Cari disini...
DPRD Provinsi Kalimantan Timur
Anggota DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Anggota DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menyambut baik terobosan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terkait pemasangan wifi gratis yang tersebar di banyak titik.
Dengan adanya jaringan WiFi gratis yang tersebar di 13 kecamatan, 10 kelurahan, dan 100 kampung, ia berharap siswa-siswa di daerah terpencil dapat lebih mudah mengakses materi pelajaran, mengikuti ujian online, dan berbagai aktivitas belajar lainnya.
Pemkab Berau telah merealisasikan program pemasangan 1.000 titik WiFi gratis di berbagai penjuru daerah. Program ini diharapkan mampu mengatasi tantangan sulitnya akses internet di pelosok, khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan) yang selama ini jadi penghambat berbagai aspek, termasuk pendidikan.
Kaltim yang memang dikenal dengan wilayah yang sangat luas, sehingga pemerataan akses internet menjadi tantangan besar.
Berbeda dengan kota-kota besar seperti Samarinda atau Balikpapan yang sudah menikmati jaringan hingga 5G, daerah pedalaman seperti Berau, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu masih banyak blank spot, membuat warganya kesulitan untuk mendapatkan akses internet.
“Di era digital ini, internet jadi kebutuhan dasar. Anak-anak kita yang di kampung sekarang punya kesempatan sama dengan yang di kota. Tidak lagi ketinggalan hanya karena susah sinyal,” ujar Syarifatul.
Kemudian, Pemkab Berau juga tengah mengupayakan 10 unit tambahan layanan Starlink untuk daerah yang akses internetnya masih minim. Nantinya, program ini tak hanya memudahkan sektor pendidikan, tetapi juga mendukung layanan administrasi dan kesehatan yang juga memerlukan internet.
Legislator Dapil Berau ini menilai, upaya ini bisa mendorong digitalisasi hingga ke pelosok desa, di mana anak-anak sekolah kini bisa belajar tanpa harus khawatir terputus dari dunia informasi yang berkembang pesat saat ini.
“Pendidikan di Berau bisa melesat maju dengan adanya akses internet yang lebih mudah. Semoga ini menjadi langkah awal bagi pemerataan digital di seluruh Kaltim,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Anggota DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Anggota DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menyambut baik terobosan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terkait pemasangan wifi gratis yang tersebar di banyak titik.
Dengan adanya jaringan WiFi gratis yang tersebar di 13 kecamatan, 10 kelurahan, dan 100 kampung, ia berharap siswa-siswa di daerah terpencil dapat lebih mudah mengakses materi pelajaran, mengikuti ujian online, dan berbagai aktivitas belajar lainnya.
Pemkab Berau telah merealisasikan program pemasangan 1.000 titik WiFi gratis di berbagai penjuru daerah. Program ini diharapkan mampu mengatasi tantangan sulitnya akses internet di pelosok, khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan) yang selama ini jadi penghambat berbagai aspek, termasuk pendidikan.
Kaltim yang memang dikenal dengan wilayah yang sangat luas, sehingga pemerataan akses internet menjadi tantangan besar.
Berbeda dengan kota-kota besar seperti Samarinda atau Balikpapan yang sudah menikmati jaringan hingga 5G, daerah pedalaman seperti Berau, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu masih banyak blank spot, membuat warganya kesulitan untuk mendapatkan akses internet.
“Di era digital ini, internet jadi kebutuhan dasar. Anak-anak kita yang di kampung sekarang punya kesempatan sama dengan yang di kota. Tidak lagi ketinggalan hanya karena susah sinyal,” ujar Syarifatul.
Kemudian, Pemkab Berau juga tengah mengupayakan 10 unit tambahan layanan Starlink untuk daerah yang akses internetnya masih minim. Nantinya, program ini tak hanya memudahkan sektor pendidikan, tetapi juga mendukung layanan administrasi dan kesehatan yang juga memerlukan internet.
Legislator Dapil Berau ini menilai, upaya ini bisa mendorong digitalisasi hingga ke pelosok desa, di mana anak-anak sekolah kini bisa belajar tanpa harus khawatir terputus dari dunia informasi yang berkembang pesat saat ini.
“Pendidikan di Berau bisa melesat maju dengan adanya akses internet yang lebih mudah. Semoga ini menjadi langkah awal bagi pemerataan digital di seluruh Kaltim,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)