DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    Djufri Sebut Wilayah Pesisir Kaltim Punya Potensi Besar Pertumbuhan Ekonomi

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    22 November 2024 pukul 13:48 WITA

    Anggota DPRD Kaltim, Husin Djufri. (Foto: Dok. DPRD Kaltim/Seputarafkat.com)

    Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Husin Djufri, menilai wilayah pesisir Kaltim memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. 

    Ia mendorong upaya pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara terpadu agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat.

    Menurutnya, pesisir dan pulau-pulau kecil di Kaltim memiliki keanekaragaman hayati dan sumber daya alam yang strategis sebagai wilayah transisi antara ekosistem darat dan laut. Namun, pengelolaan yang kurang terarah sering kali menghambat potensi ini untuk berkembang. 

    "Wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil memiliki peran sosio-ekologi yang sangat penting. Pengelolaan yang tepat tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mendukung perkembangan ekonomi masyarakat sekitar," kata Djufri.

    Ia menekankan pentingnya regulasi yang kuat untuk melindungi kelestarian sumber daya alam sekaligus mengarahkan pemanfaatannya secara berkelanjutan. Husin juga menyoroti ketimpangan ekonomi yang masih terjadi antara masyarakat pesisir dan wilayah daratan. 

    "Paradoksi ini harus segera diakhiri. Masyarakat pesisir harus diberdayakan agar tidak lagi berada di strata ekonomi yang lebih rendah," tambahnya. 

    Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengusulkan upaya untuk dilakukan pengembangan sistem pengelolaan wilayah pesisir terpadu. Ia yakin, dengan pendekatan ini, pembangunan pesisir akan lebih merata, membuka peluang tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Sehingga, wilayah pesisir Kaltim tidak hanya menjadi penjaga kelestarian ekosistem, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah.

    “Dengan pengelolaan yang baik, kita bisa menciptakan ekosistem yang efisien, terkoordinasi, dan berkelanjutan. Potensi besar ini harus dimanfaatkan demi kemajuan Kaltim dan peningkatan taraf hidup masyarakat pesisir," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    Djufri Sebut Wilayah Pesisir Kaltim Punya Potensi Besar Pertumbuhan Ekonomi

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    22 November 2024 pukul 13:48 WITA

    Anggota DPRD Kaltim, Husin Djufri. (Foto: Dok. DPRD Kaltim/Seputarafkat.com)

    Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Husin Djufri, menilai wilayah pesisir Kaltim memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. 

    Ia mendorong upaya pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara terpadu agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat.

    Menurutnya, pesisir dan pulau-pulau kecil di Kaltim memiliki keanekaragaman hayati dan sumber daya alam yang strategis sebagai wilayah transisi antara ekosistem darat dan laut. Namun, pengelolaan yang kurang terarah sering kali menghambat potensi ini untuk berkembang. 

    "Wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil memiliki peran sosio-ekologi yang sangat penting. Pengelolaan yang tepat tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mendukung perkembangan ekonomi masyarakat sekitar," kata Djufri.

    Ia menekankan pentingnya regulasi yang kuat untuk melindungi kelestarian sumber daya alam sekaligus mengarahkan pemanfaatannya secara berkelanjutan. Husin juga menyoroti ketimpangan ekonomi yang masih terjadi antara masyarakat pesisir dan wilayah daratan. 

    "Paradoksi ini harus segera diakhiri. Masyarakat pesisir harus diberdayakan agar tidak lagi berada di strata ekonomi yang lebih rendah," tambahnya. 

    Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengusulkan upaya untuk dilakukan pengembangan sistem pengelolaan wilayah pesisir terpadu. Ia yakin, dengan pendekatan ini, pembangunan pesisir akan lebih merata, membuka peluang tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Sehingga, wilayah pesisir Kaltim tidak hanya menjadi penjaga kelestarian ekosistem, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah.

    “Dengan pengelolaan yang baik, kita bisa menciptakan ekosistem yang efisien, terkoordinasi, dan berkelanjutan. Potensi besar ini harus dimanfaatkan demi kemajuan Kaltim dan peningkatan taraf hidup masyarakat pesisir," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)