DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    DPRD Kaltim Dorong Peningkatan Insentif dan Kemampuan Tenaga Kesehatan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdiato
    18 November 2023 pukul 10:32 WITA

    Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi IV DPRD Kaltim dengan pihak kesehatan yang berlangsung pada Kamis (16/11/2023). (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak-pihak terkait di bidang kesehatan, Kamis (16/11/2023). Rapat tersebut membahas isu-isu penting yang berkaitan dengan pembayaran jasa pelayanan tenaga kesehatan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kaltim.

    Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah insentif para tenaga kesehatan yang dianggap belum memadai. Ketua Komisi IV Akhmed Reza Fachlevi menekankan bahwa insentif tenaga kesehatan harus ditingkatkan agar mereka dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

    "Insentif tenaga kesehatan harus ditingkatkan agar mereka tetap semangat dan termotivasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," kata Reza di Gedung E DPRD Kaltim, Samarinda.

    Reza juga menyoroti pentingnya upgrade skill tenaga kesehatan agar mereka dapat meningkatkan kemampuannya dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.

    "Tenaga kesehatan harus terus meningkatkan kemampuannya agar bisa memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat," ujar Reza.

    Reza mengatakan, pihaknya telah mendengarkan masukan-masukan dari perwakilan medis yang hadir dalam rapat tersebut. Masukan-masukan tersebut berkaitan dengan mekanisme pembayaran jasa pelayanan tenaga kesehatan, ketersediaan sarana dan prasarana rumah sakit, dan hal-hal lain yang dianggap relevan.

    Reza juga mengapresiasi penjelasan yang diberikan oleh Kepala Dinas Kesehatan dan dua direktur rumah sakit terkait kompensasi untuk tenaga kesehatan.

    "Kami mengapresiasi transparansi dan akuntabilitas yang ditunjukkan oleh pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan dan RSUD," ungkap Reza.

    Reza menegaskan, pentingnya kelancaran pembayaran sebagai langkah nyata dalam mendukung kinerja tenaga kesehatan dan pelayanan kesehatan di rumah sakit.

    Reza berharap, dengan adanya peningkatan insentif dan upgrade skill tenaga kesehatan, kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Timur dapat meningkat.

    "Tenaga kesehatan yang profesional dan kompeten akan memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat harus sadar akan pentingnya menjaga kesehatan," ujar Reza.

    Selain insentif dan upgrade skill tenaga kesehatan, Reza juga mengingatkan pentingnya perbaikan sarana dan prasarana rumah sakit.

    "Sarana dan prasarana yang memadai akan mendukung pelayanan kesehatan yang optimal. Kami akan terus mendorong pemerintah untuk mengalokasikan anggaran yang memadai untuk perbaikan sarana dan prasarana rumah sakit," ujar Reza.

    (Sf/Rs/Adv)

     

    DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    DPRD Kaltim Dorong Peningkatan Insentif dan Kemampuan Tenaga Kesehatan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdiato
    18 November 2023 pukul 10:32 WITA

    Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi IV DPRD Kaltim dengan pihak kesehatan yang berlangsung pada Kamis (16/11/2023). (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak-pihak terkait di bidang kesehatan, Kamis (16/11/2023). Rapat tersebut membahas isu-isu penting yang berkaitan dengan pembayaran jasa pelayanan tenaga kesehatan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kaltim.

    Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah insentif para tenaga kesehatan yang dianggap belum memadai. Ketua Komisi IV Akhmed Reza Fachlevi menekankan bahwa insentif tenaga kesehatan harus ditingkatkan agar mereka dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

    "Insentif tenaga kesehatan harus ditingkatkan agar mereka tetap semangat dan termotivasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," kata Reza di Gedung E DPRD Kaltim, Samarinda.

    Reza juga menyoroti pentingnya upgrade skill tenaga kesehatan agar mereka dapat meningkatkan kemampuannya dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.

    "Tenaga kesehatan harus terus meningkatkan kemampuannya agar bisa memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat," ujar Reza.

    Reza mengatakan, pihaknya telah mendengarkan masukan-masukan dari perwakilan medis yang hadir dalam rapat tersebut. Masukan-masukan tersebut berkaitan dengan mekanisme pembayaran jasa pelayanan tenaga kesehatan, ketersediaan sarana dan prasarana rumah sakit, dan hal-hal lain yang dianggap relevan.

    Reza juga mengapresiasi penjelasan yang diberikan oleh Kepala Dinas Kesehatan dan dua direktur rumah sakit terkait kompensasi untuk tenaga kesehatan.

    "Kami mengapresiasi transparansi dan akuntabilitas yang ditunjukkan oleh pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan dan RSUD," ungkap Reza.

    Reza menegaskan, pentingnya kelancaran pembayaran sebagai langkah nyata dalam mendukung kinerja tenaga kesehatan dan pelayanan kesehatan di rumah sakit.

    Reza berharap, dengan adanya peningkatan insentif dan upgrade skill tenaga kesehatan, kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Timur dapat meningkat.

    "Tenaga kesehatan yang profesional dan kompeten akan memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat harus sadar akan pentingnya menjaga kesehatan," ujar Reza.

    Selain insentif dan upgrade skill tenaga kesehatan, Reza juga mengingatkan pentingnya perbaikan sarana dan prasarana rumah sakit.

    "Sarana dan prasarana yang memadai akan mendukung pelayanan kesehatan yang optimal. Kami akan terus mendorong pemerintah untuk mengalokasikan anggaran yang memadai untuk perbaikan sarana dan prasarana rumah sakit," ujar Reza.

    (Sf/Rs/Adv)