DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    Jahidin Ajak Masyarakat Kaltim Pilih Pemimpin dengan Bijak di Pemilu 2024

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    18 November 2023 pukul 10:29 WITA

    Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Jahidin. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Timur Jahidin mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin dengan bijak di Pemilu 2024. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi yang akan menentukan arah pembangunan daerah dan nasional.

    Jahidin mengatakan bahwa Pemilu 2024 merupakan momentum bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi dan hak politiknya. Ia berharap masyarakat tidak golput atau tidak menggunakan hak pilihnya.

    "Kita harus sadar bahwa Pemilu adalah hak kita sebagai warga negara. Kita harus memilih pemimpin yang sesuai dengan kriteria dan harapan kita. Jangan sampai kita menyesal karena tidak ikut memilih," ujar Jahidin di Samarinda, Kamis (16/11/2023).

    Jahidin juga mengapresiasi peran KPU yang telah menyiapkan fasilitas dan aksesibilitas bagi para pemilih, termasuk penyandang disabilitas. Ia mengatakan bahwa hal ini menunjukkan bahwa Pemilu di Kaltim inklusif dan tidak diskriminatif.

    "Kita harus menghargai kerja keras KPU yang telah menyelenggarakan Pemilu dengan baik dan transparan. Kita juga harus menghormati hak setiap calon yang maju, baik calon presiden maupun calon legislatif. Kita harus mengedepankan sikap santun, toleran, dan saling menghormati," katanya.

    Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan bahwa masyarakat harus cerdas dalam memilah informasi yang beredar terkait Pemilu. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang bertujuan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

    "Kita harus bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya dengan berita-berita palsu atau hoaks yang bisa merusak citra demokrasi kita. Kita harus mencari informasi yang akurat dan terpercaya dari sumber-sumber resmi, seperti KPU, Bawaslu, atau media massa yang kredibel," ujarnya.

    Jahidin berharap, Pemilu 2024 dapat berlangsung dengan damai dan partisipatif. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dan keamanan di tengah persaingan tiga calon presiden.

    "Kita harus menghargai pilihan masing-masing. Siapa pun yang terpilih nantinya, kita harus mendukung dan mengawalnya. Kita harus bersatu demi kemajuan daerah dan nasional. Kita harus menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika," pungkas Jahidin.

    (Sf/Rs/Adv)

     

    DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    Jahidin Ajak Masyarakat Kaltim Pilih Pemimpin dengan Bijak di Pemilu 2024

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    18 November 2023 pukul 10:29 WITA

    Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Jahidin. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Timur Jahidin mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin dengan bijak di Pemilu 2024. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi yang akan menentukan arah pembangunan daerah dan nasional.

    Jahidin mengatakan bahwa Pemilu 2024 merupakan momentum bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi dan hak politiknya. Ia berharap masyarakat tidak golput atau tidak menggunakan hak pilihnya.

    "Kita harus sadar bahwa Pemilu adalah hak kita sebagai warga negara. Kita harus memilih pemimpin yang sesuai dengan kriteria dan harapan kita. Jangan sampai kita menyesal karena tidak ikut memilih," ujar Jahidin di Samarinda, Kamis (16/11/2023).

    Jahidin juga mengapresiasi peran KPU yang telah menyiapkan fasilitas dan aksesibilitas bagi para pemilih, termasuk penyandang disabilitas. Ia mengatakan bahwa hal ini menunjukkan bahwa Pemilu di Kaltim inklusif dan tidak diskriminatif.

    "Kita harus menghargai kerja keras KPU yang telah menyelenggarakan Pemilu dengan baik dan transparan. Kita juga harus menghormati hak setiap calon yang maju, baik calon presiden maupun calon legislatif. Kita harus mengedepankan sikap santun, toleran, dan saling menghormati," katanya.

    Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan bahwa masyarakat harus cerdas dalam memilah informasi yang beredar terkait Pemilu. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang bertujuan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

    "Kita harus bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya dengan berita-berita palsu atau hoaks yang bisa merusak citra demokrasi kita. Kita harus mencari informasi yang akurat dan terpercaya dari sumber-sumber resmi, seperti KPU, Bawaslu, atau media massa yang kredibel," ujarnya.

    Jahidin berharap, Pemilu 2024 dapat berlangsung dengan damai dan partisipatif. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dan keamanan di tengah persaingan tiga calon presiden.

    "Kita harus menghargai pilihan masing-masing. Siapa pun yang terpilih nantinya, kita harus mendukung dan mengawalnya. Kita harus bersatu demi kemajuan daerah dan nasional. Kita harus menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika," pungkas Jahidin.

    (Sf/Rs/Adv)