Cari disini...
Ekonomi
Pelatihan dan Sertifikasi Produk Halal bagi UMKM Tahun 2026 yang diselenggarakan Baznas Kota Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)
Bontang - Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bontang mendapat fasilitas sertifikasi halal gratis dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang. Fasilitasi tersebut diberikan melalui program pelatihan dan sertifikasi produk halal yang digelar di Gedung PKK Bontang, Rabu (7/10/2026).
Melalui program tersebut, setiap peserta mendapat pembiayaan sertifikasi halal sebesar Rp230 ribu. Dana untuk program ini berasal dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang yang dihimpun melalui sistem payroll.
Ketua Baznas Kota Bontang, Kuba Siga, mengatakan program tersebut merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran zakat.
“Kami berterima kasih kepada seluruh ASN Pemkot Bontang. Uang yang digunakan untuk pemberdayaan ini adalah dari zakat ASN. Baznas hanya bertugas menyalurkan dan mendampingi,” kata Kuba.
Menurutnya, fasilitasi sertifikasi halal diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus mengembangkan usaha mereka.
Baznas juga membuka peluang memberikan bantuan modal lanjutan kepada UMKM yang serius mengikuti proses sertifikasi hingga mampu mengembangkan usahanya.
“Kami juga berkomitmen, bagi UMKM yang bersungguh-sungguh mengikuti proses ini hingga usahanya berkembang, insyaallah akan kami tambah lagi bantuan modalnya,” ujarnya.
Kuba mengingatkan pelaku UMKM bahwa prinsip halalan tayyiban tidak hanya berkaitan dengan produk yang dihasilkan, tetapi juga mencakup proses memperoleh dan mengolah bahan baku.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Ekonomi

Pelatihan dan Sertifikasi Produk Halal bagi UMKM Tahun 2026 yang diselenggarakan Baznas Kota Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)
Bontang - Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bontang mendapat fasilitas sertifikasi halal gratis dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang. Fasilitasi tersebut diberikan melalui program pelatihan dan sertifikasi produk halal yang digelar di Gedung PKK Bontang, Rabu (7/10/2026).
Melalui program tersebut, setiap peserta mendapat pembiayaan sertifikasi halal sebesar Rp230 ribu. Dana untuk program ini berasal dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang yang dihimpun melalui sistem payroll.
Ketua Baznas Kota Bontang, Kuba Siga, mengatakan program tersebut merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran zakat.
“Kami berterima kasih kepada seluruh ASN Pemkot Bontang. Uang yang digunakan untuk pemberdayaan ini adalah dari zakat ASN. Baznas hanya bertugas menyalurkan dan mendampingi,” kata Kuba.
Menurutnya, fasilitasi sertifikasi halal diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus mengembangkan usaha mereka.
Baznas juga membuka peluang memberikan bantuan modal lanjutan kepada UMKM yang serius mengikuti proses sertifikasi hingga mampu mengembangkan usahanya.
“Kami juga berkomitmen, bagi UMKM yang bersungguh-sungguh mengikuti proses ini hingga usahanya berkembang, insyaallah akan kami tambah lagi bantuan modalnya,” ujarnya.
Kuba mengingatkan pelaku UMKM bahwa prinsip halalan tayyiban tidak hanya berkaitan dengan produk yang dihasilkan, tetapi juga mencakup proses memperoleh dan mengolah bahan baku.
(Sf/Rs)