesaikan pelatihan nantinya tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga sertifikasi kompetensi yang diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

    Setelah memperoleh sertifikat, peserta akan dihubungkan dengan program job matching melalui Aplikasi Siap Kerja serta berbagai marketplace digital. Skema tersebut mencakup pemetaan kebutuhan tenaga kerja, pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan kerja.

    Sasaran pelatihan terbuka bagi lulusan baru, generasi muda, perempuan, penyandang disabilitas, masyarakat rentan, pekerja terdampak PHK, hingga pelaku UMKM.

    Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menekankan agar pelaksanaan pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja dan dunia industri.

    “Pelatihan harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan industri dan masyarakat, sehingga tidak berhenti pada sertifikat, tetapi membuka peluang kerja dan penghasilan,” tegas Neni.

    Selain pelatihan, pemerintah juga berencana mengembangkan Talent Information Hub dan memanfaatkan fasilitas industri untuk memperluas serapan tenaga kerja. Peningkatan kompetensi instruktur turut disiapkan untuk mendukung sektor ekonomi kreatif, seperti musik, penyelenggaraan acara, seni, dan pariwisata.

    BPVP Samarinda memiliki cakupan wilayah kerja Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara dengan target total 17.000 peserta.

    (Sf/Rs)