Bison dari Balikpapan Terpilih Jadi Sapi Kurban Presiden, Bobotnya Tembus 1 Ton

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Nasional

    25 Mei 2026 08:39 WIB

    Salah satu hewan kurban Presiden Republik Indonesia pada Hari Raya Idul Adha tahun 2026 yang dibeli di Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan — Seekor sapi jenis simental charolais milik MWK Farm di kawasan Gunung Binjai, Balikpapan Timur terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia (RI) pada Hari Raya Iduladha tahun ini. 

    Sapi bernama Bison tersebut menarik perhatian, karena memiliki bobot lebih dari satu ton dan postur tubuh yang besar.

    Pemilik MWK Farm, Anita mengatakan sapi berusia lebih dari empat tahun itu terakhir ditimbang bersama Kementerian Pertanian melalui pertemuan daring sekitar sepekan lalu. Dari hasil penimbangan, bobot Bison mencapai 1 ton 50 kilogram.

    “Berat terakhir seminggu lalu saat zoom meeting bersama kementerian mencapai 1 ton 50 kilogram dengan usia lebih dari empat tahun,” ucap Anita saat ditemui di peternakannya, Senin (25/5/2026).

    Selain memiliki berat fantastis, Bison juga mempunyai tinggi sekitar 1,65 meter dengan tubuh proporsional. Sapi tersebut telah dipelihara selama satu tahun penuh di kandang MWK Farm sejak didatangkan usai Iduladha tahun lalu.

    Menurut Anita, tidak ada perlakuan khusus dalam perawatan Bison dibanding sapi lainnya. Ia menekankan kebersihan kandang dan pola makan teratur menjadi faktor utama menjaga kondisi hewan tetap sehat.

    “Mandinya dua kali sehari. Pakannya campuran konsentrat, limbah pertanian dan air yang diberikan dalam kondisi basah dua kali sehari, ditambah rumput tiga kali sehari,” jelasnya.

    Selain pakan rutin, Bison juga mendapat vaksin dan vitamin secara berkala untuk menjaga kesehatan dan menunjang pertumbuhan tubuhnya. Dia menyebut jenis simental charolais memang memerlukan perhatian lebih terutama pada asupan makanan.

    Proses hingga Bison terpilih sebagai hewan kurban Presiden RI dimulai sekitar satu setengah bulan lalu saat MWK Farm mendaftarkan sapi tersebut ke dinas peternakan. Saat pertama didaftarkan, bobot Bison masih berada di angka 973 kilogram.

    “Dari dinas ada beberapa tahapan seleksi, lalu diumumkan sapi kami yang terpilih,” katanya.

    Setelah lolos seleksi, bobot Bison terus bertambah hingga akhirnya menembus lebih dari satu ton saat penimbangan ulang bersama kementerian.

    Nama Bison diberikan karena sapi tersebut dikenal paling aktif dan dominan di dalam kandang. Menurut Anita, suara dan gerakannya kerap memicu sapi lain ikut bersuara.

    “Kalau dia bersuara, yang lain ikut. Badannya juga paling besar, jadi kami beri nama Bison,” akui Anita.

    Kini keberadaan Bison menjadi perhatian warga dan pengunjung yang datang ke MWK Farm untuk melihat langsung sapi kurban pilihan Presiden RI tersebut.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Bison dari Balikpapan Terpilih Jadi Sapi Kurban Presiden, Bobotnya Tembus 1 Ton

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Nasional

    25 Mei 2026 08:39 WIB

    Salah satu hewan kurban Presiden Republik Indonesia pada Hari Raya Idul Adha tahun 2026 yang dibeli di Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan — Seekor sapi jenis simental charolais milik MWK Farm di kawasan Gunung Binjai, Balikpapan Timur terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia (RI) pada Hari Raya Iduladha tahun ini. 

    Sapi bernama Bison tersebut menarik perhatian, karena memiliki bobot lebih dari satu ton dan postur tubuh yang besar.

    Pemilik MWK Farm, Anita mengatakan sapi berusia lebih dari empat tahun itu terakhir ditimbang bersama Kementerian Pertanian melalui pertemuan daring sekitar sepekan lalu. Dari hasil penimbangan, bobot Bison mencapai 1 ton 50 kilogram.

    “Berat terakhir seminggu lalu saat zoom meeting bersama kementerian mencapai 1 ton 50 kilogram dengan usia lebih dari empat tahun,” ucap Anita saat ditemui di peternakannya, Senin (25/5/2026).

    Selain memiliki berat fantastis, Bison juga mempunyai tinggi sekitar 1,65 meter dengan tubuh proporsional. Sapi tersebut telah dipelihara selama satu tahun penuh di kandang MWK Farm sejak didatangkan usai Iduladha tahun lalu.

    Menurut Anita, tidak ada perlakuan khusus dalam perawatan Bison dibanding sapi lainnya. Ia menekankan kebersihan kandang dan pola makan teratur menjadi faktor utama menjaga kondisi hewan tetap sehat.

    “Mandinya dua kali sehari. Pakannya campuran konsentrat, limbah pertanian dan air yang diberikan dalam kondisi basah dua kali sehari, ditambah rumput tiga kali sehari,” jelasnya.

    Selain pakan rutin, Bison juga mendapat vaksin dan vitamin secara berkala untuk menjaga kesehatan dan menunjang pertumbuhan tubuhnya. Dia menyebut jenis simental charolais memang memerlukan perhatian lebih terutama pada asupan makanan.

    Proses hingga Bison terpilih sebagai hewan kurban Presiden RI dimulai sekitar satu setengah bulan lalu saat MWK Farm mendaftarkan sapi tersebut ke dinas peternakan. Saat pertama didaftarkan, bobot Bison masih berada di angka 973 kilogram.

    “Dari dinas ada beberapa tahapan seleksi, lalu diumumkan sapi kami yang terpilih,” katanya.

    Setelah lolos seleksi, bobot Bison terus bertambah hingga akhirnya menembus lebih dari satu ton saat penimbangan ulang bersama kementerian.

    Nama Bison diberikan karena sapi tersebut dikenal paling aktif dan dominan di dalam kandang. Menurut Anita, suara dan gerakannya kerap memicu sapi lain ikut bersuara.

    “Kalau dia bersuara, yang lain ikut. Badannya juga paling besar, jadi kami beri nama Bison,” akui Anita.

    Kini keberadaan Bison menjadi perhatian warga dan pengunjung yang datang ke MWK Farm untuk melihat langsung sapi kurban pilihan Presiden RI tersebut.

    (Sf/Lo)