DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    Nidya Listiyono Soroti Air Bersih dan Lampu Jalan di Samarinda

    Redaktur:Rusdianto
    21 November 2023 pukul 13:23 WITA

    Anggota DPRD Kaltim Nidya Listiyono (istimewa).

    Samarinda - Meski punya posisi strategis sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Kota Samarinda nyatanya tak terlepas dari permasalahan infrastruktur, dan layanan dasar bagi masyarakat. 

    Baru-baru ini, Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono, mengaku mendapat keluhan dari warga di Kecamatan Sambutan, terkait layanan air bersih. 
    Sejumlah warga di Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, belum juga mendapat sambungan air bersih dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda, selaku operator pengelola air bersih. 

    "Ada beberapa warga yang sudah mengajukan permohonan pemasangan air PDAM (Perumdam) sejak lama, tapi sampai sekarang belum terpasang. Padahal, air bersih adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah," ungkap Nidya Listiyono. 

    Tiyo, sapaan Nidya Listiyono, mengaku mendapat keluhan ini dari warga secara langsung, ketika melakukan serap aspirasi alias reses. 

    Politikus Partai Golkar ini, mengatakan bahwa ia akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik di tingkat kota maupun provinsi, untuk mengadvokasi masalah ini.

    "Kami sebagai wakil rakyat tidak bisa mengeksekusi secara langsung, karena itu tugas dari lembaga eksekutif. Kami hanya bisa mendorong dan mengingatkan agar pelayanan publik bisa berjalan dengan baik," katanya.

    Selain masalah air bersih, Nidya juga menanggapi beberapa keluhan warga lainnya yang berkaitan dengan infrastruktur, seperti drainase, jalan, dan lampu penerangan. Ia mengatakan bahwa ia akan berupaya untuk mengalokasikan anggaran dari bankeu provinsi untuk memperbaiki infrastruktur tersebut.

    "Beberapa infrastruktur yang rusak atau kurang memadai juga kami koordinasikan dengan Pemkot Samarinda. Jika memungkinkan, kami akan mengusulkan dari aspirasi melalui bankeu provinsi," tuturnya.

    (Adv/Sf/Rs/dprdkaltim)

    DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    Nidya Listiyono Soroti Air Bersih dan Lampu Jalan di Samarinda

    Redaktur:Rusdianto
    21 November 2023 pukul 13:23 WITA

    Anggota DPRD Kaltim Nidya Listiyono (istimewa).

    Samarinda - Meski punya posisi strategis sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Kota Samarinda nyatanya tak terlepas dari permasalahan infrastruktur, dan layanan dasar bagi masyarakat. 

    Baru-baru ini, Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono, mengaku mendapat keluhan dari warga di Kecamatan Sambutan, terkait layanan air bersih. 
    Sejumlah warga di Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, belum juga mendapat sambungan air bersih dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda, selaku operator pengelola air bersih. 

    "Ada beberapa warga yang sudah mengajukan permohonan pemasangan air PDAM (Perumdam) sejak lama, tapi sampai sekarang belum terpasang. Padahal, air bersih adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah," ungkap Nidya Listiyono. 

    Tiyo, sapaan Nidya Listiyono, mengaku mendapat keluhan ini dari warga secara langsung, ketika melakukan serap aspirasi alias reses. 

    Politikus Partai Golkar ini, mengatakan bahwa ia akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik di tingkat kota maupun provinsi, untuk mengadvokasi masalah ini.

    "Kami sebagai wakil rakyat tidak bisa mengeksekusi secara langsung, karena itu tugas dari lembaga eksekutif. Kami hanya bisa mendorong dan mengingatkan agar pelayanan publik bisa berjalan dengan baik," katanya.

    Selain masalah air bersih, Nidya juga menanggapi beberapa keluhan warga lainnya yang berkaitan dengan infrastruktur, seperti drainase, jalan, dan lampu penerangan. Ia mengatakan bahwa ia akan berupaya untuk mengalokasikan anggaran dari bankeu provinsi untuk memperbaiki infrastruktur tersebut.

    "Beberapa infrastruktur yang rusak atau kurang memadai juga kami koordinasikan dengan Pemkot Samarinda. Jika memungkinkan, kami akan mengusulkan dari aspirasi melalui bankeu provinsi," tuturnya.

    (Adv/Sf/Rs/dprdkaltim)