Mengenal Salsa Salim, Atlet Panahan Muda Kebanggaan Bontang yang Sarat Prestasi

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Figur

    01 Maret 2026 06:08 WIB

    Salsa Salim, atlet panahan berprestasi asal Kota Bontang. (Foto: Salsa Salim)

    Bontang - Atlet panahan muda asal Kota Bontang, Salsa Salim terus menunjukkan perkembangan yang konsisten sejak mulai menekuni olahraga panahan pada 2024.

    Remaja kelahiran Bontang, 6 Mei 2011 ini merupakan siswa kelas 8 di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 005 Bontang dan aktif mengikuti berbagai kejuaraan panahan nomor horsebow di tingkat regional hingga nasional.

    Salsa mengawali ketertarikannya pada panahan dari rasa ingin mencoba. Namun seiring waktu, olahraga tersebut justru menjadi passion yang ia tekuni secara serius.

    “Awalnya saya hanya iseng ikut latihan panahan, tapi lama-lama saya merasa nyaman dan ingin serius menjadi atlet,” ujar Salsa.

    Perjalanan Salsa tidak selalu mudah. Ia mengaku harus membagi waktu antara sekolah dan latihan, serta menghadapi tantangan fisik seperti tangan pegal hingga luka akibat intensitas latihan.

    “Kadang saya sedih kalau tidak mencapai target skor, tapi itu justru membuat saya lebih semangat latihan,” katanya.

    Sejak aktif mengikuti kompetisi, Salsa telah meraih sejumlah prestasi. Pada 2024, ia meraih Juara 2 eliminasi 20 meter pada Kejuaraan Panahan Horsebow se-Kalimantan Timur (Kaltim), serta Juara 1 bantalan. Pada tahun yang sama, ia juga meraih Juara 2 eliminasi 15 meter pada Al Muhajirin Horsebow Archery Club se-Kaltim dengan tambahan Juara 1 bantalan.

    Prestasi lainnya diraih pada Nusaibah Archery Competition Series 2-2024 se-Kaltim dengan torehan Juara 1 eliminasi 20 meter dan Juara 1 kualifikasi 20 meter. Salsa juga berhasil meraih Juara Harapan 1 eliminasi 20 meter pada ajang Pre Tafisa Archery tingkat nasional 2024.

    Memasuki 2025, prestasi Salsa semakin berkembang. Ia meraih Juara 3 eliminasi 20 meter pada Horsebow Alkahfi Laga 2 se-Kaltim serta Juara 1 bantalan.

    Pada ajang Piala Wali Kota Samarinda 2025, Salsa tampil impresif dengan meraih:

    • Juara 2 kualifikasi 15 meter putri

    • Juara 2 kualifikasi 20 meter putri

    • Juara 3 kualifikasi 23 meter putri

    • Juara 1 kualifikasi 25 meter dewasa putri

    • Juara 1 eliminasi putri 20 meter

    • Juara 3 eliminasi putri dewasa 25 meter

    • Juara 1 bantalan pada 4 kategori

    Tidak hanya itu, Salsa juga berhasil menembus delapan besar eliminasi 20 meter pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) NTB 2025.

    Bagi Salsa, dukungan keluarga menjadi motivasi terbesar dalam menekuni olahraga panahan. “Saya ingin membuat orang tua bangga dan terus mengumpulkan medali dari setiap kejuaraan yang saya ikuti,” ungkapnya.

    Meski masih harus mengikuti banyak kompetisi dengan biaya mandiri, Salsa berharap ke depan bisa mendapatkan dukungan lebih luas agar dapat terus berkembang dan membawa nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

    “Semoga ke depan saya bisa terus meningkatkan prestasi dan membawa nama Bontang di kejuaraan nasional bahkan internasional,” tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Mengenal Salsa Salim, Atlet Panahan Muda Kebanggaan Bontang yang Sarat Prestasi

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Figur

    01 Maret 2026 06:08 WIB

    Salsa Salim, atlet panahan berprestasi asal Kota Bontang. (Foto: Salsa Salim)

    Bontang - Atlet panahan muda asal Kota Bontang, Salsa Salim terus menunjukkan perkembangan yang konsisten sejak mulai menekuni olahraga panahan pada 2024.

    Remaja kelahiran Bontang, 6 Mei 2011 ini merupakan siswa kelas 8 di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 005 Bontang dan aktif mengikuti berbagai kejuaraan panahan nomor horsebow di tingkat regional hingga nasional.

    Salsa mengawali ketertarikannya pada panahan dari rasa ingin mencoba. Namun seiring waktu, olahraga tersebut justru menjadi passion yang ia tekuni secara serius.

    “Awalnya saya hanya iseng ikut latihan panahan, tapi lama-lama saya merasa nyaman dan ingin serius menjadi atlet,” ujar Salsa.

    Perjalanan Salsa tidak selalu mudah. Ia mengaku harus membagi waktu antara sekolah dan latihan, serta menghadapi tantangan fisik seperti tangan pegal hingga luka akibat intensitas latihan.

    “Kadang saya sedih kalau tidak mencapai target skor, tapi itu justru membuat saya lebih semangat latihan,” katanya.

    Sejak aktif mengikuti kompetisi, Salsa telah meraih sejumlah prestasi. Pada 2024, ia meraih Juara 2 eliminasi 20 meter pada Kejuaraan Panahan Horsebow se-Kalimantan Timur (Kaltim), serta Juara 1 bantalan. Pada tahun yang sama, ia juga meraih Juara 2 eliminasi 15 meter pada Al Muhajirin Horsebow Archery Club se-Kaltim dengan tambahan Juara 1 bantalan.

    Prestasi lainnya diraih pada Nusaibah Archery Competition Series 2-2024 se-Kaltim dengan torehan Juara 1 eliminasi 20 meter dan Juara 1 kualifikasi 20 meter. Salsa juga berhasil meraih Juara Harapan 1 eliminasi 20 meter pada ajang Pre Tafisa Archery tingkat nasional 2024.

    Memasuki 2025, prestasi Salsa semakin berkembang. Ia meraih Juara 3 eliminasi 20 meter pada Horsebow Alkahfi Laga 2 se-Kaltim serta Juara 1 bantalan.

    Pada ajang Piala Wali Kota Samarinda 2025, Salsa tampil impresif dengan meraih:

    • Juara 2 kualifikasi 15 meter putri

    • Juara 2 kualifikasi 20 meter putri

    • Juara 3 kualifikasi 23 meter putri

    • Juara 1 kualifikasi 25 meter dewasa putri

    • Juara 1 eliminasi putri 20 meter

    • Juara 3 eliminasi putri dewasa 25 meter

    • Juara 1 bantalan pada 4 kategori

    Tidak hanya itu, Salsa juga berhasil menembus delapan besar eliminasi 20 meter pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) NTB 2025.

    Bagi Salsa, dukungan keluarga menjadi motivasi terbesar dalam menekuni olahraga panahan. “Saya ingin membuat orang tua bangga dan terus mengumpulkan medali dari setiap kejuaraan yang saya ikuti,” ungkapnya.

    Meski masih harus mengikuti banyak kompetisi dengan biaya mandiri, Salsa berharap ke depan bisa mendapatkan dukungan lebih luas agar dapat terus berkembang dan membawa nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

    “Semoga ke depan saya bisa terus meningkatkan prestasi dan membawa nama Bontang di kejuaraan nasional bahkan internasional,” tutupnya.

    (Sf/Lo)