Figur

    Belajar dari Konflik Dunia, Dandim Kukar Minta Masyarakat Jaga Persatuan Bangsa

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    02 Juli 2026 pukul 15:58 WITA

    Dandim 0906/Kukar, Letkol Arm Benny Budiman (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong– Berbagai konflik yang terjadi di sejumlah negara, dinilai menjadi pelajaran penting bagi masyarakat Indonesia untuk terus menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. 

    Pesan tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0906/Kutai Kartanegara (Kukar), Letkol Arm Benny Budiman saat menggelar coffee morning bersama awak media di Makodim 0906/Kukar, Kamis (2/7/2026).

    Benny mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

    Menurutnya, keharmonisan antarmasyarakat merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang.

    Ia mencontohkan terdapat sejumlah negara yang mengalami konflik berkepanjangan akibat perpecahan internal. 

    Kondisi itu menunjukkan ancaman terhadap suatu negara tidak selalu berasal dari luar, tapi juga dapat muncul dari dalam apabila persatuan mulai melemah.

    "Jangan sampai kita mengalami hal yang sama. Persatuan harus terus dijaga karena itu merupakan kekuatan utama bangsa," ujar Letkol Benny.

    Selain menyoroti situasi geopolitik dunia, Benny juga menilai ketahanan pangan menjadi salah satu aspek penting dalam memperkuat pertahanan negara. 

    Ia mengatakan kemampuan memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri merupakan bagian dari upaya menghadapi berbagai tantangan global.

    Lanjut dia, konsep pertahanan negara saat ini tidak hanya berkaitan dengan kekuatan militer, tapi juga mencakup ketahanan pangan, energi serta stabilitas sosial dan ekonomi.

    Benny juga menyinggung posisi Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki potensi besar sekaligus tantangan dalam menjaga kedaulatan wilayah.

    Maka dari itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat rasa cinta tanah air dan nasionalisme.

    “Indonesia yang terdiri dari kepulauan merupakan kekayaan, tapi juga memiliki ancaman yang luar biasa,” terangnya.

    Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI dan media diharapkan dapat terus terjalin dengan baik. 

    Letkol Benny menyampaikan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif, sehingga dapat memperkuat semangat persatuan, meningkatkan kewaspadaan masyarakat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    (Sf/Rs)

    Figur

    Belajar dari Konflik Dunia, Dandim Kukar Minta Masyarakat Jaga Persatuan Bangsa

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    02 Juli 2026 pukul 15:58 WITA

    Dandim 0906/Kukar, Letkol Arm Benny Budiman (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong– Berbagai konflik yang terjadi di sejumlah negara, dinilai menjadi pelajaran penting bagi masyarakat Indonesia untuk terus menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. 

    Pesan tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0906/Kutai Kartanegara (Kukar), Letkol Arm Benny Budiman saat menggelar coffee morning bersama awak media di Makodim 0906/Kukar, Kamis (2/7/2026).

    Benny mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

    Menurutnya, keharmonisan antarmasyarakat merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang.

    Ia mencontohkan terdapat sejumlah negara yang mengalami konflik berkepanjangan akibat perpecahan internal. 

    Kondisi itu menunjukkan ancaman terhadap suatu negara tidak selalu berasal dari luar, tapi juga dapat muncul dari dalam apabila persatuan mulai melemah.

    "Jangan sampai kita mengalami hal yang sama. Persatuan harus terus dijaga karena itu merupakan kekuatan utama bangsa," ujar Letkol Benny.

    Selain menyoroti situasi geopolitik dunia, Benny juga menilai ketahanan pangan menjadi salah satu aspek penting dalam memperkuat pertahanan negara. 

    Ia mengatakan kemampuan memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri merupakan bagian dari upaya menghadapi berbagai tantangan global.

    Lanjut dia, konsep pertahanan negara saat ini tidak hanya berkaitan dengan kekuatan militer, tapi juga mencakup ketahanan pangan, energi serta stabilitas sosial dan ekonomi.

    Benny juga menyinggung posisi Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki potensi besar sekaligus tantangan dalam menjaga kedaulatan wilayah.

    Maka dari itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat rasa cinta tanah air dan nasionalisme.

    “Indonesia yang terdiri dari kepulauan merupakan kekayaan, tapi juga memiliki ancaman yang luar biasa,” terangnya.

    Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI dan media diharapkan dapat terus terjalin dengan baik. 

    Letkol Benny menyampaikan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif, sehingga dapat memperkuat semangat persatuan, meningkatkan kewaspadaan masyarakat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    (Sf/Rs)