DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    Jahidin: Kaltim Harus Jadi Contoh Demokrasi yang Sehat

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    20 November 2023 pukul 18:17 WITA

    Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Jahidin. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Komisi I DPRD Kaltim Jahidin mengajak masyarakat untuk bersiap menghadapi Pemilu 2024 dengan damai dan partisipatif, menegaskan pentingnya menghargai setiap calon termasuk perempuan.

    “Kaltim harus menjadi contoh demokrasi yang sehat yang memberi kesempatan sama pada semua warga,” ujar Jahidin di Samarinda, Senin (20/11/2023).

    Ia mengatakan, sebagai wakil rakyat, dirinya berkomitmen aktif mendorong pelaksanaan Pemilu yang damai dan partisipatif serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hak pilih.

    “Kita harus menjaga situasi kondusif meskipun dalam persaingan tiga calon presiden,” katanya.

    Jahidin menambahkan, tim sukses harus fokus pada nilai demokrasi yang sehat tanpa menyerang calon lain, tetapi menawarkan visi, misi, dan program bermanfaat.

    “Jangan saling mencaci. Itu akan merusak demokrasi kita. Mari kita tunjukkan sikap santun, toleransi, dan saling hormat,” ucapnya.

    Ia juga menyebut tingginya angka golput di Kaltim pada Pemilu 2019, berharap agar warga menggunakan hak pilihnya. “Jangan golput. Sebagai warga negara, kita harus turut serta memberikan suara kita,” tuturnya.

    Menurut data KPU, angka partisipasi pemilih di Kaltim pada Pemilu 2019 adalah 75,77 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional yang mencapai 80,92 persen.

    Jahidin mengatakan, Pemilu 2024 akan menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk menentukan arah pembangunan dan kemajuan negara.

    “Kita harus memilih pemimpin yang berkualitas, berintegritas, dan berkompeten. Kita juga harus mendukung calon perempuan yang memiliki kapasitas dan kredibilitas,” pungkasnya.

    (SF/RS/Adv)

    DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    Jahidin: Kaltim Harus Jadi Contoh Demokrasi yang Sehat

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    20 November 2023 pukul 18:17 WITA

    Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Jahidin. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Komisi I DPRD Kaltim Jahidin mengajak masyarakat untuk bersiap menghadapi Pemilu 2024 dengan damai dan partisipatif, menegaskan pentingnya menghargai setiap calon termasuk perempuan.

    “Kaltim harus menjadi contoh demokrasi yang sehat yang memberi kesempatan sama pada semua warga,” ujar Jahidin di Samarinda, Senin (20/11/2023).

    Ia mengatakan, sebagai wakil rakyat, dirinya berkomitmen aktif mendorong pelaksanaan Pemilu yang damai dan partisipatif serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hak pilih.

    “Kita harus menjaga situasi kondusif meskipun dalam persaingan tiga calon presiden,” katanya.

    Jahidin menambahkan, tim sukses harus fokus pada nilai demokrasi yang sehat tanpa menyerang calon lain, tetapi menawarkan visi, misi, dan program bermanfaat.

    “Jangan saling mencaci. Itu akan merusak demokrasi kita. Mari kita tunjukkan sikap santun, toleransi, dan saling hormat,” ucapnya.

    Ia juga menyebut tingginya angka golput di Kaltim pada Pemilu 2019, berharap agar warga menggunakan hak pilihnya. “Jangan golput. Sebagai warga negara, kita harus turut serta memberikan suara kita,” tuturnya.

    Menurut data KPU, angka partisipasi pemilih di Kaltim pada Pemilu 2019 adalah 75,77 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional yang mencapai 80,92 persen.

    Jahidin mengatakan, Pemilu 2024 akan menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk menentukan arah pembangunan dan kemajuan negara.

    “Kita harus memilih pemimpin yang berkualitas, berintegritas, dan berkompeten. Kita juga harus mendukung calon perempuan yang memiliki kapasitas dan kredibilitas,” pungkasnya.

    (SF/RS/Adv)