Meski Berada di Tenggarong, Kafe Kopi Tana Hadirkan Nuansa Homie Jauh dari Hiruk Pikuk Kota

    Seputarfakta.com - Agus Saputra  -

    Lifestyle

    14 Juni 2026 10:05 WIB

    Tampilan Kafe Kopi Tana yang berada di Gang Koni, samping Kantor Satlantas Polres Kukar (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Di tengah keramaian Kota Tenggarong, hadir sebuah kafe bernama Kopi Tana yang menawarkan nuansa homie dan suasana tenang bagi para pengunjung.

    Berlokasi di Jalan Diponegoro, Gang Koni, samping Kantor Satlantas Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Kelurahan Melayu, kafe yang baru beroperasi sejak 16 Desember 2025 ini menjadi tempat yang cocok untuk bersantai, bekerja maupun berkumpul bersama teman dan keluarga tanpa terusik kebisingan lalu lintas perkotaan.

    Pemilik Kafe Kopi Tana, Azan mengungkapkan alasan dirinya mengambil konsep homie karena ingin menciptakan suasana yang nyaman dan akrab bagi setiap pengunjung.

    Menurutnya, konsep tersebut dipilih agar siapa pun yang datang dapat merasa seperti berada di rumah sendiri tanpa harus khawatir memikirkan penampilan atau pakaian yang dikenakan saat hendak nongkrong di sebuah kafe.

    “Dari awal itu aku pengennya mengusung konsep homie agar pengunjung dapat memenuhi kafein harian tanpa perlu mikiran outfit atau lainnya,” ujar Azan saat berbincang santai dengan Seputar Fakta, Jumat (12/6/2026).

    Di kafe ini, terdapat beberapa menu andalan yang siap menggugah selera para pengunjung, mulai dari Lempeng Pisang, Lumpia Siram, Mariam Kari, Es Kopi Susu Singgah dan beberapa varian menu lainnya.

    Seluruh menu tersebut ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau, yakni bekisar antara 13-35 ribu per porsi.

    "Untuk minuman yang paling laris adalah Es Kopi Susu Singgah, sementara makanan yaitu lumpia pisang. Untuk seri Americano yang cukup diminati adalah Big Peach dan Siberi. Khusus minuman berbasis Americano maupun white dan black coffee, kami menggunakan specialty beans, sehingga untuk kategori specialty coffee, Americano menjadi salah satu yang paling banyak diminati,” ungkapnya.

    Saat pertama kali beroperasi, Kafe Kopi Tana mendapat respon positif dari para pengunjung, terutama kalangan pecinta kopi. 

    Azan mengaku pada awal pembukaan kafe, sebagian besar para pengunjung merupakan teman-teman dekatnya. Tapi seiring berjalannya waktu, semakin ramai masyarakat yang mengetahui keberadaan Kafe Kopi Tana melalui rekomendari dari mulut ke mulut maupun media sosial.

    “Awalnya teman-teman yang datang, tapi semenjak ada pengunjung yang membuat konten terkait tempat ini, jumlah pengunjung semakin banyak dan ada yang menjadi pelanggan tetap,” terang Azan.

    Meski lokasi Kafe Kopi Tana saat ini telah membekas diingatan para pengunjung, namun pihak pengelola berencana pindah lokasi ke Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di samping rumah sakit baru.


    “Kita ada rencana membuka lokasi yang lebih permanen karena di sini sifatnya semantara saja. Tapi semenjak ramai, kami memutuskan untuk bertahan di sini sedikit lebih lama,” paparnya.

    Bagi masyarakat yang merasa penasaran dengan menu dan suasana di Kafe Kopi Tana dapat langsung berkunjung pada pukul 16.00-22.00 WITA, sehingga cocok menjadi pilihan tempat bersantai selepas beraktivitas maupun berkumpul bersama teman dan keluarga di sore hingga malam hari.

    “Saat ini kita buka mulai pukul 16.00-22.30 WITA. Ke depan, kami berharap bisa buka lebih awal, yakni sejak pagi hari,” katanya.

    Ia berharap kafe yang dirintisnya dapat terus berkembang dan menjadi ruang berkumpul yang nyaman bagi masyarakat Tenggarong, baik untuk menikmati secangkir kopi, bekerja maupun sekadar menghabiskan waktu bersama sahabat dan keluarga.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Meski Berada di Tenggarong, Kafe Kopi Tana Hadirkan Nuansa Homie Jauh dari Hiruk Pikuk Kota

    Seputarfakta.com - Agus Saputra  -

    Lifestyle

    14 Juni 2026 10:05 WIB

    Tampilan Kafe Kopi Tana yang berada di Gang Koni, samping Kantor Satlantas Polres Kukar (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Di tengah keramaian Kota Tenggarong, hadir sebuah kafe bernama Kopi Tana yang menawarkan nuansa homie dan suasana tenang bagi para pengunjung.

    Berlokasi di Jalan Diponegoro, Gang Koni, samping Kantor Satlantas Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Kelurahan Melayu, kafe yang baru beroperasi sejak 16 Desember 2025 ini menjadi tempat yang cocok untuk bersantai, bekerja maupun berkumpul bersama teman dan keluarga tanpa terusik kebisingan lalu lintas perkotaan.

    Pemilik Kafe Kopi Tana, Azan mengungkapkan alasan dirinya mengambil konsep homie karena ingin menciptakan suasana yang nyaman dan akrab bagi setiap pengunjung.

    Menurutnya, konsep tersebut dipilih agar siapa pun yang datang dapat merasa seperti berada di rumah sendiri tanpa harus khawatir memikirkan penampilan atau pakaian yang dikenakan saat hendak nongkrong di sebuah kafe.

    “Dari awal itu aku pengennya mengusung konsep homie agar pengunjung dapat memenuhi kafein harian tanpa perlu mikiran outfit atau lainnya,” ujar Azan saat berbincang santai dengan Seputar Fakta, Jumat (12/6/2026).

    Di kafe ini, terdapat beberapa menu andalan yang siap menggugah selera para pengunjung, mulai dari Lempeng Pisang, Lumpia Siram, Mariam Kari, Es Kopi Susu Singgah dan beberapa varian menu lainnya.

    Seluruh menu tersebut ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau, yakni bekisar antara 13-35 ribu per porsi.

    "Untuk minuman yang paling laris adalah Es Kopi Susu Singgah, sementara makanan yaitu lumpia pisang. Untuk seri Americano yang cukup diminati adalah Big Peach dan Siberi. Khusus minuman berbasis Americano maupun white dan black coffee, kami menggunakan specialty beans, sehingga untuk kategori specialty coffee, Americano menjadi salah satu yang paling banyak diminati,” ungkapnya.

    Saat pertama kali beroperasi, Kafe Kopi Tana mendapat respon positif dari para pengunjung, terutama kalangan pecinta kopi. 

    Azan mengaku pada awal pembukaan kafe, sebagian besar para pengunjung merupakan teman-teman dekatnya. Tapi seiring berjalannya waktu, semakin ramai masyarakat yang mengetahui keberadaan Kafe Kopi Tana melalui rekomendari dari mulut ke mulut maupun media sosial.

    “Awalnya teman-teman yang datang, tapi semenjak ada pengunjung yang membuat konten terkait tempat ini, jumlah pengunjung semakin banyak dan ada yang menjadi pelanggan tetap,” terang Azan.

    Meski lokasi Kafe Kopi Tana saat ini telah membekas diingatan para pengunjung, namun pihak pengelola berencana pindah lokasi ke Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di samping rumah sakit baru.


    “Kita ada rencana membuka lokasi yang lebih permanen karena di sini sifatnya semantara saja. Tapi semenjak ramai, kami memutuskan untuk bertahan di sini sedikit lebih lama,” paparnya.

    Bagi masyarakat yang merasa penasaran dengan menu dan suasana di Kafe Kopi Tana dapat langsung berkunjung pada pukul 16.00-22.00 WITA, sehingga cocok menjadi pilihan tempat bersantai selepas beraktivitas maupun berkumpul bersama teman dan keluarga di sore hingga malam hari.

    “Saat ini kita buka mulai pukul 16.00-22.30 WITA. Ke depan, kami berharap bisa buka lebih awal, yakni sejak pagi hari,” katanya.

    Ia berharap kafe yang dirintisnya dapat terus berkembang dan menjadi ruang berkumpul yang nyaman bagi masyarakat Tenggarong, baik untuk menikmati secangkir kopi, bekerja maupun sekadar menghabiskan waktu bersama sahabat dan keluarga.

    (Sf/Lo)