Cari disini...
Komunitas
Ketua Harian IB 07 Balikpapan, Ruslan saat berbincang dengan media. (Foto: Mayasari/seputarfakta.com)
Balikpapan - Ketua Harian Info Bencana (IB) 07 Balikpapan, Ruslan, menegaskan bahwa relawan IB Kota Balikpapan selama 13 tahun bergerak atas dasar kepedulian terhadap kemanusiaan dan keinginan membantu pemerintah dalam menangani kondisi darurat.
“Dalam 13 tahun yang lalu, kami memang berkiprah di relawan, di kemanusiaan ini cukup signifikan. Karena kami bergerak dari getaran hati, dari lubuk nurani yang paling dalam,” kata Ruslan kepada awak media, Jumat (2/10/2026).
Ia menegaskan, selama menjalankan kegiatan kemanusiaan, relawan IB 07 tidak pernah menerima gaji maupun meminta bayaran. Pihaknya juga tidak pernah mengajukan proposal bantuan kepada perusahaan maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
Meski demikian, dukungan dari sejumlah pihak tetap datang dalam bentuk peralatan, seperti mobil pikap, radio komunikasi atau HT, dan jaket.
“Dan sumbangan itu datang sendirinya. Berupa mobil pickup, berupa radio HT, berupa jaket, dan tidak berupa uang,” ujarnya.
Ruslan menyebut, grup komunikasi IB 07 saat ini beranggotakan sekitar 1.024 orang. Namun, relawan yang aktif dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Info Bencana Kota Balikpapan berjumlah 12 orang.
Meski hanya 12 relawan aktif, mereka tetap menjalankan koordinasi penanganan kondisi darurat melalui sistem satu pintu atau one gate.
“Teman-teman yang memiliki jabatan sampai bingung, kok 12 orang bisa menyelesaikan koordinasi satu pintu. Berarti ini salah satu getaran hati dari bentuk kemanusiaan, kami ikhlas membantu pemerintah,” ungkapnya.
Menurut Ruslan, semangat membantu masyarakat menjadi alasan para relawan tetap bertahan hingga saat ini. Dalam menjalankan kegiatan, IB 07 juga mendapat dukungan dari Ketua Umum IB 07, H. Julpikar.
Koordinasi dilakukan bersama TNI-Polri, BPBD, Basarnas, perangkat RT, relawan, dan masyarakat melalui platform WhatsApp. Koordinasi tersebut digunakan untuk mempercepat penanganan, sekaligus melakukan mitigasi bencana.
“Dari koordinasi itu untuk bersama-sama menanggulangi bencana dan mitigasi bencana, agar bencana itu tidak terlalu besar dan bisa ditangani dengan cepat dan tanggap,” jelasnya.
Selain menangani kondisi darurat, relawan IB 07 juga turut membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Balikpapan.
“Alhamdulillah ada beberapa relawan kami terjun langsung ke lapangan membantu BPBD, membantu masyarakat, membantu TNI dan Polri maupun membantu pemerintah kota,” tuturnya.
Atas dedikasi tersebut, relawan IB 07 Balikpapan juga mendapat apresiasi dari Pemkot Balikpapan dalam hal ini Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, karena turut membantu penanganan berbagai peristiwa kebencanaan di lapangan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Komunitas

Ketua Harian IB 07 Balikpapan, Ruslan saat berbincang dengan media. (Foto: Mayasari/seputarfakta.com)
Balikpapan - Ketua Harian Info Bencana (IB) 07 Balikpapan, Ruslan, menegaskan bahwa relawan IB Kota Balikpapan selama 13 tahun bergerak atas dasar kepedulian terhadap kemanusiaan dan keinginan membantu pemerintah dalam menangani kondisi darurat.
“Dalam 13 tahun yang lalu, kami memang berkiprah di relawan, di kemanusiaan ini cukup signifikan. Karena kami bergerak dari getaran hati, dari lubuk nurani yang paling dalam,” kata Ruslan kepada awak media, Jumat (2/10/2026).
Ia menegaskan, selama menjalankan kegiatan kemanusiaan, relawan IB 07 tidak pernah menerima gaji maupun meminta bayaran. Pihaknya juga tidak pernah mengajukan proposal bantuan kepada perusahaan maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
Meski demikian, dukungan dari sejumlah pihak tetap datang dalam bentuk peralatan, seperti mobil pikap, radio komunikasi atau HT, dan jaket.
“Dan sumbangan itu datang sendirinya. Berupa mobil pickup, berupa radio HT, berupa jaket, dan tidak berupa uang,” ujarnya.
Ruslan menyebut, grup komunikasi IB 07 saat ini beranggotakan sekitar 1.024 orang. Namun, relawan yang aktif dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Info Bencana Kota Balikpapan berjumlah 12 orang.
Meski hanya 12 relawan aktif, mereka tetap menjalankan koordinasi penanganan kondisi darurat melalui sistem satu pintu atau one gate.
“Teman-teman yang memiliki jabatan sampai bingung, kok 12 orang bisa menyelesaikan koordinasi satu pintu. Berarti ini salah satu getaran hati dari bentuk kemanusiaan, kami ikhlas membantu pemerintah,” ungkapnya.
Menurut Ruslan, semangat membantu masyarakat menjadi alasan para relawan tetap bertahan hingga saat ini. Dalam menjalankan kegiatan, IB 07 juga mendapat dukungan dari Ketua Umum IB 07, H. Julpikar.
Koordinasi dilakukan bersama TNI-Polri, BPBD, Basarnas, perangkat RT, relawan, dan masyarakat melalui platform WhatsApp. Koordinasi tersebut digunakan untuk mempercepat penanganan, sekaligus melakukan mitigasi bencana.
“Dari koordinasi itu untuk bersama-sama menanggulangi bencana dan mitigasi bencana, agar bencana itu tidak terlalu besar dan bisa ditangani dengan cepat dan tanggap,” jelasnya.
Selain menangani kondisi darurat, relawan IB 07 juga turut membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Balikpapan.
“Alhamdulillah ada beberapa relawan kami terjun langsung ke lapangan membantu BPBD, membantu masyarakat, membantu TNI dan Polri maupun membantu pemerintah kota,” tuturnya.
Atas dedikasi tersebut, relawan IB 07 Balikpapan juga mendapat apresiasi dari Pemkot Balikpapan dalam hal ini Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, karena turut membantu penanganan berbagai peristiwa kebencanaan di lapangan.
(Sf/Rs)