Cari disini...
Nasional
Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR RI, DPR RI, DPD RI sebagai tempat pelantikan Presiden Republik Indonesia besok. (Foto: Setpres)
PELANTIKAN presiden menjadi momentum yang paling ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia. Iini menandai pergantian masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang sudah berlangsung selama satu dekade.
Sebentar lagi, tongkat estafet kepemimpinan akan diserahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto beserta wakilnya Gibran Rakabuming Raka pada Minggu besok, 20 Oktober 2024.
Namun dibalik pelantikan yang sakral ini, terdapat sejumlah fakta-fakta menarik. Ada lima fakta yang telah dihimpun oleh seputarfakta.com sebagai berikut:
Hadiah Ulang Tahun Prabowo
Pelantikan presiden yang dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober bukan hasil rekayasa semata. Tanggal ini merupakan bagian agenda negara yang tidak dapat diubah, meski belum ada ketentuan yang mengikat.
Pelantikan yang bertepatan pada tanggal itu, ternyata dimulai dari masa presiden keempat yaitu Gus Dur. Hingga kini pelantikan presiden kedelapan juga masih di tanggal yang sama. Alasan yang sering dikemukakan oleh pihak istana adalah menghindari adanya kekosongan kepemimpinan.
Namun tak disangka, dengan tanggal pelantikan yang ditetapkan pada 20 Oktober ini menjadi hadiah yang spesial bagi presiden terpilih Prabowo Subianto. Sebab, tiga hari sebelum pelantikan pada 17 Oktober bertepatan dengan hari ulang tahun Prabowo Subianto, sehingga banyak dari warga net mengira bahwa pelantikan menyesuaikan dengan hari ulang tahun Prabowo.
Mantan Presiden yang Tidak Hadir
Tamu undangan yang tak kalah penting adalah mantan presiden dan mantan wakil presiden. Adapun mantan presiden yang sudah mengonfirmasi bersedia hadir adalah Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Sedangkan yang tidak hadir adalah Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri.
Ketidakhadiran mantan presiden sering menimbulkan sebuah pertanyaan di masyarakat. Tapi juga banyak yang mengikuti konstelasi politik di Indonesia. Termasuk hal ini, dinilai publik adanya pengaruh sentimen saat Pemilu berlangsung. Karena berkenaan dengan koalisi partai yang memenangkan pemilu.
Seperti yang diketahui bahwa Megawati merupakan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mencalonkan kadernya Ganjar Pranowo dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) kemarin yang berujung kekalahan.
Namun konfirmasi yang diumumkan Ketua MPR, bahwa Megawati dalam kesempatan ini tidak hadir dikarenakan sedang flu, setelah melakukan napak tilas ke Rusia.
Gibran Wakil Presiden Termuda, Mengalahkan Bung Hatta
Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, yakni putra sulung Presiden Joko Widodo akan dilantik dengan prediket Wapres termuda sepanjang sejarah Indonesia.
Gibran yang kini berusia 37 tahun menggeser posisi Wapres ke-1 Indonesia Mohammad Hatta yang sebelumnya menjadi wapres termuda, yakni dilantik saat berusia 43 tahun. Adapun hingga kini, Indonesia sudah memiliki 12 Wapres yang memimpin Indonesia.
Walaupun sebelum pencalonan diwarnai dengan kekisruhan yang terjadi, terkait Putusan MK yang meloloskan Gibran menjadi pasangan Prabowo lantaran aturan mengenai usia di bawah 40 tahun dengan syarat sudah pernah menduduki jabatan negara.
*Tamu Negara di Pelantikan Prabowo*
Dalam pelantikan ini Kementerian Luar Negeri juga telah mengundang negara sahabat. Dari data tertulis, ada 38 negara yang akan mengirimkan perwakilannya. Terdapat 18 tamu undangan pada tingkat menteri atau pejabat tinggi lainnya yang telah ditunjuk untuk menjadi utusan khusus dari negaranya.
Adapun negara yang diundang sebagai berikut, Brunei Darussalam, Kenya, Turki, Britania Raya, India, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Kanada, Italia, Jepang, Brazil, Mexico, Muslim Council Of Elders, Jordania, Filipina, Dewan Eropa, Kamboja, Malaysia, Singapura, Timor Leste, Korea Selatan, Papua Nugini, Vanuatu, Fiji, Kepulauan Solomon, Laos, Vietnam, Tiongkok, Thailand, Australia, Rusida, Qatar, Selandia Baru, dan Afrika Selatan.
Jadwal Lengkap
Pelantikan ini dimulai dari agenda pokok sidang paripurna dimulai pukul 10.00 WIB menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan mengheningkan Cipta dipimpin Ketua MPR.
Selanjutnya, pembukaan Sidang Paripurna MPR oleh Ketua MPR, dilanjutkan pembacaan Keputusan KPU oleh Ketua KPU. Tiba di acara puncak, pengucapan Sumpah Presiden dan pengucapan Sumpah Wakil Presiden.
Setelah proses pengambilan sumpah, dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pelantikan. Penyerahan Berita Acara Pelantikan oleh Pimpinan MPR. Kemudian Pidato Presiden terpilih.
Dilanjutkan pembacaan doa hingga penutup dan terakhir sidang pukul 11.20 WITA, diakhiri menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
(Sf/By)
Cari disini...
Nasional

Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR RI, DPR RI, DPD RI sebagai tempat pelantikan Presiden Republik Indonesia besok. (Foto: Setpres)
PELANTIKAN presiden menjadi momentum yang paling ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia. Iini menandai pergantian masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang sudah berlangsung selama satu dekade.
Sebentar lagi, tongkat estafet kepemimpinan akan diserahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto beserta wakilnya Gibran Rakabuming Raka pada Minggu besok, 20 Oktober 2024.
Namun dibalik pelantikan yang sakral ini, terdapat sejumlah fakta-fakta menarik. Ada lima fakta yang telah dihimpun oleh seputarfakta.com sebagai berikut:
Hadiah Ulang Tahun Prabowo
Pelantikan presiden yang dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober bukan hasil rekayasa semata. Tanggal ini merupakan bagian agenda negara yang tidak dapat diubah, meski belum ada ketentuan yang mengikat.
Pelantikan yang bertepatan pada tanggal itu, ternyata dimulai dari masa presiden keempat yaitu Gus Dur. Hingga kini pelantikan presiden kedelapan juga masih di tanggal yang sama. Alasan yang sering dikemukakan oleh pihak istana adalah menghindari adanya kekosongan kepemimpinan.
Namun tak disangka, dengan tanggal pelantikan yang ditetapkan pada 20 Oktober ini menjadi hadiah yang spesial bagi presiden terpilih Prabowo Subianto. Sebab, tiga hari sebelum pelantikan pada 17 Oktober bertepatan dengan hari ulang tahun Prabowo Subianto, sehingga banyak dari warga net mengira bahwa pelantikan menyesuaikan dengan hari ulang tahun Prabowo.
Mantan Presiden yang Tidak Hadir
Tamu undangan yang tak kalah penting adalah mantan presiden dan mantan wakil presiden. Adapun mantan presiden yang sudah mengonfirmasi bersedia hadir adalah Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Sedangkan yang tidak hadir adalah Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri.
Ketidakhadiran mantan presiden sering menimbulkan sebuah pertanyaan di masyarakat. Tapi juga banyak yang mengikuti konstelasi politik di Indonesia. Termasuk hal ini, dinilai publik adanya pengaruh sentimen saat Pemilu berlangsung. Karena berkenaan dengan koalisi partai yang memenangkan pemilu.
Seperti yang diketahui bahwa Megawati merupakan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mencalonkan kadernya Ganjar Pranowo dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) kemarin yang berujung kekalahan.
Namun konfirmasi yang diumumkan Ketua MPR, bahwa Megawati dalam kesempatan ini tidak hadir dikarenakan sedang flu, setelah melakukan napak tilas ke Rusia.
Gibran Wakil Presiden Termuda, Mengalahkan Bung Hatta
Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, yakni putra sulung Presiden Joko Widodo akan dilantik dengan prediket Wapres termuda sepanjang sejarah Indonesia.
Gibran yang kini berusia 37 tahun menggeser posisi Wapres ke-1 Indonesia Mohammad Hatta yang sebelumnya menjadi wapres termuda, yakni dilantik saat berusia 43 tahun. Adapun hingga kini, Indonesia sudah memiliki 12 Wapres yang memimpin Indonesia.
Walaupun sebelum pencalonan diwarnai dengan kekisruhan yang terjadi, terkait Putusan MK yang meloloskan Gibran menjadi pasangan Prabowo lantaran aturan mengenai usia di bawah 40 tahun dengan syarat sudah pernah menduduki jabatan negara.
*Tamu Negara di Pelantikan Prabowo*
Dalam pelantikan ini Kementerian Luar Negeri juga telah mengundang negara sahabat. Dari data tertulis, ada 38 negara yang akan mengirimkan perwakilannya. Terdapat 18 tamu undangan pada tingkat menteri atau pejabat tinggi lainnya yang telah ditunjuk untuk menjadi utusan khusus dari negaranya.
Adapun negara yang diundang sebagai berikut, Brunei Darussalam, Kenya, Turki, Britania Raya, India, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Kanada, Italia, Jepang, Brazil, Mexico, Muslim Council Of Elders, Jordania, Filipina, Dewan Eropa, Kamboja, Malaysia, Singapura, Timor Leste, Korea Selatan, Papua Nugini, Vanuatu, Fiji, Kepulauan Solomon, Laos, Vietnam, Tiongkok, Thailand, Australia, Rusida, Qatar, Selandia Baru, dan Afrika Selatan.
Jadwal Lengkap
Pelantikan ini dimulai dari agenda pokok sidang paripurna dimulai pukul 10.00 WIB menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan mengheningkan Cipta dipimpin Ketua MPR.
Selanjutnya, pembukaan Sidang Paripurna MPR oleh Ketua MPR, dilanjutkan pembacaan Keputusan KPU oleh Ketua KPU. Tiba di acara puncak, pengucapan Sumpah Presiden dan pengucapan Sumpah Wakil Presiden.
Setelah proses pengambilan sumpah, dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pelantikan. Penyerahan Berita Acara Pelantikan oleh Pimpinan MPR. Kemudian Pidato Presiden terpilih.
Dilanjutkan pembacaan doa hingga penutup dan terakhir sidang pukul 11.20 WITA, diakhiri menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
(Sf/By)