Lifestyle

    Pengembangan KSPN Tak Cukup Infrastruktur, Bupati Tekankan Pentingnya Kebersihan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    03 Juni 2026 pukul 13:07 WITA

    Salah satu jalur KSPN di Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan keberhasilan pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur. 

    Kebersihan lingkungan, khususnya di sepanjang akses menuju kawasan wisata, juga menjadi faktor penting yang harus mendapat perhatian serius.

    Pernyataan tersebut disampaikannya setelah masih ditemukannya tumpukan sampah di sejumlah titik menuju kawasan KSPN. Kondisi itu dinilai dapat mengurangi daya tarik wisata dan memberikan kesan kurang baik bagi wisatawan yang berkunjung ke Berau.

    "Ini harus kita seriusin. Ketika kita ingin menjadikan daerah wisata, sampah yang harus kita berantas duluan dan itu harus dimulai dari diri sendiri," tegas Bupati Berau.

    Ia menyampaikan pemerintah daerah telah berupaya menyiapkan fasilitas pendukung kebersihan, seperti penempatan bak kontainer sampah (amrol) dan pemasangan papan larangan membuang sampah. 

    Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya efektif karena masih ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

    "Sepanjang jalan itu, ada yang sudah kami kasih tahukan atau sampaikan bahwa, tolong amrol itu kita taruh di sana. Sudah dipasang plang jangan buang sampah, makin dibuang di sana," ujarnya.

    Menurutnya, persoalan sampah harus menjadi prioritas untuk ditangani sebelum berbicara lebih jauh mengenai pengembangan destinasi wisata. Sebab, lingkungan yang bersih merupakan salah satu indikator kesiapan daerah dalam menyambut wisatawan.

    Oleh karena itu, ia meminta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) untuk berkoordinasi lebih intensif dengan pihak kecamatan guna memastikan kebersihan di sepanjang jalur menuju kawasan wisata tetap terjaga. Menurutnya, kawasan yang telah ditetapkan sebagai KSPN harus mencerminkan lingkungan yang bersih dan tertata.

    "Itu tugas Dinas Pariwisata, tolong dengan Kecamatan, ini menuju daerah KSPN, masih ada sampah itu di kiri kanan, sampah plastik itu sudah sepanjang jalan," katanya.

    Dia juga mengajak pemerintah kampung dan masyarakat yang berada di sekitar jalur wisata untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan. Ia berharap tidak ada lagi sampah plastik, botol, maupun gelas bekas yang berhamburan di sepanjang jalan.

    "Coba kita kampung-kampung bersihkan, agar sepanjang mata memandang tidak ada lagi berhamburan botol, gelas, tidak enak kita melihat," tuturnya.

    Sri pun optimis dengan keterlibatan seluruh pihak, citra pariwisata Berau akan semakin lebih baik. Ia menilai, lingkungan yang bersih dan nyaman akan menjadi nilai tambah dalam mendukung pengembangan KSPN sekaligus meningkatkan pengalaman wisatawan yang datang ke daerah tersebut.

    "Saya berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan, jangan ada lagi lah yang membuang sembarangan. Apalagi di jalur menuju kawasan KSPN," tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Lifestyle

    Pengembangan KSPN Tak Cukup Infrastruktur, Bupati Tekankan Pentingnya Kebersihan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    03 Juni 2026 pukul 13:07 WITA

    Salah satu jalur KSPN di Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan keberhasilan pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur. 

    Kebersihan lingkungan, khususnya di sepanjang akses menuju kawasan wisata, juga menjadi faktor penting yang harus mendapat perhatian serius.

    Pernyataan tersebut disampaikannya setelah masih ditemukannya tumpukan sampah di sejumlah titik menuju kawasan KSPN. Kondisi itu dinilai dapat mengurangi daya tarik wisata dan memberikan kesan kurang baik bagi wisatawan yang berkunjung ke Berau.

    "Ini harus kita seriusin. Ketika kita ingin menjadikan daerah wisata, sampah yang harus kita berantas duluan dan itu harus dimulai dari diri sendiri," tegas Bupati Berau.

    Ia menyampaikan pemerintah daerah telah berupaya menyiapkan fasilitas pendukung kebersihan, seperti penempatan bak kontainer sampah (amrol) dan pemasangan papan larangan membuang sampah. 

    Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya efektif karena masih ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

    "Sepanjang jalan itu, ada yang sudah kami kasih tahukan atau sampaikan bahwa, tolong amrol itu kita taruh di sana. Sudah dipasang plang jangan buang sampah, makin dibuang di sana," ujarnya.

    Menurutnya, persoalan sampah harus menjadi prioritas untuk ditangani sebelum berbicara lebih jauh mengenai pengembangan destinasi wisata. Sebab, lingkungan yang bersih merupakan salah satu indikator kesiapan daerah dalam menyambut wisatawan.

    Oleh karena itu, ia meminta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) untuk berkoordinasi lebih intensif dengan pihak kecamatan guna memastikan kebersihan di sepanjang jalur menuju kawasan wisata tetap terjaga. Menurutnya, kawasan yang telah ditetapkan sebagai KSPN harus mencerminkan lingkungan yang bersih dan tertata.

    "Itu tugas Dinas Pariwisata, tolong dengan Kecamatan, ini menuju daerah KSPN, masih ada sampah itu di kiri kanan, sampah plastik itu sudah sepanjang jalan," katanya.

    Dia juga mengajak pemerintah kampung dan masyarakat yang berada di sekitar jalur wisata untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan. Ia berharap tidak ada lagi sampah plastik, botol, maupun gelas bekas yang berhamburan di sepanjang jalan.

    "Coba kita kampung-kampung bersihkan, agar sepanjang mata memandang tidak ada lagi berhamburan botol, gelas, tidak enak kita melihat," tuturnya.

    Sri pun optimis dengan keterlibatan seluruh pihak, citra pariwisata Berau akan semakin lebih baik. Ia menilai, lingkungan yang bersih dan nyaman akan menjadi nilai tambah dalam mendukung pengembangan KSPN sekaligus meningkatkan pengalaman wisatawan yang datang ke daerah tersebut.

    "Saya berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan, jangan ada lagi lah yang membuang sembarangan. Apalagi di jalur menuju kawasan KSPN," tandasnya.

    (Sf/Lo)