DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    Shemmy Sayangkan Keterlibatan Perempuan di Kaltim Masih Kurang

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    07 November 2024 pukul 17:37 WITA

    Anggota DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota DPRD Kalimantan Timur, Shemmy Permata Sari, menyoroti masih kurangnya kesetaraan gender di wilayah ini, khususnya dalam ranah publik. Menurutnya, keterwakilan perempuan di berbagai sektor, termasuk di lembaga legislatif, belum mencapai target ideal.

    “Kalau kita lihat kesetaraan gender saat ini khususnya dibidang publik, di Kaltim secara global tentu masih kurang,” ungkap Shemmy.

    Shemmy mencontohkan, keterwakilan perempuan di DPRD Kaltim masih jauh dari target 30 persen. Padahal, angka tersebut dianggap sebagai representasi yang ideal untuk mencerminkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan di tingkat daerah.

    “Walaupun sudah banyak juga jabatan-jabatan yang diisi oleh perempuan di Pemprov Kaltim, tetapi tentu kita rasa kurang untuk terus berjuang agar perempuan lebih mendapatkan tempat lagi di Kalimantan Timur,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Shemmy menekankan pentingnya terus mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini, katanya, tidak hanya sebatas pada peningkatan kuota, namun juga perlu didukung dengan berbagai kebijakan afirmatif lainnya.

    “Perempuan memiliki potensi yang sama dengan laki-laki. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung bagi perempuan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

    Shemmy mengakui bahwa upaya mewujudkan kesetaraan gender di Kaltim masih menghadapi berbagai tantangan. Namun, ia optimistis bahwa dengan komitmen dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun partai politik, target tersebut dapat tercapai.

    “Harapan saya, ke depan akan semakin banyak perempuan yang berani tampil dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dengan begitu, kita dapat mewujudkan Kaltim yang lebih adil dan sejahtera bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    Shemmy Sayangkan Keterlibatan Perempuan di Kaltim Masih Kurang

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    07 November 2024 pukul 17:37 WITA

    Anggota DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota DPRD Kalimantan Timur, Shemmy Permata Sari, menyoroti masih kurangnya kesetaraan gender di wilayah ini, khususnya dalam ranah publik. Menurutnya, keterwakilan perempuan di berbagai sektor, termasuk di lembaga legislatif, belum mencapai target ideal.

    “Kalau kita lihat kesetaraan gender saat ini khususnya dibidang publik, di Kaltim secara global tentu masih kurang,” ungkap Shemmy.

    Shemmy mencontohkan, keterwakilan perempuan di DPRD Kaltim masih jauh dari target 30 persen. Padahal, angka tersebut dianggap sebagai representasi yang ideal untuk mencerminkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan di tingkat daerah.

    “Walaupun sudah banyak juga jabatan-jabatan yang diisi oleh perempuan di Pemprov Kaltim, tetapi tentu kita rasa kurang untuk terus berjuang agar perempuan lebih mendapatkan tempat lagi di Kalimantan Timur,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Shemmy menekankan pentingnya terus mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini, katanya, tidak hanya sebatas pada peningkatan kuota, namun juga perlu didukung dengan berbagai kebijakan afirmatif lainnya.

    “Perempuan memiliki potensi yang sama dengan laki-laki. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung bagi perempuan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

    Shemmy mengakui bahwa upaya mewujudkan kesetaraan gender di Kaltim masih menghadapi berbagai tantangan. Namun, ia optimistis bahwa dengan komitmen dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun partai politik, target tersebut dapat tercapai.

    “Harapan saya, ke depan akan semakin banyak perempuan yang berani tampil dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dengan begitu, kita dapat mewujudkan Kaltim yang lebih adil dan sejahtera bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)