Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Figur
Aqila Syifa Yusriya, saat mendapatkan mendali di perlombaan Pickelball. (Foto:Istimewa).
Aqila Syifa Yusriya baru menginjak kelas I Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri 1 Loa Kulu. Namun prestasi cewek berusia 15 tahun ini sudah menembus level nasional dari cabang Pickelball.
Putri kedua pasangan Imam Maksun dan Isnaini Anrian ini, sejak terjun ke dunia Pickelball pada 2020 hingga kini 2023, selalu mendapat juara di setiap pertandingan yang diikuti.
Prestasi yang sudah diraihnya adalah juara III kategori mix double U-19 dan juara II womens double di Kota Tenggarong. "Kemudian untuk pertandingan kedua itu di Lota Jakarta, saya meraih juara II katagori womens double," ucap Aqila, Sabtu (18/11/2023).
Kejuaraan tingkat nasional di Penajam Paser Utara (PPU), ia kembali meraih juara II dengan katagori womens double U-16. Sedangkan di Kejurnas Bontang, berhasil meraih juara I katagori Women U-16 dan kategori mix meraih juara II.
"Dalam satu pertandingan, saya mampu menorehkan dua juara dengan kategori yang berbeda," katanya. Aqila pun kembali untuk mengikuti kejuaraan di Kota Jakarta, yakni Indonesia Open dan meraih juara II dengan kategori mix double U-18.
Pada 2022 lalu, ia mendaftarkan diri kembali untuk mengikuti kejuaraan Pickelball di Bali dan berhasil meraih juara I u18 kategori girls double.
Kemudian di katagori Mix, ia juara II dan yang terakhir di Tenggarong Seberang berhasil meraih juara I girls double u18.
Sejak 2021, Aqila memang sudah mendalami olahraga pickelball dan dalam dua tahun, mampu menorehkan prestasi berturut-turut dan berhasil membawa pulang piala untuk Kukar.
Alasan Aqila sendiri menggeluti olahraga pickelball karena hobi. Awalnya, ia dikenalkan oleh Kepala SMPN 002 tentang olahraga pickelball. "Bassic awal saya bermain bulutangkis, mencoba olahraga pickelball itu setelah dikenalkan oleh guru di sekolah," ujarnya.
Ia menyebut memotivasinya hingga kini dengan raihan prestasi terbanyak di antara teman-teman sebayanya adalah dukungan orang tua yang tiada henti. Bahkan, dirinya juga punya lapangan pickelball di belakang rumah sebagai tempat latihan.
"Saya berharap semoga bisa meraih prestasi sebanyak banyaknya, dan dapat membanggakan orang tua dan keluarga," harapnya.
"Semoga ini juga bisa jadi motivasi untuk teman-teman sebaya saya dalam meraih prestasi non akademik," tambahnya.
(Sf/By)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Figur

Aqila Syifa Yusriya, saat mendapatkan mendali di perlombaan Pickelball. (Foto:Istimewa).
Aqila Syifa Yusriya baru menginjak kelas I Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri 1 Loa Kulu. Namun prestasi cewek berusia 15 tahun ini sudah menembus level nasional dari cabang Pickelball.
Putri kedua pasangan Imam Maksun dan Isnaini Anrian ini, sejak terjun ke dunia Pickelball pada 2020 hingga kini 2023, selalu mendapat juara di setiap pertandingan yang diikuti.
Prestasi yang sudah diraihnya adalah juara III kategori mix double U-19 dan juara II womens double di Kota Tenggarong. "Kemudian untuk pertandingan kedua itu di Lota Jakarta, saya meraih juara II katagori womens double," ucap Aqila, Sabtu (18/11/2023).
Kejuaraan tingkat nasional di Penajam Paser Utara (PPU), ia kembali meraih juara II dengan katagori womens double U-16. Sedangkan di Kejurnas Bontang, berhasil meraih juara I katagori Women U-16 dan kategori mix meraih juara II.
"Dalam satu pertandingan, saya mampu menorehkan dua juara dengan kategori yang berbeda," katanya. Aqila pun kembali untuk mengikuti kejuaraan di Kota Jakarta, yakni Indonesia Open dan meraih juara II dengan kategori mix double U-18.
Pada 2022 lalu, ia mendaftarkan diri kembali untuk mengikuti kejuaraan Pickelball di Bali dan berhasil meraih juara I u18 kategori girls double.
Kemudian di katagori Mix, ia juara II dan yang terakhir di Tenggarong Seberang berhasil meraih juara I girls double u18.
Sejak 2021, Aqila memang sudah mendalami olahraga pickelball dan dalam dua tahun, mampu menorehkan prestasi berturut-turut dan berhasil membawa pulang piala untuk Kukar.
Alasan Aqila sendiri menggeluti olahraga pickelball karena hobi. Awalnya, ia dikenalkan oleh Kepala SMPN 002 tentang olahraga pickelball. "Bassic awal saya bermain bulutangkis, mencoba olahraga pickelball itu setelah dikenalkan oleh guru di sekolah," ujarnya.
Ia menyebut memotivasinya hingga kini dengan raihan prestasi terbanyak di antara teman-teman sebayanya adalah dukungan orang tua yang tiada henti. Bahkan, dirinya juga punya lapangan pickelball di belakang rumah sebagai tempat latihan.
"Saya berharap semoga bisa meraih prestasi sebanyak banyaknya, dan dapat membanggakan orang tua dan keluarga," harapnya.
"Semoga ini juga bisa jadi motivasi untuk teman-teman sebaya saya dalam meraih prestasi non akademik," tambahnya.
(Sf/By)