Cari disini...
Musik
Visual video musik “DOAMAT!” karya Iwa-K featuring Chicco Jerikho yang diunggah melalui kanal YouTube resmi IwaKtheRockfish. (Tangkapan layar)
Penajam - Rapper Iwa-K berkolaborasi dengan aktor Chicco Jerikho lewat single DOAMAT!, karya hip-hop yang memadukan rap dengan pendekatan satire untuk menyampaikan pesan sosial.
Dirilis pada 26 Juni 2026, lagu ini menjadi kolaborasi lintas bidang antara Iwa-K yang dikenal di dunia hip-hop dan Chicco Jerikho yang lebih dikenal sebagai aktor. Perpaduan keduanya menghadirkan warna berbeda dalam karya musik tersebut.
Salah satu bagian yang menarik perhatian ialah penggunaan istilah NEPO-NEPO BABY. Dalam budaya populer, istilah nepo baby kerap digunakan untuk membahas privilese atau kesempatan yang diperoleh melalui koneksi keluarga maupun kedekatan dengan orang berpengaruh.
Narasi dalam DOAMAT! membuka ruang bagi pendengar untuk menafsirkan pesan yang disampaikan melalui lirik dan pendekatan satire. Karya ini turut memperlihatkan bagaimana musik rap dapat menjadi medium untuk mengangkat pengamatan terhadap kehidupan sosial.
Video musiknya kembali dibagikan melalui akun Instagram Iwa-K, @iwaktherockfish, pada Selasa (20/10/2026). Dalam unggahan tersebut, Iwa-K menulis, “belajar kata cukup biar gak rakus, selamet mengarungi sore, kawan penyintas.. be strong.”
Pesan tersebut menjadi salah satu bagian yang menonjol dari unggahan itu. Respons warganet juga memunculkan komentar, “redup Iwan Fals, terbitlah Iwa-K,” yang membandingkan keduanya dalam konteks musik yang dipandang membawa pesan sosial.
Lewat DOAMAT!, Iwa-K dan Chicco Jerikho menghadirkan karya yang tidak hanya bertumpu pada musik, tetapi juga mengundang pendengar untuk mencermati pesan di balik lirik dan satire yang disampaikan.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Musik

Visual video musik “DOAMAT!” karya Iwa-K featuring Chicco Jerikho yang diunggah melalui kanal YouTube resmi IwaKtheRockfish. (Tangkapan layar)
Penajam - Rapper Iwa-K berkolaborasi dengan aktor Chicco Jerikho lewat single DOAMAT!, karya hip-hop yang memadukan rap dengan pendekatan satire untuk menyampaikan pesan sosial.
Dirilis pada 26 Juni 2026, lagu ini menjadi kolaborasi lintas bidang antara Iwa-K yang dikenal di dunia hip-hop dan Chicco Jerikho yang lebih dikenal sebagai aktor. Perpaduan keduanya menghadirkan warna berbeda dalam karya musik tersebut.
Salah satu bagian yang menarik perhatian ialah penggunaan istilah NEPO-NEPO BABY. Dalam budaya populer, istilah nepo baby kerap digunakan untuk membahas privilese atau kesempatan yang diperoleh melalui koneksi keluarga maupun kedekatan dengan orang berpengaruh.
Narasi dalam DOAMAT! membuka ruang bagi pendengar untuk menafsirkan pesan yang disampaikan melalui lirik dan pendekatan satire. Karya ini turut memperlihatkan bagaimana musik rap dapat menjadi medium untuk mengangkat pengamatan terhadap kehidupan sosial.
Video musiknya kembali dibagikan melalui akun Instagram Iwa-K, @iwaktherockfish, pada Selasa (20/10/2026). Dalam unggahan tersebut, Iwa-K menulis, “belajar kata cukup biar gak rakus, selamet mengarungi sore, kawan penyintas.. be strong.”
Pesan tersebut menjadi salah satu bagian yang menonjol dari unggahan itu. Respons warganet juga memunculkan komentar, “redup Iwan Fals, terbitlah Iwa-K,” yang membandingkan keduanya dalam konteks musik yang dipandang membawa pesan sosial.
Lewat DOAMAT!, Iwa-K dan Chicco Jerikho menghadirkan karya yang tidak hanya bertumpu pada musik, tetapi juga mengundang pendengar untuk mencermati pesan di balik lirik dan satire yang disampaikan.
(Sf/Lo)