Cari disini...
DPRD Provinsi Kalimantan Timur
Anggota DPRD Kaltim Puji Setyowati (istimewa)
Samarinda - Dalam rangka memastikan semua masyarakat Kaltim terbebas dari penyakit Tuberkukosis atau TBC, sejumlah langkah strategis sudah diambil oleh pemerintah.
Salah satunya, dengan pemberian obat gratis dan pelayanan kesehatan selama 6 bulan di Puskesmas.
Anggota DPRD Kaltim, Puji Setyowati mengatakan, program-program itu, dilakukan mengingat ancaman penyakit TBC yang bisa menyerang siapa saja.
Legislator Partai Demokrat ini mengatakan, bahwa penyakit TBC sangat berbahaya bagi kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Penyakit ini bisa menyebabkan penderita tidak bisa bekerja dan menghasilkan penghasilan.
"Penyakit TBC ini bisa menimpa masyarakat dari berbagai kalangan, baik kelas menengah ke bawah maupun ke atas. Jika salah satu anggota keluarga terkena TBC, secara perlahan-lahan ekonomi keluarga akan hancur, karena tidak bisa bekerja," beber Puji.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim ini, menekankan pentingnya edukasi dari pemerintah untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Ia berharap agar masyarakat bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam hal ini.
"Karena itu, perlu adanya pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Puji juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menyediakan fasilitas kesehatan di tingkat bawah, seperti puskesmas, untuk membantu masyarakat yang terinfeksi penyakit TBC. Pemerintah juga akan memberikan obat gratis selama enam bulan dan mengontrol perkembangan kesehatan penderita.
"Peran puskesmas sangat penting. Obat TBC itu akan diberikan gratis selama enam bulan, kemudian pemerintah akan mengontrol dampak positifnya," tutupnya.
(Adv/Sf/Rs/dprdKaltim)
Cari disini...
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Anggota DPRD Kaltim Puji Setyowati (istimewa)
Samarinda - Dalam rangka memastikan semua masyarakat Kaltim terbebas dari penyakit Tuberkukosis atau TBC, sejumlah langkah strategis sudah diambil oleh pemerintah.
Salah satunya, dengan pemberian obat gratis dan pelayanan kesehatan selama 6 bulan di Puskesmas.
Anggota DPRD Kaltim, Puji Setyowati mengatakan, program-program itu, dilakukan mengingat ancaman penyakit TBC yang bisa menyerang siapa saja.
Legislator Partai Demokrat ini mengatakan, bahwa penyakit TBC sangat berbahaya bagi kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Penyakit ini bisa menyebabkan penderita tidak bisa bekerja dan menghasilkan penghasilan.
"Penyakit TBC ini bisa menimpa masyarakat dari berbagai kalangan, baik kelas menengah ke bawah maupun ke atas. Jika salah satu anggota keluarga terkena TBC, secara perlahan-lahan ekonomi keluarga akan hancur, karena tidak bisa bekerja," beber Puji.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim ini, menekankan pentingnya edukasi dari pemerintah untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Ia berharap agar masyarakat bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam hal ini.
"Karena itu, perlu adanya pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Puji juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menyediakan fasilitas kesehatan di tingkat bawah, seperti puskesmas, untuk membantu masyarakat yang terinfeksi penyakit TBC. Pemerintah juga akan memberikan obat gratis selama enam bulan dan mengontrol perkembangan kesehatan penderita.
"Peran puskesmas sangat penting. Obat TBC itu akan diberikan gratis selama enam bulan, kemudian pemerintah akan mengontrol dampak positifnya," tutupnya.
(Adv/Sf/Rs/dprdKaltim)