Figur

    Mengenal Nurfadila, Mahasiswi Unmul yang Jadi Caleg DPRD Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    10 Juli 2023 pukul 20:54 WITA

    Mahasiswa Universitas Mulawarman Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Politik yang menjadi Bakal Calon Legislatif DPRD Kalimantan Timur termuda dari Partai Gelora. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    JUMLAH pemuda yang kini menduduki kursi parlemen masih terbilang minim, apalagi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang daerah pemilihannya tidak memiliki akses yang mendukung dalam pergulatan politik.

    Kini masih banyak pemuda, termasuk mahasiswa sedang berleha-leha, terkurung dalam zona nyaman dan kurang melek atas perpolitikan yang ada di Indonesia.

    Namun hal demikian tak berlaku pada Nurfadila, sosok pemudi yang masih menempuh pendidikan tinggi di Universitas Mulawarman (Unmul) Jurusan Hubungan Internasional ini mencalonkan dirinya sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) dari Partai Gelombang Rakyat (Gelora).

    Wanita yang berasal dari Penyinggahan Ilir, Kabupaten Kutai Barat ini bertekad untuk dapat memperbaiki daerahnya agar akses jalanan dan jaringan semakin baik.

    Mimpi itu karena ingin mempelajari sistem perpolitikan di Indonesia. "Saya penasaran bagaimana sistem perpolitikan di Indonesia, saya kuliah dengan jurusan saya ini hanya mempelajari sistem politik luar negeri, yang begitu kompleks," ungkapnya.

    Sebelumnya perempuan kelahiran 12 Juli 2000 ini sama sekali tidak ada ketertarikannya terhadap dunia politik.

    Ia mengaku sebelum kuliah tidak pandai dalam berinteraksi dengan teman-temannya dan lebih memilih untuk diam dan tidak melakukan apapun atau introvert.

    Namun,  Fadilah pernah mengukir prestasi yang gemilang dengan menjadi Wakil 2 Duta Wisata Sendawar pada 2018 silam.

    Takk berhenti di situ, ketika masuk kuliah langsung bergabung ke Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional pada 2018 hingga 2020 dan bertahan hanya menjadi anggota Departemen Sosial.

    Tepat pada 2023 ini, secara resmi ia bergabung dengan partai gelora dan mencalonkan diri calon legislatif.

    Keberaniannya juga mendapatkan dukungan dari kedua orang tuanya, terlebih ayahnya yang juga sebagai kader partai Gelora  dan ibunya sebagai guru SD.

    Meski  harus menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi, itu tak menyurutkan niatnya untuk terus menambah wawasannya dan berinteraksi dengan masyarakat di Kutai Barat.

    "Keseharian saya bersosialisasi dan menyelesaikan skripsi saya, karena keduanya adalah tanggung jawab saya saat ini. Memang tidak mudah, tapi rintangan ini saya bisa wujudkan seperti yang pernah saya lakukan ketika menjadi Duta pariwisata," tandasnya.

    Ia berpesan kepada seluruh muda-mudi daerah untuk terus menggapai apa yang dicita-citakan dan memulainya sekarang.

    "Kalau yang belum tahu politik, belajar politik. Selalu belajar atas ketidaktahuanmu, karena ini modal awal untuk kita melakukan perjuangan berikutnya, jangan sekali-kali untuk menyerah," tutupnya.

    (Sf/By)

    Figur

    Mengenal Nurfadila, Mahasiswi Unmul yang Jadi Caleg DPRD Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    10 Juli 2023 pukul 20:54 WITA

    Mahasiswa Universitas Mulawarman Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Politik yang menjadi Bakal Calon Legislatif DPRD Kalimantan Timur termuda dari Partai Gelora. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    JUMLAH pemuda yang kini menduduki kursi parlemen masih terbilang minim, apalagi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang daerah pemilihannya tidak memiliki akses yang mendukung dalam pergulatan politik.

    Kini masih banyak pemuda, termasuk mahasiswa sedang berleha-leha, terkurung dalam zona nyaman dan kurang melek atas perpolitikan yang ada di Indonesia.

    Namun hal demikian tak berlaku pada Nurfadila, sosok pemudi yang masih menempuh pendidikan tinggi di Universitas Mulawarman (Unmul) Jurusan Hubungan Internasional ini mencalonkan dirinya sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) dari Partai Gelombang Rakyat (Gelora).

    Wanita yang berasal dari Penyinggahan Ilir, Kabupaten Kutai Barat ini bertekad untuk dapat memperbaiki daerahnya agar akses jalanan dan jaringan semakin baik.

    Mimpi itu karena ingin mempelajari sistem perpolitikan di Indonesia. "Saya penasaran bagaimana sistem perpolitikan di Indonesia, saya kuliah dengan jurusan saya ini hanya mempelajari sistem politik luar negeri, yang begitu kompleks," ungkapnya.

    Sebelumnya perempuan kelahiran 12 Juli 2000 ini sama sekali tidak ada ketertarikannya terhadap dunia politik.

    Ia mengaku sebelum kuliah tidak pandai dalam berinteraksi dengan teman-temannya dan lebih memilih untuk diam dan tidak melakukan apapun atau introvert.

    Namun,  Fadilah pernah mengukir prestasi yang gemilang dengan menjadi Wakil 2 Duta Wisata Sendawar pada 2018 silam.

    Takk berhenti di situ, ketika masuk kuliah langsung bergabung ke Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional pada 2018 hingga 2020 dan bertahan hanya menjadi anggota Departemen Sosial.

    Tepat pada 2023 ini, secara resmi ia bergabung dengan partai gelora dan mencalonkan diri calon legislatif.

    Keberaniannya juga mendapatkan dukungan dari kedua orang tuanya, terlebih ayahnya yang juga sebagai kader partai Gelora  dan ibunya sebagai guru SD.

    Meski  harus menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi, itu tak menyurutkan niatnya untuk terus menambah wawasannya dan berinteraksi dengan masyarakat di Kutai Barat.

    "Keseharian saya bersosialisasi dan menyelesaikan skripsi saya, karena keduanya adalah tanggung jawab saya saat ini. Memang tidak mudah, tapi rintangan ini saya bisa wujudkan seperti yang pernah saya lakukan ketika menjadi Duta pariwisata," tandasnya.

    Ia berpesan kepada seluruh muda-mudi daerah untuk terus menggapai apa yang dicita-citakan dan memulainya sekarang.

    "Kalau yang belum tahu politik, belajar politik. Selalu belajar atas ketidaktahuanmu, karena ini modal awal untuk kita melakukan perjuangan berikutnya, jangan sekali-kali untuk menyerah," tutupnya.

    (Sf/By)