Cari disini...
DPRD Provinsi Kalimantan Timur
Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan. (Foto: Instagram Agusriansyah/Seputarfakta.com)
Samarinda - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Agusriansyah Ridwan menekankan pentingnya memperkuat sektor industri manufaktur untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan memperluas lapangan kerja.
Ia melihat perekonomian di Kaltim selama ini banyak bergantung pada sektor pertambangan. Tapi di tengah upaya meningkatkan strategi ekonomi, industri manufaktur digadang-gadang sebagai pilar baru yang dapat menopang perekonomian daerah secara berkelanjutan.
Agusriansyah mengungkapkan, dengan melimpahnya Sumber Daya Alam (SDA) dan tenaga kerja yang semakin profesional, Kaltim dapat mengembangkan industri manufaktur lebih jauh.
“Sudah saatnya kita berbenah dan mulai fokus pada sektor manufaktur. Pengembangan pabrik-pabrik manufaktur di sini akan menciptakan fondasi ekonomi yang lebih stabil dan menjanjikan,” ujar Agusriansyah.
Menurutnya, kebijakan ini juga sejalan dengan tren investasi yang menunjukkan minat tinggi dari dalam dan luar negeri terhadap sektor manufaktur di Kaltim. Dalam enam tahun terakhir, sekitar 40 persen dari total investasi yang masuk di Kaltim diarahkan ke sektor ini.
Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyebut pemerintah daerah perlu memanfaatkan momen ini dengan merumuskan program kerja jangka menengah dan panjang melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mendukung pengembangan manufaktur.
Sebab, peran BUMD masih minim dalam memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.
Menurutnya, optimalisasi BUMD untuk berperan lebih aktif dalam sektor manufaktur adalah langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
"Jika dikelola dan diarahkan dengan tepat, sektor manufaktur berpotensi menjadi roda penggerak ekonomi baru yang lebih stabil bagi Kaltim," pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan. (Foto: Instagram Agusriansyah/Seputarfakta.com)
Samarinda - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Agusriansyah Ridwan menekankan pentingnya memperkuat sektor industri manufaktur untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan memperluas lapangan kerja.
Ia melihat perekonomian di Kaltim selama ini banyak bergantung pada sektor pertambangan. Tapi di tengah upaya meningkatkan strategi ekonomi, industri manufaktur digadang-gadang sebagai pilar baru yang dapat menopang perekonomian daerah secara berkelanjutan.
Agusriansyah mengungkapkan, dengan melimpahnya Sumber Daya Alam (SDA) dan tenaga kerja yang semakin profesional, Kaltim dapat mengembangkan industri manufaktur lebih jauh.
“Sudah saatnya kita berbenah dan mulai fokus pada sektor manufaktur. Pengembangan pabrik-pabrik manufaktur di sini akan menciptakan fondasi ekonomi yang lebih stabil dan menjanjikan,” ujar Agusriansyah.
Menurutnya, kebijakan ini juga sejalan dengan tren investasi yang menunjukkan minat tinggi dari dalam dan luar negeri terhadap sektor manufaktur di Kaltim. Dalam enam tahun terakhir, sekitar 40 persen dari total investasi yang masuk di Kaltim diarahkan ke sektor ini.
Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyebut pemerintah daerah perlu memanfaatkan momen ini dengan merumuskan program kerja jangka menengah dan panjang melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mendukung pengembangan manufaktur.
Sebab, peran BUMD masih minim dalam memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.
Menurutnya, optimalisasi BUMD untuk berperan lebih aktif dalam sektor manufaktur adalah langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
"Jika dikelola dan diarahkan dengan tepat, sektor manufaktur berpotensi menjadi roda penggerak ekonomi baru yang lebih stabil bagi Kaltim," pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)