Seputar Fakta

    Ekonomi

    Bupati Paser Targetkan Porprov VIII Kaltim Dongkrak PAD dan Ekonomi Masyarakat

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    31 Oktober 2026 pukul 21:44 WITA

    Rakor finalisasi Porprov VIII Kaltim. (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) diharapkan tidak sekadar mencetak sukses dari sisi penyelenggaraan dan prestasi olahraga. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser memberikan target agar ajang olahraga bergengsi tingkat regional tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara luas.

    Penegasan penting tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Paser, Fahmi Fadli saat memimpin jalannya rapat finalisasi persiapan Porprov VIII Kaltim. 

    Dalam forum rapat finalisasi tersebut, masing-masing bidang di dalam kepanitiaan melaporkan perkembangan kesiapan secara rinci dan komprehensif. Laporan kesiapan yang disampaikan mencakup berbagai sektor pendukung utama, mulai dari pengaturan transportasi, kebersihan lingkungan, kesiapan venue pertandingan, ketersediaan jaringan telekomunikasi, hingga penyiapan akomodasi bagi seluruh kontingen.

    Selain itu, aspek-aspek vital penunjang kenyamanan acara seperti pemenuhan kebutuhan listrik dan pasokan air bersih selama perhelatan Porprov berlangsung juga tidak luput dari pembahasan. Fahmi Fadli menyatakan keyakinannya bahwa seluruh jajaran satuan kerja perangkat daerah telah memahami secara mendalam tugas dan tanggung jawab masing-masing demi menyukseskan agenda akbar empat tahunan tersebut.

    "Saya yakin panitia telah memahami apa saja yang menjadi tugas dan fungsi masing-masing dalam menyukseskan Porprov VIII Kaltim," kata Fahmi Fadli, Sabtu (31/10/2026). 

    Mengingat sisa waktu pelaksanaan yang kian mendesak dan hanya menyisakan sekitar 14 hari lagi, Bupati Fahmi mengingatkan seluruh pihak untuk tetap waspada. Ia meminta agar setiap OPD segera memperkuat koordinasi apabila masih ditemukan kendala teknis maupun hal-hal krusial yang belum terakomodasi dengan baik dalam perencanaan sebelumnya.

    Fahmi menekankan, kesuksesan Porprov VIII Kaltim harus mencakup berbagai dimensi yang seimbang. Selain sukses dalam penyelenggaraan, sukses prestasi para atlet, dan sukses menjalankan peran sebagai tuan rumah yang baik, keberhasilan tersebut wajib diikuti oleh penciptaan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan bagi Kabupaten Paser.

    "Jika ada kendala teknis yang belum terpikikan atau terlewat, segera berkoordinasi dengan masing-masing bidang kepengurusan Porprov," ucapnya. 

    Salah satu sektor strategis yang mendapat sorotan adalah pengelolaan bidang transportasi dan perhubungan darat. Ia menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Paser untuk tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana kendaraan operasional bagi para tamu undangan dan kontingen, melainkan juga cermat dalam mengoptimalkan pengelolaan kantong-kantong parkir potensial.

    Langkah pengoptimalan kantong parkir tersebut dinilai sangat mendesak di tengah kondisi tekanan fiskal yang cukup kuat saat ini. Oleh karena itu, Fahmi mendorong jajaran Dishub untuk kreatif dan jeli menangkap peluang guna mendulang pendapatan retribusi daerah dari sektor perparkiran selama iven berlangsung.

    Fahmi memasang target agar realisasi PAD Kabupaten Paser pada tahun 2026 mampu melampaui capaian tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp401 miliar. Menurutnya, lonjakan aktivitas ekonomi yang dipicu oleh tingginya tingkat okupansi hotel, ramainya rumah makan, dan perputaran uang selama Porprov harus berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan kas daerah.

    Fahmi juga menginstruksikan pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara maksimal. Pelibatan tersebut tidak boleh eksklusif hanya bagi UMKM binaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), melainkan harus merangkul seluas-luasnya UMKM binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Paser agar turut menikmati berkah ekonomi perhelatan olahraga tersebut.

    (Sf/Rs)

    Ekonomi

    Bupati Paser Targetkan Porprov VIII Kaltim Dongkrak PAD dan Ekonomi Masyarakat

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    31 Oktober 2026 pukul 21:44 WITA

    Rakor finalisasi Porprov VIII Kaltim. (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) diharapkan tidak sekadar mencetak sukses dari sisi penyelenggaraan dan prestasi olahraga. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser memberikan target agar ajang olahraga bergengsi tingkat regional tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara luas.

    Penegasan penting tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Paser, Fahmi Fadli saat memimpin jalannya rapat finalisasi persiapan Porprov VIII Kaltim. 

    Dalam forum rapat finalisasi tersebut, masing-masing bidang di dalam kepanitiaan melaporkan perkembangan kesiapan secara rinci dan komprehensif. Laporan kesiapan yang disampaikan mencakup berbagai sektor pendukung utama, mulai dari pengaturan transportasi, kebersihan lingkungan, kesiapan venue pertandingan, ketersediaan jaringan telekomunikasi, hingga penyiapan akomodasi bagi seluruh kontingen.

    Selain itu, aspek-aspek vital penunjang kenyamanan acara seperti pemenuhan kebutuhan listrik dan pasokan air bersih selama perhelatan Porprov berlangsung juga tidak luput dari pembahasan. Fahmi Fadli menyatakan keyakinannya bahwa seluruh jajaran satuan kerja perangkat daerah telah memahami secara mendalam tugas dan tanggung jawab masing-masing demi menyukseskan agenda akbar empat tahunan tersebut.

    "Saya yakin panitia telah memahami apa saja yang menjadi tugas dan fungsi masing-masing dalam menyukseskan Porprov VIII Kaltim," kata Fahmi Fadli, Sabtu (31/10/2026). 

    Mengingat sisa waktu pelaksanaan yang kian mendesak dan hanya menyisakan sekitar 14 hari lagi, Bupati Fahmi mengingatkan seluruh pihak untuk tetap waspada. Ia meminta agar setiap OPD segera memperkuat koordinasi apabila masih ditemukan kendala teknis maupun hal-hal krusial yang belum terakomodasi dengan baik dalam perencanaan sebelumnya.

    Fahmi menekankan, kesuksesan Porprov VIII Kaltim harus mencakup berbagai dimensi yang seimbang. Selain sukses dalam penyelenggaraan, sukses prestasi para atlet, dan sukses menjalankan peran sebagai tuan rumah yang baik, keberhasilan tersebut wajib diikuti oleh penciptaan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan bagi Kabupaten Paser.

    "Jika ada kendala teknis yang belum terpikikan atau terlewat, segera berkoordinasi dengan masing-masing bidang kepengurusan Porprov," ucapnya. 

    Salah satu sektor strategis yang mendapat sorotan adalah pengelolaan bidang transportasi dan perhubungan darat. Ia menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Paser untuk tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana kendaraan operasional bagi para tamu undangan dan kontingen, melainkan juga cermat dalam mengoptimalkan pengelolaan kantong-kantong parkir potensial.

    Langkah pengoptimalan kantong parkir tersebut dinilai sangat mendesak di tengah kondisi tekanan fiskal yang cukup kuat saat ini. Oleh karena itu, Fahmi mendorong jajaran Dishub untuk kreatif dan jeli menangkap peluang guna mendulang pendapatan retribusi daerah dari sektor perparkiran selama iven berlangsung.

    Fahmi memasang target agar realisasi PAD Kabupaten Paser pada tahun 2026 mampu melampaui capaian tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp401 miliar. Menurutnya, lonjakan aktivitas ekonomi yang dipicu oleh tingginya tingkat okupansi hotel, ramainya rumah makan, dan perputaran uang selama Porprov harus berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan kas daerah.

    Fahmi juga menginstruksikan pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara maksimal. Pelibatan tersebut tidak boleh eksklusif hanya bagi UMKM binaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), melainkan harus merangkul seluas-luasnya UMKM binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Paser agar turut menikmati berkah ekonomi perhelatan olahraga tersebut.

    (Sf/Rs)