DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    DPRD Kaltim Kawal Efisiensi Anggaran, Pastikan Program Prioritas Tak Terpangkas

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    28 Maret 2025 pukul 18:09 WITA

    Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi, menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan efisiensi anggaran yang akan diterapkan pada tahun 2025. 

    Ia menekankan pentingnya mempertahankan program-program strategis dan prioritas yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat luas.

    "Kita berharap kebijakan strategis dan skala prioritas untuk kepentingan masyarakat itu jangan dihilangkan atau jangan dihapus, tentu dapat dipertahankan, karena ini menyangkut kebutuhan orang banyak," ujar Reza.

    Reza juga menyoroti pentingnya sinkronisasi program pemerintah provinsi yang baru dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). 

    Ia berharap visi dan misi gubernur serta wakil gubernur terpilih dapat terintegrasi dengan baik dalam dokumen perencanaan tersebut.

    "Harapan kita di tahun 2026, juga mengawal program pemerintahan yang baru, kita harapkan program-program dicita-citakan beliau dari visi misi beliau tentunya dapat digabungkan melalui RPJMD, yang selaras dengan RPJPD lebih baik lagi," jelasnya.

    Terkait detail efisiensi anggaran, Reza menyatakan bahwa pihaknya belum dapat memaparkan secara rinci. 

    Namun, ia memastikan bahwa Komisi III DPRD Kaltim akan segera mengundang seluruh OPD untuk mendengarkan langsung program-program yang terdampak refocusing atau efisiensi anggaran.

    Reza menekankan bahwa pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahankan kegiatan-kegiatan strategis yang berkaitan dengan infrastruktur pembangunan, sumber daya air (SDA), cipta karya, serta perumahan dan permukiman. 

    Ia menegaskan bahwa program-program yang menyangkut fasilitas umum, prasarana, dan utilitas harus tetap menjadi prioritas.

    "Dibidang SDA kita juga pertahankan, bagaimana terkait dengan irigasi pertanian dibidang SDA PUPR, terkait dengan cipta karya, kemudian juga di perumahan permukiman yang digunakan fasilitas umum, prasarana dan utilitas kita tetap pertahankan," tegasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    DPRD Kaltim Kawal Efisiensi Anggaran, Pastikan Program Prioritas Tak Terpangkas

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    28 Maret 2025 pukul 18:09 WITA

    Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi, menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan efisiensi anggaran yang akan diterapkan pada tahun 2025. 

    Ia menekankan pentingnya mempertahankan program-program strategis dan prioritas yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat luas.

    "Kita berharap kebijakan strategis dan skala prioritas untuk kepentingan masyarakat itu jangan dihilangkan atau jangan dihapus, tentu dapat dipertahankan, karena ini menyangkut kebutuhan orang banyak," ujar Reza.

    Reza juga menyoroti pentingnya sinkronisasi program pemerintah provinsi yang baru dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). 

    Ia berharap visi dan misi gubernur serta wakil gubernur terpilih dapat terintegrasi dengan baik dalam dokumen perencanaan tersebut.

    "Harapan kita di tahun 2026, juga mengawal program pemerintahan yang baru, kita harapkan program-program dicita-citakan beliau dari visi misi beliau tentunya dapat digabungkan melalui RPJMD, yang selaras dengan RPJPD lebih baik lagi," jelasnya.

    Terkait detail efisiensi anggaran, Reza menyatakan bahwa pihaknya belum dapat memaparkan secara rinci. 

    Namun, ia memastikan bahwa Komisi III DPRD Kaltim akan segera mengundang seluruh OPD untuk mendengarkan langsung program-program yang terdampak refocusing atau efisiensi anggaran.

    Reza menekankan bahwa pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahankan kegiatan-kegiatan strategis yang berkaitan dengan infrastruktur pembangunan, sumber daya air (SDA), cipta karya, serta perumahan dan permukiman. 

    Ia menegaskan bahwa program-program yang menyangkut fasilitas umum, prasarana, dan utilitas harus tetap menjadi prioritas.

    "Dibidang SDA kita juga pertahankan, bagaimana terkait dengan irigasi pertanian dibidang SDA PUPR, terkait dengan cipta karya, kemudian juga di perumahan permukiman yang digunakan fasilitas umum, prasarana dan utilitas kita tetap pertahankan," tegasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)