Ekonomi

    Disperindagkop Paser Dorong Pasar Senaken Jadi Area Ramah Disabilitas dan Inklusif

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    07 Oktober 2026 pukul 15:32 WITA

    Pasar Panyembolum Senaken. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Paser berkomitmen untuk mengubah Pasar Induk Penyembolum Senaken menjadi kawasan belanja yang ramah disabilitas dan berstandar nasional.

    Kepala Disperindagkop UKM Paser, Yusuf menyebut penyediaan sarana ramah disabilitas menjadi salah satu prioritas utama dalam pemenuhan kriteria Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat.

    "Langkah ini diambil guna memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk para penyandang disabilitas, dapat mengakses serta memanfaatkan fasilitas pasar umum dengan aman dan nyaman," kata Yusuf, Rabu (7/10/2026).

    Berdasarkan hasil penilaian mandiri yang telah dilakukan, ketersediaan fasilitas khusus disabilitas di pasar terbesar di Kabupaten Paser tersebut dinilai masih sangat terbatas.

    Salah satu infrastruktur utama yang akan dibangun dalam waktu dekat adalah fasilitas sanitasi atau toilet yang dirancang khusus sesuai kriteria kebutuhan penyandang disabilitas.

    Selain itu, Disperindagkop Paser juga berencana menyempurnakan fasilitas umum pendukung inklusivitas lainnya, seperti ketersediaan ruang laktasi bagi ibu menyusui dan ruang perawatan kesehatan.

    "Akan disempurnakan fasilitas yang mendukung hingga ruang ibu menyusui," tambahnya.

    Aspek keamanan bagi seluruh pengunjung juga turut ditingkatkan melalui rencana pemasangan jaringan kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) di area strategis pasar.

    Sistem pemantauan keamanan tersebut nantinya akan terintegrasi langsung dan dikendalikan secara terpusat melalui command center di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Senaken.

    Yusuf menegaskan, proses pembangunan dan pemenuhan seluruh sarana inklusif serta fasilitas pendukung itu akan direalisasikan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi anggaran daerah.

    "Realisasinya akan bertahap, sesuai dengan kemampuan anggaran daerah," tuturnya.

    Pemerintah Kabupaten Paser berharap, dengan pemenuhan standar inklusif dan keamanan tersebut, Pasar Induk Penyembolum Senaken dapat menjadi role model pasar rakyat yang modern, layak, dan bersahabat bagi seluruh warga.

    (Sf/Rs)

    Ekonomi

    Disperindagkop Paser Dorong Pasar Senaken Jadi Area Ramah Disabilitas dan Inklusif

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    07 Oktober 2026 pukul 15:32 WITA

    Pasar Panyembolum Senaken. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Paser berkomitmen untuk mengubah Pasar Induk Penyembolum Senaken menjadi kawasan belanja yang ramah disabilitas dan berstandar nasional.

    Kepala Disperindagkop UKM Paser, Yusuf menyebut penyediaan sarana ramah disabilitas menjadi salah satu prioritas utama dalam pemenuhan kriteria Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat.

    "Langkah ini diambil guna memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk para penyandang disabilitas, dapat mengakses serta memanfaatkan fasilitas pasar umum dengan aman dan nyaman," kata Yusuf, Rabu (7/10/2026).

    Berdasarkan hasil penilaian mandiri yang telah dilakukan, ketersediaan fasilitas khusus disabilitas di pasar terbesar di Kabupaten Paser tersebut dinilai masih sangat terbatas.

    Salah satu infrastruktur utama yang akan dibangun dalam waktu dekat adalah fasilitas sanitasi atau toilet yang dirancang khusus sesuai kriteria kebutuhan penyandang disabilitas.

    Selain itu, Disperindagkop Paser juga berencana menyempurnakan fasilitas umum pendukung inklusivitas lainnya, seperti ketersediaan ruang laktasi bagi ibu menyusui dan ruang perawatan kesehatan.

    "Akan disempurnakan fasilitas yang mendukung hingga ruang ibu menyusui," tambahnya.

    Aspek keamanan bagi seluruh pengunjung juga turut ditingkatkan melalui rencana pemasangan jaringan kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) di area strategis pasar.

    Sistem pemantauan keamanan tersebut nantinya akan terintegrasi langsung dan dikendalikan secara terpusat melalui command center di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Senaken.

    Yusuf menegaskan, proses pembangunan dan pemenuhan seluruh sarana inklusif serta fasilitas pendukung itu akan direalisasikan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi anggaran daerah.

    "Realisasinya akan bertahap, sesuai dengan kemampuan anggaran daerah," tuturnya.

    Pemerintah Kabupaten Paser berharap, dengan pemenuhan standar inklusif dan keamanan tersebut, Pasar Induk Penyembolum Senaken dapat menjadi role model pasar rakyat yang modern, layak, dan bersahabat bagi seluruh warga.

    (Sf/Rs)