Cari disini...
DPRD Provinsi Kalimantan Timur
Anggota DPRD Kaltim, Afif Rayhan Harun. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Afif Rayhan Harun, menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Komisi III DPRD Kaltim. Ia mengungkapkan alasan kuat di balik pilihannya, yaitu fokus pada pembangunan infrastruktur, khususnya pendidikan, serta tempat ibadah yang masih membutuhkan perhatian, utamanya di Samarinda.
Sebelumnya, politisi Partai Gerindra ini juga pernah menduduki kursi legislatif di Komisi I DPRD Kota Samarinda.
“Saya maunya di Komisi III. Kalau di Komisi I, saya sudah pernah saat di DPRD Samarinda. Saya rasa kalau ambil itu lagi, hanya buang-buang kuota saja,” ujar Afif, belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa meski nantinya ia berada di Komisi III, ia tetap bisa membantu masyarakat dalam bidang hukum, seperti rencananya untuk mendirikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Melihat banyak sekolah yang belum layak, bahkan ada yang tidak layak pakai, saya merasa bisa membantu lebih banyak jika berada di Komisi III. Begitu juga dengan musala dan tempat ibadah yang kondisinya memprihatinkan,” tambahnya.
Selain itu, wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Samarinda ini juga menekankan pentingnya mendukung program pembangunan Pemerintah Kota Samarinda. Menurutnya, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah sangat penting untuk mempercepat perbaikan infrastruktur di Samarinda dan sekitarnya.
“Artinya, saya bisa bantu infrastruktur Samarinda dan mendorong pergerakan wali kota dalam pembangunan,” tegasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Anggota DPRD Kaltim, Afif Rayhan Harun. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Afif Rayhan Harun, menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Komisi III DPRD Kaltim. Ia mengungkapkan alasan kuat di balik pilihannya, yaitu fokus pada pembangunan infrastruktur, khususnya pendidikan, serta tempat ibadah yang masih membutuhkan perhatian, utamanya di Samarinda.
Sebelumnya, politisi Partai Gerindra ini juga pernah menduduki kursi legislatif di Komisi I DPRD Kota Samarinda.
“Saya maunya di Komisi III. Kalau di Komisi I, saya sudah pernah saat di DPRD Samarinda. Saya rasa kalau ambil itu lagi, hanya buang-buang kuota saja,” ujar Afif, belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa meski nantinya ia berada di Komisi III, ia tetap bisa membantu masyarakat dalam bidang hukum, seperti rencananya untuk mendirikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Melihat banyak sekolah yang belum layak, bahkan ada yang tidak layak pakai, saya merasa bisa membantu lebih banyak jika berada di Komisi III. Begitu juga dengan musala dan tempat ibadah yang kondisinya memprihatinkan,” tambahnya.
Selain itu, wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Samarinda ini juga menekankan pentingnya mendukung program pembangunan Pemerintah Kota Samarinda. Menurutnya, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah sangat penting untuk mempercepat perbaikan infrastruktur di Samarinda dan sekitarnya.
“Artinya, saya bisa bantu infrastruktur Samarinda dan mendorong pergerakan wali kota dalam pembangunan,” tegasnya. (Adv)
(Sf/Rs)