Figur

    Lewat Hobi Menjahit, Ada Al Ali Murrabbaniah Raih Prestasi sebagai Pemuda Pelopor Tingkat Kaltim

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    14 Juli 2024 pukul 14:27 WITA

    Ada Al Ali Murrabbaniah, Pemenang Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi sekaligus pemilik Rumah Jahit Alda. (Foto: Ada Al Ali Murrabbaniah)

    ADA Al Ali Murrabbaniah, wanita cantik berusia 21 tahun ini merupakan pemilik Rumah Jahit Alda yang didirikan sejak 2020 lalu.

    Perempuan berparas menawan ini biasa dipanggil Alda dan merupakan anak pertama dari pasangan Bapak Alimudin dan Ibu Jumilah. 

    Pernah menempuh pendidikan di Sekolah Dasar (SD) 028 pada 2010dan lulus pada 2016, kemudian dirinya masuk Madrasah Tsanawiyah (MTS) Al Kautsar dan lulus 2018.

    Setelah lulus dari MTS Alda melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Tenggarong pada 2018 dan lulus 2020.

    Kini,dirinya masih menempuh pendidikan Strata 1 (S1) di Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).

    Alda sudah meraih bamyak pestasi, seperti Pemuda Pelopor setelah bersaing dengan 50 kontestan dari setiap daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2024 lalu.

    Prestasi ini tak lepas dari peran Rumah Jahit Alda di Jalan Triyu yang telah berdiri pada tahun 2020. Sebab, telah memberikan kontribusi besar terhadap para pemuda-pemudi di sekitarnya.

    Ia mengungkapkan pada 2020 lalu memberanikan diri untuk membuka orderan permak baju, seperti kebaya, dress, baju pengantin dan macam lainnya. Padahal sebelumnya hanya berjualan masker.

    "Awalnya saya cuma berjualan masker, kemudian saya memberanikan diri lewat ide yang saya punya untuk membuka permak baju. Pada saat itu masih dilanda Covid-19," ungkap Alda, Minggu (14/7/2024).

    Seiring berjalan waktu dan banyaknya orderan, Alda juga mulai menerima anak- anak Praktek Kerja Industri (Prakerin) dan mengajar Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). 

    "Saya menerima empat orang waktu itu. Kemudian di 2023, saya menerima lagi sebanyak 70 orang dan di 2024 12 orang. Sementara di 2025, sudah ada yang mendaftarkan diri dari sekarang, nanti mereka magang enam bulan dan saya bina mereka," sebutnya.

    Alda mengaku dari puluhan orang yang belajar menjahit di Rumah Jahit Alda, rata-rata kini telah mempunyai usaha sendiri. 

    "Saya merasa senang banget karena ilmu yang kita turunkan ke orang lain itu akan menjadi amal jariyah. Kita harus berpengaruh dulu di lingkungan kita. Itu yang menguatkan saya terpilih jadi pemuda pelopor," ucapnya.

    Alda berpesan kepada para pemuda dan pemudi di Kukar jangan berhenti untuk mengasah kreativitas. Sebab, pemuda yang kreatif dapat menjadi inspirasi bagi generasi yang lebih muda lainnya. 

    "Pemuda dengan kreativitas yang tinggi dapat menjadi role model yang menginspirasi orang lain untuk berpikir out of the box dan menciptakan perubahan positif," tutup Alda.

    (Sf/By)

    Figur

    Lewat Hobi Menjahit, Ada Al Ali Murrabbaniah Raih Prestasi sebagai Pemuda Pelopor Tingkat Kaltim

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    14 Juli 2024 pukul 14:27 WITA

    Ada Al Ali Murrabbaniah, Pemenang Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi sekaligus pemilik Rumah Jahit Alda. (Foto: Ada Al Ali Murrabbaniah)

    ADA Al Ali Murrabbaniah, wanita cantik berusia 21 tahun ini merupakan pemilik Rumah Jahit Alda yang didirikan sejak 2020 lalu.

    Perempuan berparas menawan ini biasa dipanggil Alda dan merupakan anak pertama dari pasangan Bapak Alimudin dan Ibu Jumilah. 

    Pernah menempuh pendidikan di Sekolah Dasar (SD) 028 pada 2010dan lulus pada 2016, kemudian dirinya masuk Madrasah Tsanawiyah (MTS) Al Kautsar dan lulus 2018.

    Setelah lulus dari MTS Alda melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Tenggarong pada 2018 dan lulus 2020.

    Kini,dirinya masih menempuh pendidikan Strata 1 (S1) di Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).

    Alda sudah meraih bamyak pestasi, seperti Pemuda Pelopor setelah bersaing dengan 50 kontestan dari setiap daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2024 lalu.

    Prestasi ini tak lepas dari peran Rumah Jahit Alda di Jalan Triyu yang telah berdiri pada tahun 2020. Sebab, telah memberikan kontribusi besar terhadap para pemuda-pemudi di sekitarnya.

    Ia mengungkapkan pada 2020 lalu memberanikan diri untuk membuka orderan permak baju, seperti kebaya, dress, baju pengantin dan macam lainnya. Padahal sebelumnya hanya berjualan masker.

    "Awalnya saya cuma berjualan masker, kemudian saya memberanikan diri lewat ide yang saya punya untuk membuka permak baju. Pada saat itu masih dilanda Covid-19," ungkap Alda, Minggu (14/7/2024).

    Seiring berjalan waktu dan banyaknya orderan, Alda juga mulai menerima anak- anak Praktek Kerja Industri (Prakerin) dan mengajar Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). 

    "Saya menerima empat orang waktu itu. Kemudian di 2023, saya menerima lagi sebanyak 70 orang dan di 2024 12 orang. Sementara di 2025, sudah ada yang mendaftarkan diri dari sekarang, nanti mereka magang enam bulan dan saya bina mereka," sebutnya.

    Alda mengaku dari puluhan orang yang belajar menjahit di Rumah Jahit Alda, rata-rata kini telah mempunyai usaha sendiri. 

    "Saya merasa senang banget karena ilmu yang kita turunkan ke orang lain itu akan menjadi amal jariyah. Kita harus berpengaruh dulu di lingkungan kita. Itu yang menguatkan saya terpilih jadi pemuda pelopor," ucapnya.

    Alda berpesan kepada para pemuda dan pemudi di Kukar jangan berhenti untuk mengasah kreativitas. Sebab, pemuda yang kreatif dapat menjadi inspirasi bagi generasi yang lebih muda lainnya. 

    "Pemuda dengan kreativitas yang tinggi dapat menjadi role model yang menginspirasi orang lain untuk berpikir out of the box dan menciptakan perubahan positif," tutup Alda.

    (Sf/By)