DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    DPRD Kaltim Desak Percepatan Pembangunan Jalan untuk Dukung Ekonomi Kubar dan Mahulu

    Penulis:Tria|Redaktur:Buniyamin
    23 November 2024 pukul 17:18 WITA

    Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel. (Foto: Instagram Ekti Imanuel/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ekti Imanuel mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu). 

    Ia mengatakan kondisi jalan yang layak merupakan kunci utama dalam meningkatkan mobilitas dan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut. “Jalan yang buruk menghambat mobilitas dan perkembangan ekonomi masyarakat. Ini harus menjadi perhatian utama bagi pemerintah,” katanya. 

    Ekti menyoroti minimnya perhatian terhadap jalan penghubung di Kubar dan Mahulu, termasuk jalan Kubar–Mahulu yang hingga kini berstatus nonstatus. Padahal status ini memungkinkan pendanaan dari berbagai sumber, baik kabupaten, provinsi maupun pusat, tapi hasilnya dinilai belum optimal.  

    “Jalan Kubar–Mahulu adalah salah satu contoh yang membutuhkan perhatian serius. Meski berstatus nonstatus, kondisinya masih jauh dari harapan, sehingga menghambat aktivitas masyarakat,” jelasnya. 

    Politikus Partai Gerindra itu juga menyoroti kondisi jalan Samarinda–Kubar yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui APBN.

    Menurutnya, pemerintah pusat perlu memberikan perhatian lebih terhadap perbaikan jalan ini untuk mendukung konektivitas antarwilayah.  

    “Kita mendorong pemerintah pusat agar lebih serius menangani jalan Samarinda–Kubar, karena ini adalah jalur penting yang menghubungkan kabupaten dengan ibu kota provinsi,” tegasnya.  

    Ekti berharap pada 2026 nanti, Pemprov Kaltim dapat meningkatkan alokasi anggaran untuk pembangunan jalan di Kubar dan Mahulu. Menurutnya, akses yang lebih baik akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat dan mengakhiri isolasi antarwilayah.  

    “Dengan infrastruktur jalan yang memadai, Kubar dan Mahulu tidak hanya akan lebih terhubung, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (Adv)

    (Sf/By)

    DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    DPRD Kaltim Desak Percepatan Pembangunan Jalan untuk Dukung Ekonomi Kubar dan Mahulu

    Penulis:Tria|Redaktur:Buniyamin
    23 November 2024 pukul 17:18 WITA

    Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel. (Foto: Instagram Ekti Imanuel/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ekti Imanuel mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu). 

    Ia mengatakan kondisi jalan yang layak merupakan kunci utama dalam meningkatkan mobilitas dan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut. “Jalan yang buruk menghambat mobilitas dan perkembangan ekonomi masyarakat. Ini harus menjadi perhatian utama bagi pemerintah,” katanya. 

    Ekti menyoroti minimnya perhatian terhadap jalan penghubung di Kubar dan Mahulu, termasuk jalan Kubar–Mahulu yang hingga kini berstatus nonstatus. Padahal status ini memungkinkan pendanaan dari berbagai sumber, baik kabupaten, provinsi maupun pusat, tapi hasilnya dinilai belum optimal.  

    “Jalan Kubar–Mahulu adalah salah satu contoh yang membutuhkan perhatian serius. Meski berstatus nonstatus, kondisinya masih jauh dari harapan, sehingga menghambat aktivitas masyarakat,” jelasnya. 

    Politikus Partai Gerindra itu juga menyoroti kondisi jalan Samarinda–Kubar yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui APBN.

    Menurutnya, pemerintah pusat perlu memberikan perhatian lebih terhadap perbaikan jalan ini untuk mendukung konektivitas antarwilayah.  

    “Kita mendorong pemerintah pusat agar lebih serius menangani jalan Samarinda–Kubar, karena ini adalah jalur penting yang menghubungkan kabupaten dengan ibu kota provinsi,” tegasnya.  

    Ekti berharap pada 2026 nanti, Pemprov Kaltim dapat meningkatkan alokasi anggaran untuk pembangunan jalan di Kubar dan Mahulu. Menurutnya, akses yang lebih baik akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat dan mengakhiri isolasi antarwilayah.  

    “Dengan infrastruktur jalan yang memadai, Kubar dan Mahulu tidak hanya akan lebih terhubung, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (Adv)

    (Sf/By)