Cari disini...
DPRD Provinsi Kalimantan Timur
Resap aspirasi masyarakat Loa Janan Ilir oleh Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono di Loa Janan Ilir. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, menekankan pentingnya dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Loa Janan Ilir, sebagai daerah yang menjadi sasaran resesnya.
Menurutnya, bantuan terhadap UMKM dapat diberikan selama kelompok usaha tersebut memiliki produk yang jelas dan melibatkan kelompok masyarakat tertentu.
"UMKM itu perlu didorong untuk terus berproduksi. Adanya produk akan memudahkan kita dalam mengakses berbagai bentuk bantuan," ujar Sapto saat ditemui di sela-sela kegiatan resesnya, senin (4/11/2024).
Sapto menjelaskan bahwa berbagai program bantuan, baik dari pemerintah maupun pihak swasta, umumnya mensyaratkan adanya produk yang dihasilkan oleh UMKM. "Kalau tidak ada produk, ya sulit untuk mendapatkan bantuan," tegasnya.
Politisi ini juga menekankan pentingnya kerja sama dalam ber-UMKM. "UMKM itu sebaiknya dikelola secara kelompok, bukan perorangan. Dengan begitu, akan lebih mudah untuk mengelola usaha dan mendapatkan akses ke berbagai sumber daya,," imbuhnya.
Sapto kembali menekankan bantuan UMKM itu diberikan kepada kelompok UMKM yang sudah terbentuk. "Selama kebutuhan tersebut berkaitan dengan kegiatan UMKM dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat banyak, kita akan perjuangkan," tukasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Resap aspirasi masyarakat Loa Janan Ilir oleh Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono di Loa Janan Ilir. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, menekankan pentingnya dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Loa Janan Ilir, sebagai daerah yang menjadi sasaran resesnya.
Menurutnya, bantuan terhadap UMKM dapat diberikan selama kelompok usaha tersebut memiliki produk yang jelas dan melibatkan kelompok masyarakat tertentu.
"UMKM itu perlu didorong untuk terus berproduksi. Adanya produk akan memudahkan kita dalam mengakses berbagai bentuk bantuan," ujar Sapto saat ditemui di sela-sela kegiatan resesnya, senin (4/11/2024).
Sapto menjelaskan bahwa berbagai program bantuan, baik dari pemerintah maupun pihak swasta, umumnya mensyaratkan adanya produk yang dihasilkan oleh UMKM. "Kalau tidak ada produk, ya sulit untuk mendapatkan bantuan," tegasnya.
Politisi ini juga menekankan pentingnya kerja sama dalam ber-UMKM. "UMKM itu sebaiknya dikelola secara kelompok, bukan perorangan. Dengan begitu, akan lebih mudah untuk mengelola usaha dan mendapatkan akses ke berbagai sumber daya,," imbuhnya.
Sapto kembali menekankan bantuan UMKM itu diberikan kepada kelompok UMKM yang sudah terbentuk. "Selama kebutuhan tersebut berkaitan dengan kegiatan UMKM dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat banyak, kita akan perjuangkan," tukasnya. (Adv)
(Sf/Rs)