Cari disini...
Seputarfakta.com – Putra Mugni Pratama -
Lifestyle
Salah seorang pengunjung menikmati keindahan Pantai Lukman. (Putra M Pratama/Seputarfakta.com)
Marangkayu – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki banyak lokasi wisata yang belum dimaksimalkan untuk bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengunjung. Salah satunya adalah destinasi wisata pesisir yang terletak di Kecamatan Marangkayu, yakni Pantai Lukman.
Pantai Semangko, nama lain dari pantai tersebut menawarkan keindahan alam pesisir yang tenang dan mudah diakses, menjadikannya magnet bagi wisatawan, terutama pada akhir pekan. Akses menuju pantai ini terbilang lancar, masuk dari jalan poros utama kecamatan, dan didukung kebijakan pantai yang sangat ramah kantong alias gratis biaya masuk, di mana pengunjung hanya dikenakan biaya parkir kendaraan.
Bagi pengunjung, kombinasi antara ketenangan, akses mudah, dan minimnya biaya masuk menjadi daya tarik utama. Hal ini diakui oleh Maulana (28), seorang pengunjung yang datang dari Semangko. "Alasan utama saya memilih ke sini adalah karena Pantai Lukman gratis masuk, kami hanya perlu bayar parkir saja. Selain itu, suasananya sangat tenang dan asri, ada banyak pohon untuk berteduh," ujar Maulana, Rabu (10/12/2025).
Dia menambahkan, bahwa pantai ini dikenal luas di kalangan komunitasnya sebagai tempat ideal untuk kegiatan luar ruangan. "Lokasi ini sudah jadi langganan kami, terutama untuk kegiatan kemping (berkemah). Area pasirnya luas dan aman. Jadi, selain rekreasi biasa seperti jalan-jalan sore, kami bisa mendirikan tenda tanpa banyak gangguan," jelasnya.
Dilansir dari laman website Pemerintah Desa Semangko, infrastruktur dan pariwisata menjadi salah satu fokus yang akan dibenahi. Kepala Desa Semangko, Ansar K mengatakan, Pemdes Semangko tidak ketinggalan mengambil langkah signifikan dengan mengembangkan destinasi wilayah pesisir pantai. Mereka bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) untuk mengembangkan Pantai Semangko.
“Namun untuk saat ini kita terus melakukan pembenahan mengenai pengembangan pantai dengan nama Pantai Semangko, meskipun di Google Maps terdaftar dengan nama Pantai Lukman, dan pengelolaannya masih bersifat pribadi,” terangnya.
Meskipun ramai dikunjungi wisatawan pada sore hari dan hari libur, Pantai Lukman tetap menjalankan fungsi vital bagi masyarakat pesisir Marangkayu. Pantai ini dimanfaatkan secara turun-temurun sebagai pangkalan nelayan untuk menambatkan perahu dan membongkar hasil tangkapan, serta menjadi area memancing bagi warga lokal.
Keramaian di pantai ini umumnya terjadi pada sore hari saat pengunjung mencari udara segar dan menikmati matahari terbenam. Dengan fasilitas sederhana seperti warung-warung lokal dan suasana yang masih terjaga keasliannya, Pantai Lukman terus menjadi destinasi andalan bagi warga Kukar yang ingin berlibur tanpa mengeluarkan banyak biaya.
(Sf/Mr)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com – Putra Mugni Pratama -
Lifestyle

Salah seorang pengunjung menikmati keindahan Pantai Lukman. (Putra M Pratama/Seputarfakta.com)
Marangkayu – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki banyak lokasi wisata yang belum dimaksimalkan untuk bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengunjung. Salah satunya adalah destinasi wisata pesisir yang terletak di Kecamatan Marangkayu, yakni Pantai Lukman.
Pantai Semangko, nama lain dari pantai tersebut menawarkan keindahan alam pesisir yang tenang dan mudah diakses, menjadikannya magnet bagi wisatawan, terutama pada akhir pekan. Akses menuju pantai ini terbilang lancar, masuk dari jalan poros utama kecamatan, dan didukung kebijakan pantai yang sangat ramah kantong alias gratis biaya masuk, di mana pengunjung hanya dikenakan biaya parkir kendaraan.
Bagi pengunjung, kombinasi antara ketenangan, akses mudah, dan minimnya biaya masuk menjadi daya tarik utama. Hal ini diakui oleh Maulana (28), seorang pengunjung yang datang dari Semangko. "Alasan utama saya memilih ke sini adalah karena Pantai Lukman gratis masuk, kami hanya perlu bayar parkir saja. Selain itu, suasananya sangat tenang dan asri, ada banyak pohon untuk berteduh," ujar Maulana, Rabu (10/12/2025).
Dia menambahkan, bahwa pantai ini dikenal luas di kalangan komunitasnya sebagai tempat ideal untuk kegiatan luar ruangan. "Lokasi ini sudah jadi langganan kami, terutama untuk kegiatan kemping (berkemah). Area pasirnya luas dan aman. Jadi, selain rekreasi biasa seperti jalan-jalan sore, kami bisa mendirikan tenda tanpa banyak gangguan," jelasnya.
Dilansir dari laman website Pemerintah Desa Semangko, infrastruktur dan pariwisata menjadi salah satu fokus yang akan dibenahi. Kepala Desa Semangko, Ansar K mengatakan, Pemdes Semangko tidak ketinggalan mengambil langkah signifikan dengan mengembangkan destinasi wilayah pesisir pantai. Mereka bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) untuk mengembangkan Pantai Semangko.
“Namun untuk saat ini kita terus melakukan pembenahan mengenai pengembangan pantai dengan nama Pantai Semangko, meskipun di Google Maps terdaftar dengan nama Pantai Lukman, dan pengelolaannya masih bersifat pribadi,” terangnya.
Meskipun ramai dikunjungi wisatawan pada sore hari dan hari libur, Pantai Lukman tetap menjalankan fungsi vital bagi masyarakat pesisir Marangkayu. Pantai ini dimanfaatkan secara turun-temurun sebagai pangkalan nelayan untuk menambatkan perahu dan membongkar hasil tangkapan, serta menjadi area memancing bagi warga lokal.
Keramaian di pantai ini umumnya terjadi pada sore hari saat pengunjung mencari udara segar dan menikmati matahari terbenam. Dengan fasilitas sederhana seperti warung-warung lokal dan suasana yang masih terjaga keasliannya, Pantai Lukman terus menjadi destinasi andalan bagi warga Kukar yang ingin berlibur tanpa mengeluarkan banyak biaya.
(Sf/Mr)