Ekonomi

    Jelang Mahakam Investment Forum, PPU Siapkan 6 Proyek Investasi Siap Tawar

    Penulis:Cindy|Redaktur:Rusdianto
    27 September 2026 pukul 10:49 WITA

    Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten PPU, Hadi Saputro. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)

    Penajam - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan enam dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO) untuk ditawarkan kepada investor pada Mahakam Investment Forum (MIF) yang dijadwalkan Oktober 2026.

    Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten PPU, Hadi Saputro, mengatakan enam proyek tersebut dipilih berdasarkan kesiapan, bukan sekadar daftar potensi investasi.

    "MIF akan menghadirkan investor dari berbagai negara. Kami menyiapkan enam IPRO, di antaranya pelabuhan, peternakan sapi modern hingga perumahan," kata Hadi, Rabu (23/9/2026).

    Pemkab PPU mengevaluasi proyek yang pernah ditawarkan pada forum investasi sebelumnya. Pada 2024, sejumlah proyek sempat menarik minat investor, tetapi beberapa masih terkendala kebutuhan infrastruktur sehingga belum dapat ditindaklanjuti.

    Hadi mencontohkan rencana industri pengolahan udang vaname yang terkendala ketersediaan air bersih. Tahun ini, Pemkab PPU memilih proyek yang infrastrukturnya lebih siap untuk ditawarkan.

    "Budidayanya tetap bisa kami tawarkan. Untuk industri pengolahannya, kami harus melihat kesiapan air bersih karena kebutuhan industrinya besar, sementara layanan air minum di PPU belum sepenuhnya terpenuhi," ujarnya.

    Enam IPRO tersebut mencakup sektor logistik pelabuhan, perumahan, perhotelan atau mess, peternakan modern hingga industri pengolahan limbah.

    Untuk peternakan modern, Hadi menyebut PPU memiliki lahan dan rumah potong hewan (RPH) yang dapat menjadi bagian dari pengembangan proyek.

    "Kita punya lahan, peternakan juga bagus dan RPH sudah siap. Tinggal bagaimana pengelolaannya dibuat lebih baik," katanya.

    Pemkab PPU menyiapkan dokumen tersebut bersama perangkat daerah terkait, termasuk Bapelitbang, DPMPTSP dan staf ahli bidang ekonomi, sebelum dibawa ke forum yang mempertemukan pemerintah daerah dengan calon investor.

    (Sf/Rs)

    Ekonomi

    Jelang Mahakam Investment Forum, PPU Siapkan 6 Proyek Investasi Siap Tawar

    Penulis:Cindy|Redaktur:Rusdianto
    27 September 2026 pukul 10:49 WITA

    Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten PPU, Hadi Saputro. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)

    Penajam - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan enam dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO) untuk ditawarkan kepada investor pada Mahakam Investment Forum (MIF) yang dijadwalkan Oktober 2026.

    Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten PPU, Hadi Saputro, mengatakan enam proyek tersebut dipilih berdasarkan kesiapan, bukan sekadar daftar potensi investasi.

    "MIF akan menghadirkan investor dari berbagai negara. Kami menyiapkan enam IPRO, di antaranya pelabuhan, peternakan sapi modern hingga perumahan," kata Hadi, Rabu (23/9/2026).

    Pemkab PPU mengevaluasi proyek yang pernah ditawarkan pada forum investasi sebelumnya. Pada 2024, sejumlah proyek sempat menarik minat investor, tetapi beberapa masih terkendala kebutuhan infrastruktur sehingga belum dapat ditindaklanjuti.

    Hadi mencontohkan rencana industri pengolahan udang vaname yang terkendala ketersediaan air bersih. Tahun ini, Pemkab PPU memilih proyek yang infrastrukturnya lebih siap untuk ditawarkan.

    "Budidayanya tetap bisa kami tawarkan. Untuk industri pengolahannya, kami harus melihat kesiapan air bersih karena kebutuhan industrinya besar, sementara layanan air minum di PPU belum sepenuhnya terpenuhi," ujarnya.

    Enam IPRO tersebut mencakup sektor logistik pelabuhan, perumahan, perhotelan atau mess, peternakan modern hingga industri pengolahan limbah.

    Untuk peternakan modern, Hadi menyebut PPU memiliki lahan dan rumah potong hewan (RPH) yang dapat menjadi bagian dari pengembangan proyek.

    "Kita punya lahan, peternakan juga bagus dan RPH sudah siap. Tinggal bagaimana pengelolaannya dibuat lebih baik," katanya.

    Pemkab PPU menyiapkan dokumen tersebut bersama perangkat daerah terkait, termasuk Bapelitbang, DPMPTSP dan staf ahli bidang ekonomi, sebelum dibawa ke forum yang mempertemukan pemerintah daerah dengan calon investor.

    (Sf/Rs)