Nasional

    5 Fakta Seputar Speedboat Meledak yang Tewaskan Cagub Maluku Utara

    Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ilustrasi kapal terbakar (freepik.com)

    Samarinda - Kabar duka datang dari Provinsi Maluku Utara. Salah satu Calon Gubernur provinsi berjuluk Negeri Rempah-rempah itu, yakni Benny Laos tewas akibat insiden kecelakaan Speedboat di Pelabuhan regional Bobong, Desa Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Sabtu (13/10/2024) kemarin. 

    Berikut ini, Seputar Fakta, merangkum 5 fakta terkait insiden tersebut.

    1. Hendak menuju tempat kampanye. 

    Mengutip laporan Detik.com, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Benny Laos dan Sabrin Sehe, hendak berkampanye di Desa Kawalo Kecamatan Taliabu Barat. Mereka menaiki sebuah speedboat, yang ternyata meledak sebelum berangkat. 

    2. Meledak saat pengisian bahan bakar. 

    Dalam keterangan tertulis yang diterima Seputar Fakta, Kapolres Pulau Taliabu AKBP Totok Handoyo, menyebut ledakan dan kobaran api, bermula ketika operator speedboat sedang melakukan pengisian bahan bakar. Tiba-tiba saja api menyambar dan membakar seluruh kendaraan tersebut. 

    Nahasnya, saat ledakan terjadi, rombongan termasuk Calon Gubernur dan Wakil Gubernur sudah berada di dalam speedboat. 

    3. Total 6 orang meninggal termasuk Anggota DPRD Maluku Utara.

    Insiden itu, tidak hanya merenggut nyawa Calon Gubernur Benny Laos. 4 orang lainnya, yakni Ketua DPW PPP Malut Mubin A. Wahid, Anggota DPRD Malut Ester, personel Polres Kepulauan Sula Bripka Hamdani Buamonabot, seorang Pegawai Negeri Sipil Nasrun dan operator speedboat juga dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan itu. 

    4. Speedboat belum sempat berjalan.

    Dari laporan yang diterima pihak Kepolisian, Kapolres Pulau Taliabu AKBP Totok Handoyo, mengungkap bahwa Speedboat nahas itu, bahkan belum sempat bergerak dan berjalan sama sekali. 

    5. Speedboat memuat total 33 orang. 

    Mengutip laporan Tempo, 33 orang menjadi korban dalam insiden terbakarnya speedboat milik Benny Laos, Calon Gubernur Maluku Utara di pelabuhan Bobong, Taliabu. Dari 33 orang penumpang, 27 di antaranya selamat dan 6 orang meninggal dunia.

    (Sf/Rs)

    Nasional

    5 Fakta Seputar Speedboat Meledak yang Tewaskan Cagub Maluku Utara

    Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ilustrasi kapal terbakar (freepik.com)

    Samarinda - Kabar duka datang dari Provinsi Maluku Utara. Salah satu Calon Gubernur provinsi berjuluk Negeri Rempah-rempah itu, yakni Benny Laos tewas akibat insiden kecelakaan Speedboat di Pelabuhan regional Bobong, Desa Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Sabtu (13/10/2024) kemarin. 

    Berikut ini, Seputar Fakta, merangkum 5 fakta terkait insiden tersebut.

    1. Hendak menuju tempat kampanye. 

    Mengutip laporan Detik.com, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Benny Laos dan Sabrin Sehe, hendak berkampanye di Desa Kawalo Kecamatan Taliabu Barat. Mereka menaiki sebuah speedboat, yang ternyata meledak sebelum berangkat. 

    2. Meledak saat pengisian bahan bakar. 

    Dalam keterangan tertulis yang diterima Seputar Fakta, Kapolres Pulau Taliabu AKBP Totok Handoyo, menyebut ledakan dan kobaran api, bermula ketika operator speedboat sedang melakukan pengisian bahan bakar. Tiba-tiba saja api menyambar dan membakar seluruh kendaraan tersebut. 

    Nahasnya, saat ledakan terjadi, rombongan termasuk Calon Gubernur dan Wakil Gubernur sudah berada di dalam speedboat. 

    3. Total 6 orang meninggal termasuk Anggota DPRD Maluku Utara.

    Insiden itu, tidak hanya merenggut nyawa Calon Gubernur Benny Laos. 4 orang lainnya, yakni Ketua DPW PPP Malut Mubin A. Wahid, Anggota DPRD Malut Ester, personel Polres Kepulauan Sula Bripka Hamdani Buamonabot, seorang Pegawai Negeri Sipil Nasrun dan operator speedboat juga dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan itu. 

    4. Speedboat belum sempat berjalan.

    Dari laporan yang diterima pihak Kepolisian, Kapolres Pulau Taliabu AKBP Totok Handoyo, mengungkap bahwa Speedboat nahas itu, bahkan belum sempat bergerak dan berjalan sama sekali. 

    5. Speedboat memuat total 33 orang. 

    Mengutip laporan Tempo, 33 orang menjadi korban dalam insiden terbakarnya speedboat milik Benny Laos, Calon Gubernur Maluku Utara di pelabuhan Bobong, Taliabu. Dari 33 orang penumpang, 27 di antaranya selamat dan 6 orang meninggal dunia.

    (Sf/Rs)