Cari disini...
Figur
Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Prayunita Utami. (Foto : Instagram Prayunita Utami)
Sangatta - Sebelum dipercaya menjadi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Prayunita Utami lebih dulu mengabdikan diri sebagai bidan yang melayani masyarakat. Pengalaman itu membuatnya dekat dengan berbagai persoalan yang dihadapi warga, terutama di bidang kesehatan.
Lahir pada 13 Juni 1993, Prayunita tumbuh di lingkungan yang membuatnya memahami berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Kedekatan dengan kehidupan warga itulah yang kemudian membentuk kepeduliannya terhadap isu kesehatan, pendidikan, dan pembangunan daerah.
Dunia kesehatan menjadi pilihan yang ditekuninya sejak muda. Setelah lulus dari SMAN 1 Muara Ancalong pada 2010, ia menempuh pendidikan DIII Kebidanan di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur. Pendidikan tersebut kemudian dilanjutkan ke jenjang sarjana di Strada Indonesia Kediri hingga meraih gelar Sarjana Terapan Kebidanan (S.Tr.Keb).
Tak berhenti di sana, Prayunita kembali menempuh pendidikan Magister Kesehatan (M.Kes). Latar belakang akademik tersebut menjadi bekal penting dalam memahami berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat, khususnya perempuan dan anak.
Kariernya sebagai bidan menjadi awal keterlibatannya dalam melayani masyarakat. Dalam pekerjaan itu, ia berinteraksi langsung dengan warga, mendampingi ibu hamil, membantu pelayanan kesehatan dasar, hingga melihat berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat di daerah.
Pengalaman di lapangan membuatnya memahami bahwa pembangunan tidak hanya berkaitan dengan fasilitas fisik, tetapi juga kualitas hidup masyarakat. Pengalaman itu pula yang mendorongnya terlibat lebih jauh dalam berbagai kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat.
Prayunita kemudian aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi. Kiprahnya berlanjut saat bergabung dengan Partai NasDem dan menjadi bagian dari kepengurusan partai di Kabupaten Kutim. Keterlibatan tersebut membuka jalan baginya untuk berkontribusi lebih luas melalui jalur pelayanan publik.
Dari dunia kesehatan, langkah Prayunita kemudian berlanjut ke dunia politik dan pemerintahan daerah. Ia dipercaya menjadi anggota DPRD Kabupaten Kutim selama dua periode. Selama menjalankan tugasnya di DPRD, ia banyak menaruh perhatian pada sektor kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta pembangunan infrastruktur dasar.
Perhatian terhadap isu kesehatan menjadi hal yang tidak terpisahkan dari dirinya. Latar belakang sebagai bidan membuatnya kerap mendorong peningkatan layanan kesehatan masyarakat, penanganan stunting, serta upaya memperkuat kesehatan ibu dan anak di Kutim.
Selain itu, ia juga memberikan perhatian terhadap pembangunan wilayah-wilayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur dan layanan publik yang memadai. Menurutnya, pembangunan harus dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat hingga ke tingkat desa.
“Ini bukan sekadar tugas di DPRD, tetapi juga panggilan hati untuk membangun daerah ini bersama-sama,” ujar Prayunita.
Komitmen tersebut terus terlihat dalam berbagai aktivitasnya sebagai wakil rakyat. Ia dikenal aktif turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan berbagai kebutuhan warga dapat diperjuangkan melalui jalur kebijakan.
Saat ini, Prayunita Utami menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutim periode 2024-2029 dari Partai NasDem. Jabatan tersebut menempatkannya sebagai salah satu pimpinan lembaga legislatif yang memiliki peran penting dalam proses pengawasan, pembentukan peraturan daerah, hingga pembahasan kebijakan pembangunan. Wilayah Dapil Kutim 3 yang meliputi Kecamatan Bengalon, Sangkulirang, Karangan, Kaubun, dan Sandaran menjadi salah satu kawasan yang banyak mendapat perhatian dalam aktivitas pengabdiannya.
Dari profesi bidan hingga dipercaya menjadi Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, perjalanan Prayunita Utami memperlihatkan kiprahnya yang terus bersentuhan dengan pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Figur

Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Prayunita Utami. (Foto : Instagram Prayunita Utami)
Sangatta - Sebelum dipercaya menjadi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Prayunita Utami lebih dulu mengabdikan diri sebagai bidan yang melayani masyarakat. Pengalaman itu membuatnya dekat dengan berbagai persoalan yang dihadapi warga, terutama di bidang kesehatan.
Lahir pada 13 Juni 1993, Prayunita tumbuh di lingkungan yang membuatnya memahami berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Kedekatan dengan kehidupan warga itulah yang kemudian membentuk kepeduliannya terhadap isu kesehatan, pendidikan, dan pembangunan daerah.
Dunia kesehatan menjadi pilihan yang ditekuninya sejak muda. Setelah lulus dari SMAN 1 Muara Ancalong pada 2010, ia menempuh pendidikan DIII Kebidanan di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur. Pendidikan tersebut kemudian dilanjutkan ke jenjang sarjana di Strada Indonesia Kediri hingga meraih gelar Sarjana Terapan Kebidanan (S.Tr.Keb).
Tak berhenti di sana, Prayunita kembali menempuh pendidikan Magister Kesehatan (M.Kes). Latar belakang akademik tersebut menjadi bekal penting dalam memahami berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat, khususnya perempuan dan anak.
Kariernya sebagai bidan menjadi awal keterlibatannya dalam melayani masyarakat. Dalam pekerjaan itu, ia berinteraksi langsung dengan warga, mendampingi ibu hamil, membantu pelayanan kesehatan dasar, hingga melihat berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat di daerah.
Pengalaman di lapangan membuatnya memahami bahwa pembangunan tidak hanya berkaitan dengan fasilitas fisik, tetapi juga kualitas hidup masyarakat. Pengalaman itu pula yang mendorongnya terlibat lebih jauh dalam berbagai kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat.
Prayunita kemudian aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi. Kiprahnya berlanjut saat bergabung dengan Partai NasDem dan menjadi bagian dari kepengurusan partai di Kabupaten Kutim. Keterlibatan tersebut membuka jalan baginya untuk berkontribusi lebih luas melalui jalur pelayanan publik.
Dari dunia kesehatan, langkah Prayunita kemudian berlanjut ke dunia politik dan pemerintahan daerah. Ia dipercaya menjadi anggota DPRD Kabupaten Kutim selama dua periode. Selama menjalankan tugasnya di DPRD, ia banyak menaruh perhatian pada sektor kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta pembangunan infrastruktur dasar.
Perhatian terhadap isu kesehatan menjadi hal yang tidak terpisahkan dari dirinya. Latar belakang sebagai bidan membuatnya kerap mendorong peningkatan layanan kesehatan masyarakat, penanganan stunting, serta upaya memperkuat kesehatan ibu dan anak di Kutim.
Selain itu, ia juga memberikan perhatian terhadap pembangunan wilayah-wilayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur dan layanan publik yang memadai. Menurutnya, pembangunan harus dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat hingga ke tingkat desa.
“Ini bukan sekadar tugas di DPRD, tetapi juga panggilan hati untuk membangun daerah ini bersama-sama,” ujar Prayunita.
Komitmen tersebut terus terlihat dalam berbagai aktivitasnya sebagai wakil rakyat. Ia dikenal aktif turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan berbagai kebutuhan warga dapat diperjuangkan melalui jalur kebijakan.
Saat ini, Prayunita Utami menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutim periode 2024-2029 dari Partai NasDem. Jabatan tersebut menempatkannya sebagai salah satu pimpinan lembaga legislatif yang memiliki peran penting dalam proses pengawasan, pembentukan peraturan daerah, hingga pembahasan kebijakan pembangunan. Wilayah Dapil Kutim 3 yang meliputi Kecamatan Bengalon, Sangkulirang, Karangan, Kaubun, dan Sandaran menjadi salah satu kawasan yang banyak mendapat perhatian dalam aktivitas pengabdiannya.
Dari profesi bidan hingga dipercaya menjadi Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, perjalanan Prayunita Utami memperlihatkan kiprahnya yang terus bersentuhan dengan pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah.
(Sf/Rs)