DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    Afif Tekankan Pemuda Tidak Boleh Apatis Terhadap Politik untuk Masa Depan Samarinda

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    27 November 2024 pukul 16:49 WITA

    Anggota DPRD Kaltim, Afif Rayhan Harun, Rabu (27/11/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Afif Rayhan Harun, menekankan pentingnya peran pemuda dalam politik sebagai pondasi masa depan bangsa, termasuk untuk Samarinda. Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan arah pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

    “Pemuda sangat penting untuk Samarinda. Kita tahu bahwa Indonesia emas 2045 akan terjadi, di mana angka produktif kita akan sangat tinggi. Yang akan mengisi masa itu adalah anak-anak muda yang ada sekarang,” ujar Afif, Rabu (27/11/2024). 

    Afif mengingatkan bahwa sikap apatis terhadap politik di kalangan pemuda dapat menjadi ancaman serius bagi kelangsungan bangsa. 

    Menurutnya, politik memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap semua aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, hukum, hingga pembangunan infrastruktur.

    “Kalau sekarang anak-anak muda apatis terhadap politik, maka negara ini akan hancur. Apa pun yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari itu berawal dari politik. Ingat Pasal 1 UUD 1945, negara Indonesia adalah negara hukum, dan hukum dibuat oleh politik. Maka, politik sangat berpengaruh terhadap kehidupan kita,” tegasnya.

    Afif juga menegaskan bahwa generasi muda harus mulai sadar akan peran strategis mereka sebagai aktor perubahan. Pemuda yang terlibat aktif dalam proses politik, menurutnya, dapat membawa perspektif baru dan inovasi yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan, termasuk untuk membangun Samarinda sebagai kota yang maju.

    “Jika pemuda tidak peduli dengan politik, siapa yang akan mengawal masa depan kita? Pemilu adalah salah satu cara konkret untuk memastikan bahwa kita memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan positif,” tambahnya.

    Ia berharap pemuda Samarinda dapat mengambil peran aktif dalam Pilkada dan Pemilu mendatang sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan nasional. Dengan keterlibatan aktif pemuda, ia optimistis Indonesia akan semakin siap menghadapi tantangan global di tahun 2045.

    “Politik bukan sesuatu yang harus ditakuti atau dihindari. Sebaliknya, ini adalah alat untuk membawa perubahan. Pemuda harus menyadari bahwa mereka adalah bagian penting dari proses ini,” tutup Afif. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Provinsi Kalimantan Timur

    Afif Tekankan Pemuda Tidak Boleh Apatis Terhadap Politik untuk Masa Depan Samarinda

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    27 November 2024 pukul 16:49 WITA

    Anggota DPRD Kaltim, Afif Rayhan Harun, Rabu (27/11/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Afif Rayhan Harun, menekankan pentingnya peran pemuda dalam politik sebagai pondasi masa depan bangsa, termasuk untuk Samarinda. Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan arah pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

    “Pemuda sangat penting untuk Samarinda. Kita tahu bahwa Indonesia emas 2045 akan terjadi, di mana angka produktif kita akan sangat tinggi. Yang akan mengisi masa itu adalah anak-anak muda yang ada sekarang,” ujar Afif, Rabu (27/11/2024). 

    Afif mengingatkan bahwa sikap apatis terhadap politik di kalangan pemuda dapat menjadi ancaman serius bagi kelangsungan bangsa. 

    Menurutnya, politik memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap semua aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, hukum, hingga pembangunan infrastruktur.

    “Kalau sekarang anak-anak muda apatis terhadap politik, maka negara ini akan hancur. Apa pun yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari itu berawal dari politik. Ingat Pasal 1 UUD 1945, negara Indonesia adalah negara hukum, dan hukum dibuat oleh politik. Maka, politik sangat berpengaruh terhadap kehidupan kita,” tegasnya.

    Afif juga menegaskan bahwa generasi muda harus mulai sadar akan peran strategis mereka sebagai aktor perubahan. Pemuda yang terlibat aktif dalam proses politik, menurutnya, dapat membawa perspektif baru dan inovasi yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan, termasuk untuk membangun Samarinda sebagai kota yang maju.

    “Jika pemuda tidak peduli dengan politik, siapa yang akan mengawal masa depan kita? Pemilu adalah salah satu cara konkret untuk memastikan bahwa kita memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan positif,” tambahnya.

    Ia berharap pemuda Samarinda dapat mengambil peran aktif dalam Pilkada dan Pemilu mendatang sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan nasional. Dengan keterlibatan aktif pemuda, ia optimistis Indonesia akan semakin siap menghadapi tantangan global di tahun 2045.

    “Politik bukan sesuatu yang harus ditakuti atau dihindari. Sebaliknya, ini adalah alat untuk membawa perubahan. Pemuda harus menyadari bahwa mereka adalah bagian penting dari proses ini,” tutup Afif. (Adv)

    (Sf/Rs)